Sabtu, 12 Sep 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Belanja Daerah Lamban, Mendagri Ultimatum Pemda

Belanja Daerah Lamban, Mendagri Ultimatum Pemda

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Rab, 24 Des 2025
  • visibility 158
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Jakarta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menekan pemerintah daerah agar tidak lengah mengejar realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 menjelang tutup tahun anggaran. Ia menegaskan, rendahnya realisasi belanja daerah berpotensi menghambat perputaran ekonomi dan melemahkan daya beli masyarakat.

Arahan itu disampaikan Tito saat memimpin Rapat Evaluasi Realisasi APBD Tahun 2025 bersama seluruh kepala daerah secara virtual dari Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Rabu (24/12/2025).

Menurut Mendagri, idealnya target pendapatan daerah dapat tercapai mendekati 100 persen. Namun yang tak kalah penting adalah keberanian daerah dalam merealisasikan belanja.

“Kalau pendapatan tinggi tapi belanja rendah, uangnya tidak beredar. Ini yang harus dihindari,” tegasnya.

Tito menjelaskan, belanja pemerintah merupakan penggerak utama roda ekonomi daerah. Ketika belanja meningkat, uang akan mengalir ke masyarakat, konsumsi rumah tangga terdongkrak, dan aktivitas ekonomi lokal bergerak. Efek lanjutan dari kondisi tersebut adalah meningkatnya kepercayaan sektor swasta untuk berinvestasi dan memperluas usaha.

Ia menyoroti peran sektor swasta, khususnya UMKM, sebagai pilar penting pertumbuhan ekonomi daerah. Daerah yang mampu menciptakan iklim usaha sehat, kata Tito, akan menikmati pertumbuhan ekonomi yang lebih stabil sekaligus peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Berdasarkan data Kemendagri per 30 November 2025, total realisasi pendapatan seluruh pemerintah daerah mencapai Rp1.200 triliun atau 88,35 persen. Sementara itu, realisasi belanja baru menyentuh Rp1.082 triliun atau 75,43 persen. Angka ini masih tertinggal dibanding capaian akhir tahun 2024 yang mendekati 100 persen.

Mendagri berharap sisa waktu hingga akhir Desember dimanfaatkan maksimal untuk percepatan penyerapan anggaran. Ia mengingatkan kepala daerah agar tidak terjebak pada kehati-hatian berlebihan yang justru menahan belanja produktif.

Dalam evaluasi tersebut, Tito juga memaparkan daftar daerah dengan realisasi APBD tertinggi dan terendah di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota. Daerah dengan capaian tinggi mendapat apresiasi, sementara daerah dengan realisasi rendah diminta segera melakukan pembenahan dan percepatan agar APBD benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketika CCTV Lebih Mahal dari Pengendalian Banjir di APBD DKI 2026

    Ketika CCTV Lebih Mahal dari Pengendalian Banjir di APBD DKI 2026

    • calendar_month Ming, 28 Des 2025
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 138
    • 0Komentar

    APBD DKI Jakarta Tahun 2026 kembali menegaskan arah kebijakan yang layak diperdebatkan secara terbuka. Di tengah keterbatasan fiskal akibat turunnya total anggaran menjadi Rp81,32 triliun, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta justru mengalokasikan Rp185,29 miliar untuk layanan managed service CCTV, sementara pengendalian banjir hanya memperoleh Rp18,25 miliar. Secara konsep, penguatan sistem CCTV bukan kebijakan yang keliru. Kota […]

  • DAYA BORNEO: Cara Baru Menikmati Berita

    DAYA BORNEO: Cara Baru Menikmati Berita

    • calendar_month Kam, 18 Des 2025
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Di tengah derasnya arus informasi, DAYA BORNEO hadir sebagai media yang menawarkan cara baru menikmati berita, sekaligus menjadi satu suara dari Tanah Rimba. Berangkat dari moto ini, DAYA BORNEO ingin menghadirkan berita yang tajam, terpercaya, dan dekat dengan pembaca, terutama masyarakat Kalimantan Tengah dan sekitarnya. Berbeda dari media konvensional, DAYA BORNEO menghadirkan pengalaman membaca berita […]

  • Budaya dan Semangat Merah Putih Meriahkan HUT ke-81 RI

    Budaya dan Semangat Merah Putih Meriahkan HUT ke-81 RI

    • calendar_month Sen, 17 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 27
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Semangat kemerdekaan terasa kuat di jantung Kota Palangka Raya. Kawasan Bundaran Besar dipenuhi peserta Kirab Budaya Isen Mulang yang tampil membawa Merah Putih dan berbagai nuansa budaya Kalimantan Tengah dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026). Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran bersama Wakil Gubernur Edy Pratowo turut hadir […]

  • Puluhan Tenant Kehilangan Akses Pluit Junction, PT Jakpro Digugat ke Pengadilan

    Puluhan Tenant Kehilangan Akses Pluit Junction, PT Jakpro Digugat ke Pengadilan

    • calendar_month Jum, 27 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 53
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Puluhan penyewa ruang usaha di Mall Pluit Junction menghadapi pemutusan akses secara sepihak setelah pengelolaan kawasan dialihkan dari PT Jakarta Propertindo (Jakpro) kepada PT Grha Jaya Pradana (GJP). Para tenant menegaskan kontrak sewa mereka masih berlaku hingga 2026, namun akses ke unit ditutup total sejak Oktober 2025. Akibatnya, aktivitas usaha terhenti dan […]

  • APBD Perubahan Kalteng 2026 Naik, Pendapatan Diproyeksi Tembus Rp5,3 Triliun

    APBD Perubahan Kalteng 2026 Naik, Pendapatan Diproyeksi Tembus Rp5,3 Triliun

    • calendar_month Sen, 22 Jun 2026
    • account_circle fe
    • visibility 38
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalimantan Tengah Tahun Anggaran 2026 mengalami sejumlah penyesuaian setelah DPRD Kalteng bersama Pemerintah Provinsi Kalteng menyepakati rancangan perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS). Kesepakatan tersebut ditetapkan dalam Rapat Paripurna ke-8 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2026, Jumat (21/8/2026). Pembahasan dilakukan […]

  • Pemkot Palangka Raya Tutup Diskotik dan Bar Selama Ramadan, Sanksi Kurungan Bagi Pelanggar

    Pemkot Palangka Raya Tutup Diskotik dan Bar Selama Ramadan, Sanksi Kurungan Bagi Pelanggar

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 113
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Kota Palangka Raya mengambil langkah tegas menjelang Ramadan 1447 Hijriah dengan mengunci operasional diskotik, klub malam, dan bar hingga Idulfitri 2026. Kebijakan ini diterapkan untuk menjaga ketertiban umum sekaligus menghormati umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa di ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah. Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, memimpin langsung […]

expand_less