Selasa, 28 Jul 2026
light_mode
Beranda » Pemprov Kalteng » Lonjakan IGD Doris Disentil Gubernur: Masalahnya Bukan Kapasitas, Tapi Sistem yang Dilanggar

Lonjakan IGD Doris Disentil Gubernur: Masalahnya Bukan Kapasitas, Tapi Sistem yang Dilanggar

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sel, 21 Apr 2026
  • visibility 420
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menegaskan lonjakan pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Doris Sylvanus tidak bisa hanya dilihat sebagai persoalan keterbatasan fasilitas. Ia menilai, akar masalah justru terletak pada tidak tertibnya sistem rujukan layanan kesehatan.

Menurut Gubernur, sebagai rumah sakit rujukan provinsi, RSUD Doris seharusnya menerima pasien yang telah melalui tahapan pelayanan di tingkat kabupaten/kota. Namun realitas di lapangan menunjukkan banyak pasien datang langsung tanpa mengikuti prosedur tersebut.

“Seharusnya ada proses berjenjang. Dari daerah dulu, baru ke provinsi. Tapi yang terjadi, banyak langsung ke sini,” ujarnya, di Kantor Gubernur, Selasa (21/4/2026) pagi.

Kondisi ini, kata dia, menciptakan tekanan berlapis di ruang IGD. Data internal menunjukkan peningkatan kunjungan pasien yang tidak diimbangi dengan distribusi layanan di daerah. Akibatnya, kapasitas layanan yang sebenarnya dirancang untuk rujukan lanjutan justru dipenuhi kasus-kasus yang seharusnya bisa ditangani di tingkat awal.

Gubernur juga menyoroti persoalan administratif, terutama terkait kepesertaan BPJS Kesehatan. Ia mengungkapkan adanya pasien dengan status tidak aktif atau tidak tertib administrasi, yang pada akhirnya berdampak pada pembiayaan layanan.

“Kalau tidak sesuai mekanisme, beban itu bisa jatuh ke APBD provinsi. Ini yang harus kita jaga bersama,” tegasnya.

Ia menilai, jika pola ini terus berlangsung, bukan hanya pelayanan yang terganggu, tetapi juga keberlanjutan anggaran kesehatan daerah bisa terancam. Karena itu, pembenahan sistem dinilai menjadi langkah mendesak.

Pemerintah Provinsi, lanjutnya, telah menyiapkan sejumlah strategi, termasuk memperkuat layanan di rumah sakit wilayah serta mendorong peningkatan kapasitas fasilitas kesehatan kabupaten/kota. Selain itu, pengembangan layanan baru juga diproyeksikan untuk mengurangi ketergantungan pada RSUD Doris.

“Kalau alurnya dijalankan dengan benar, sebenarnya cukup. Jangan semua ditumpuk di satu titik,” katanya.

Gubernur berharap seluruh pihak, baik pemerintah daerah maupun masyarakat, dapat disiplin mengikuti sistem rujukan agar pelayanan kesehatan berjalan lebih efektif dan merata.

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Optimisme Ekonomi Kalteng 2026 Harus Dijaga dengan Kerja Nyata

    Optimisme Ekonomi Kalteng 2026 Harus Dijaga dengan Kerja Nyata

    • calendar_month Rab, 13 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Di tengah situasi ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian, optimisme Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terhadap pertumbuhan ekonomi tahun 2026 patut diapresiasi. Saat banyak daerah mulai waspada terhadap ancaman perlambatan ekonomi dunia, Kalimantan Tengah justru melihat peluang untuk tetap tumbuh melalui kekuatan sektor pertanian, hilirisasi industri, dan investasi daerah. Optimisme itu bukan tanpa alasan. Kalimantan Tengah […]

  • Menag Minta Maaf Soal Polemik Zakat: ‘Saya Tidak Bermaksud Mengurangi Kewajiban’

    Menag Minta Maaf Soal Polemik Zakat: ‘Saya Tidak Bermaksud Mengurangi Kewajiban’

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 356
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, JAKARTA – Menteri Agama Nasaruddin Umar akhirnya buka suara terkait polemik pernyataannya soal zakat yang memicu perdebatan di ruang publik. Ia menyampaikan permohonan maaf sekaligus meluruskan bahwa zakat tetap berstatus fardhu ‘ain dan tidak pernah berubah sebagai rukun Islam. “Saya memohon maaf atas pernyataan saya yang menimbulkan kesalahpahaman. Perlu saya tegaskan, zakat adalah fardhu […]

  • Prabowo Sentil Narasi Pesimisme: Mau Kabur ke Yaman, Silakan

    Prabowo Sentil Narasi Pesimisme: Mau Kabur ke Yaman, Silakan

    • calendar_month Sab, 2 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 104
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Cilacap – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melontarkan pernyataan keras yang langsung menyita perhatian publik saat meresmikan groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II di Cilacap, Rabu (29/4/2026). Di tengah pidato yang menekankan pentingnya optimisme dan kerja nyata untuk bangsa, Prabowo menyentil keras pihak-pihak yang dinilainya terus membangun narasi pesimisme terhadap masa depan Indonesia. “Mungkin […]

  • Tata Ruang Republik Tersandera Ego Sektoral, DPD RI Dorong Badan Nasional di Bawah Presiden

    Tata Ruang Republik Tersandera Ego Sektoral, DPD RI Dorong Badan Nasional di Bawah Presiden

    • calendar_month Rab, 27 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 71
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Carut-marut penataan ruang di Indonesia kembali menjadi sorotan. Tumpang tindih kewenangan lintas kementerian dinilai membuat arah pembangunan nasional berjalan tanpa sinkronisasi yang jelas, bahkan memicu konflik agraria, sengketa tenurial, hingga bencana ekologis di berbagai daerah. Sorotan tersebut mengemuka dari hasil reses Komite I DPD RI yang menghimpun berbagai persoalan tata ruang dari […]

  • Presiden Prabowo Dorong Ketahanan Pangan dan Energi Hadapi Krisis Global Di KTT ASEAN ke-48

    Presiden Prabowo Dorong Ketahanan Pangan dan Energi Hadapi Krisis Global Di KTT ASEAN ke-48

    • calendar_month Sab, 9 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 40
    • 0Komentar

    DAYABORNEO — Presiden Prabowo Subianto menuntaskan rangkaian kunjungan kerja ke Filipina dalam agenda Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN ke-48 di Cebu dengan membawa semangat penguatan ketahanan pangan dan energi sebagai prioritas kawasan Asia Tenggara menghadapi ketidakpastian global. Dalam berbagai sesi pertemuan, Presiden Prabowo bersama para pemimpin ASEAN menekankan pentingnya memperkuat kerja sama regional untuk menjaga stabilitas […]

  • BBK 7 Universitas Airlangga Dorong Kebiasaan Hidup Bersih di Sekolah Dasar Desa Bakalrejo

    BBK 7 Universitas Airlangga Dorong Kebiasaan Hidup Bersih di Sekolah Dasar Desa Bakalrejo

    • calendar_month Ming, 25 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 69
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Lamongan – Kelompok Belajar Bersama (BBK) 7 Universitas Airlangga (UNAIR) melaksanakan kegiatan penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi siswa sekolah dasar di Desa Bakalrejo, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan. Kegiatan ini berlangsung di SDN 1 dan SDN 2 Bakalrejo pada 14–23 Januari 2026 sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat. Penyuluhan ini dilatarbelakangi […]

expand_less