Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode
Beranda » Pemprov Kalteng » Kalteng Masuk 10 Terendah Realisasi APBD Versi Kemendagri

Kalteng Masuk 10 Terendah Realisasi APBD Versi Kemendagri

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Rab, 24 Des 2025
  • visibility 478
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya Pernyataan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Edy Pratowo terkait capaian realisasi pendapatan daerah hingga 95,47 persen menjelang akhir tahun anggaran 2025 dinilai tidak sepenuhnya sejalan dengan data nasional yang dirilis Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Dalam keterangan kepada media, Edy Pratowo menyebut realisasi pendapatan Provinsi Kalteng per 22 Desember 2025 telah mencapai 95,47 persen dan berpeluang menembus target 100 persen. Ia menilai capaian tersebut menunjukkan kinerja positif pemerintah daerah di tengah berbagai kebijakan relaksasi pajak.

“Realisasi kita hari ini sudah di angka 95,47 persen. Tinggal beberapa hari lagi, insyaallah bisa tercapai penuh,” ujar Edy.

Wagub juga memaparkan sejumlah indikator pendapatan yang mengalami kenaikan signifikan, seperti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang meningkat lebih dari 110 persen, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) mencapai 113,05 persen, serta penerimaan PKB sebesar Rp1,336 triliun atau 104,43 persen dari target. Total pendapatan daerah disebut telah menyentuh Rp2,223 triliun dari target sekitar Rp2,328 triliun.

Namun, pernyataan tersebut berbanding terbalik dengan evaluasi nasional yang disampaikan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Berdasarkan data Kemendagri per 30 November 2025, Kalimantan Tengah justru masuk dalam 10 provinsi dengan realisasi pendapatan terendah, sekaligus 10 provinsi dengan realisasi belanja terendah secara nasional.

Mendagri mencatat, secara agregat realisasi pendapatan seluruh daerah baru mencapai 88,35 persen dan realisasi belanja 75,43 persen. Dalam daftar tersebut, Kalteng tercatat masih tertinggal dibanding sejumlah provinsi lain.

Perbedaan narasi ini memunculkan pertanyaan publik terkait metode penghitungan, rentang waktu data, serta efektivitas penyerapan anggaran di lapangan.

Situasi ini menegaskan pentingnya transparansi dan konsistensi data antara pemerintah daerah dan pusat agar publik memperoleh gambaran utuh mengenai kondisi keuangan daerah, sekaligus menjadi dasar evaluasi kebijakan fiskal ke depan. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Otonomi Daerah: Antara Kemandirian Fiskal dan Tantangan Ekonomi Modern

    Hari Otonomi Daerah: Antara Kemandirian Fiskal dan Tantangan Ekonomi Modern

    • calendar_month Sab, 25 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Peringatan Hari Otonomi Daerah setiap 25 April bukan sekadar seremoni administratif. Momentum ini menjadi refleksi atas sejauh mana desentralisasi benar-benar memperkuat ekonomi daerah di tengah dinamika global yang semakin kompleks. Sejak diberlakukan pascareformasi, otonomi daerah memberi kewenangan luas kepada pemerintah daerah untuk mengelola sumber daya dan menentukan arah pembangunan sesuai potensi lokal. Namun, lebih dari […]

  • UPR Cetak Guru Besar Baru, Riset Gambut Didorong Jadi Senjata Hadapi Krisis Pangan Kalteng

    UPR Cetak Guru Besar Baru, Riset Gambut Didorong Jadi Senjata Hadapi Krisis Pangan Kalteng

    • calendar_month Sab, 18 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 160
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Universitas Palangka Raya (UPR) kembali menegaskan perannya sebagai motor intelektual daerah dengan mengukuhkan Guru Besar di bidang agribisnis dan pertanian berkelanjutan. Di tengah ancaman krisis pangan dan tekanan terhadap ekosistem gambut, dunia kampus didorong tidak hanya melahirkan teori, tetapi solusi nyata. Rektor UPR Salampak secara resmi mengalungkan gordon kepada Evi Feronika […]

  • Wagub Tantang IKA PMII Kalteng Berkontribusi Nyata Untuk Masayrakat

    Wagub Tantang IKA PMII Kalteng Berkontribusi Nyata Untuk Masayrakat

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 80
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah secara terbuka menantang Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) untuk tidak sekadar menjadi organisasi alumni, tetapi tampil sebagai kekuatan intelektual yang berani, kritis, dan berdampak langsung bagi pembangunan daerah. \Pesan tegas ini mengemuka dalam kegiatan Silaturahmi dan Ramah Tamah serta Pelantikan Pengurus Wilayah dan Pengurus […]

  • Kenapa Ada Hari Buruh Nasional dan Tetap Relevan Hari Ini

    Kenapa Ada Hari Buruh Nasional dan Tetap Relevan Hari Ini

    • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Setiap 1 Mei, Indonesia memperingati Hari Buruh Nasional. Bagi sebagian orang, tanggal itu identik dengan hari libur, aksi damai serikat pekerja, atau momentum menyuarakan tuntutan kenaikan upah. Namun di balik penetapan itu, tersimpan sejarah panjang tentang perjuangan buruh, dinamika politik ketenagakerjaan, serta pengakuan negara terhadap peran pekerja sebagai fondasi utama pembangunan nasional. Hari Buruh Nasional […]

  • Presiden Prabowo Ungkap Selama 10 Tahun Dana Desa Tidak Sampai ke Rakyat

    Presiden Prabowo Ungkap Selama 10 Tahun Dana Desa Tidak Sampai ke Rakyat

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 82
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto menyoroti persoalan serius penyaluran Dana Desa yang dinilai tidak sepenuhnya sampai ke masyarakat. Prabowo mengakui masalah tersebut telah berlangsung selama satu dekade, saat berada dalam forum Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026). Prabowo menyatakan, selama bertahun-tahun pemerintah mengucurkan anggaran besar untuk desa, namun manfaatnya […]

  • Pemprov Kalteng Dorong Penguatan Kolaborasi Pendidikan Demi Lahirkan Generasi Unggul

    Pemprov Kalteng Dorong Penguatan Kolaborasi Pendidikan Demi Lahirkan Generasi Unggul

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 28
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangkaraya — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar forum konsolidasi pendidikan dasar dan menengah tahun 2026 sebagai langkah strategis memperkuat arah kebijakan sektor pendidikan. Kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel di Palangka Raya, menghadirkan para kepala dinas, pengawas, serta pemangku kepentingan pendidikan dari berbagai kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah, Selasa (3/3/2026). Staf Ahli Gubernur […]

expand_less