Jumat, 30 Okt 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Belanja Daerah Lamban, Mendagri Ultimatum Pemda

Belanja Daerah Lamban, Mendagri Ultimatum Pemda

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Rab, 24 Des 2025
  • visibility 175
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menekan pemerintah daerah agar tidak lengah mengejar realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 menjelang tutup tahun anggaran. Ia menegaskan, rendahnya realisasi belanja daerah berpotensi menghambat perputaran ekonomi dan melemahkan daya beli masyarakat.

Arahan itu disampaikan Tito saat memimpin Rapat Evaluasi Realisasi APBD Tahun 2025 bersama seluruh kepala daerah secara virtual dari Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Rabu (24/12/2025).

Menurut Mendagri, idealnya target pendapatan daerah dapat tercapai mendekati 100 persen. Namun yang tak kalah penting adalah keberanian daerah dalam merealisasikan belanja.

“Kalau pendapatan tinggi tapi belanja rendah, uangnya tidak beredar. Ini yang harus dihindari,” tegasnya.

Tito menjelaskan, belanja pemerintah merupakan penggerak utama roda ekonomi daerah. Ketika belanja meningkat, uang akan mengalir ke masyarakat, konsumsi rumah tangga terdongkrak, dan aktivitas ekonomi lokal bergerak. Efek lanjutan dari kondisi tersebut adalah meningkatnya kepercayaan sektor swasta untuk berinvestasi dan memperluas usaha.

Ia menyoroti peran sektor swasta, khususnya UMKM, sebagai pilar penting pertumbuhan ekonomi daerah. Daerah yang mampu menciptakan iklim usaha sehat, kata Tito, akan menikmati pertumbuhan ekonomi yang lebih stabil sekaligus peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Berdasarkan data Kemendagri per 30 November 2025, total realisasi pendapatan seluruh pemerintah daerah mencapai Rp1.200 triliun atau 88,35 persen. Sementara itu, realisasi belanja baru menyentuh Rp1.082 triliun atau 75,43 persen. Angka ini masih tertinggal dibanding capaian akhir tahun 2024 yang mendekati 100 persen.

Mendagri berharap sisa waktu hingga akhir Desember dimanfaatkan maksimal untuk percepatan penyerapan anggaran. Ia mengingatkan kepala daerah agar tidak terjebak pada kehati-hatian berlebihan yang justru menahan belanja produktif.

Dalam evaluasi tersebut, Tito juga memaparkan daftar daerah dengan realisasi APBD tertinggi dan terendah di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota. Daerah dengan capaian tinggi mendapat apresiasi, sementara daerah dengan realisasi rendah diminta segera melakukan pembenahan dan percepatan agar APBD benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Reses DPRD Kalteng: Jalan hingga Lapangan Kerja Masih Jadi Masalah

    Reses DPRD Kalteng: Jalan hingga Lapangan Kerja Masih Jadi Masalah

    • calendar_month Rab, 2 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 28
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Persoalan kebutuhan dasar masyarakat masih menjadi pekerjaan rumah yang disuarakan dalam pelaksanaan reses anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah. Aspirasi warga dari berbagai daerah mencakup pendidikan, kesehatan, infrastruktur, perekonomian hingga persoalan lapangan kerja. Wakil Ketua III DPRD Provinsi Kalteng, Junaidi, mengatakan hasil reses menunjukkan persoalan yang disampaikan masyarakat relatif masih berkaitan dengan […]

  • Mengapa Sawit Tak Bisa Gantikan Hutan

    Mengapa Sawit Tak Bisa Gantikan Hutan

    • calendar_month Ming, 21 Des 2025
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 233
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Hamparan perkebunan kelapa sawit kerap dipersepsikan sebagai “hutan baru” karena tampilannya yang hijau dan luas. Namun para ahli lingkungan menegaskan, kehijauan visual tidak mencerminkan fungsi ekologis yang dimiliki oleh hutan alam. Perbedaan tersebut menjadi kunci penting memahami kenapa sawit bukan pengganti hutan, terutama dalam hal keanekaragaman hayati dan penyimpanan karbon. Hutan: Rumah Bagi Biodiversitas […]

  • Huma Betang Night: Nama yang Kini Menjadi Identitas Kalimantan Tengah

    Huma Betang Night: Nama yang Kini Menjadi Identitas Kalimantan Tengah

    • calendar_month Ming, 16 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Sebuah nama bisa menjadi lebih dari sekadar penanda sebuah kegiatan. Di Kalimantan Tengah, istilah Huma Betang Night perlahan berkembang menjadi nama yang lekat dengan ruang kebersamaan, seni, hiburan rakyat dan penguatan identitas budaya daerah. Sepanjang 2026, Huma Betang Night tidak hanya digelar dalam satu momentum. Kegiatan ini hadir dalam rangkaian Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan […]

  • OTT Bea Cukai: KPK Kejar Satu Tersangka, Aset Rp40,5 Miliar Disita

    OTT Bea Cukai: KPK Kejar Satu Tersangka, Aset Rp40,5 Miliar Disita

    • calendar_month Sab, 7 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 265
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperkeras sikap dalam pengusutan dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan. Lembaga antirasuah itu secara terbuka mengultimatum pemilik PT Blueray berinisial JF (John Field) untuk segera menyerahkan diri setelah melarikan diri saat upaya penindakan dilakukan. Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan […]

  • PKB Gandeng ITSNU, Rahmanto Tancap Gas Bangun Kader Intelektual di Kalteng

    PKB Gandeng ITSNU, Rahmanto Tancap Gas Bangun Kader Intelektual di Kalteng

    • calendar_month Kam, 7 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 347
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa Kalimantan Tengah mulai memetakan langkah politik yang tak biasa. Bukan hanya fokus pada konsolidasi organisasi, partai berlambang bola dunia itu kini serius membangun fondasi intelektual kader melalui kerja sama strategis dengan Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Kalimantan. Keseriusan itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman […]

  • Prabowo Salat Iduladha di Paris, Penuh Nuansa Hangat Tanah Air

    Prabowo Salat Iduladha di Paris, Penuh Nuansa Hangat Tanah Air

    • calendar_month Jum, 29 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 85
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Paris — Presiden Prabowo Subianto melaksanakan salat Iduladha 1447 Hijriah bersama warga negara Indonesia dan diaspora di Wisma Indonesia, Paris, Prancis, Rabu (27/05/2026). Di tengah kunjungan kenegaraan ke Eropa, momen tersebut menghadirkan suasana hangat dan penuh kebersamaan bagi masyarakat Indonesia yang merayakan hari raya jauh dari tanah air. Sejak pagi, para jemaah telah memadati […]

expand_less