Sabtu, 12 Sep 2026
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Kalteng Puncaki Daftar Udara Terburuk Nasional, ISPU 96

Kalteng Puncaki Daftar Udara Terburuk Nasional, ISPU 96

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
  • visibility 422
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya Mengutip databoks Kualitas udara di Kalimantan Tengah mencatatkan kondisi terburuk secara nasional pada Minggu malam (8/2/2026).

Data resmi Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menunjukkan angka ISPU Kalimantan Tengah mencapai 96 pada pukul 18.00 WIB, menempatkannya di posisi teratas provinsi dengan kualitas udara paling buruk di Indonesia.

Direktorat Pengendalian Pencemaran Udara KLHK menjelaskan bahwa ISPU digunakan untuk menggambarkan mutu udara ambien dan dampaknya terhadap kesehatan manusia serta makhluk hidup lainnya.

ISPU merupakan angka indikator yang mencerminkan kondisi udara dan potensi dampaknya terhadap kesehatan, nilai estetika, serta lingkungan.

Perhitungan ISPU dilakukan berdasarkan tujuh parameter pencemar udara, yakni PM10, PM2.5, nitrogen dioksida (NO2), sulfur dioksida (SO2), karbon monoksida (CO), ozon (O3), dan hidrokarbon (HC). Pengukuran dilakukan melalui 72 stasiun pemantau kualitas udara yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Mengacu pada Peraturan Menteri LHK Nomor 14 Tahun 2020, rentang ISPU 51–100 dikategorikan sebagai kualitas udara “sedang”.

Meski belum masuk kategori tidak sehat, kondisi ini tetap berpotensi menimbulkan dampak bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit pernapasan.

Kualitas udara sedang dapat menurunkan kenyamanan dan memicu gangguan kesehatan ringan pada kelompok sensitif.

Di bawah Kalimantan Tengah, Provinsi Banten mencatat ISPU 95, disusul Jambi dengan ISPU 91. Provinsi lain yang masuk sepuluh besar kualitas udara terburuk antara lain Sumatera Selatan (87), Sumatera Utara (86), Jawa Barat (83), Lampung (74), hingga Kalimantan Selatan (68).

Meski tidak ada wilayah yang masuk kategori “berbahaya”, posisi Kalimantan Tengah sebagai daerah dengan kualitas udara terburuk nasional memunculkan peringatan serius. Kondisi ini menegaskan pentingnya langkah pencegahan pencemaran udara, terutama di wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan serta aktivitas industri berbasis lahan yang berpotensi memperburuk kualitas udara secara berulang. (red-fe) 

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketahanan Air Kalteng Terancam, Pemprov Dorong Pengelolaan Lebih Terpadu

    Ketahanan Air Kalteng Terancam, Pemprov Dorong Pengelolaan Lebih Terpadu

    • calendar_month Rab, 19 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 18
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Di tengah perubahan cuaca yang semakin sulit diprediksi, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mulai memperkuat langkah pengelolaan sumber daya air agar kebutuhan masyarakat tetap terjaga. Hal itu menjadi salah satu perhatian dalam Sidang Dewan Sumber Daya Air Provinsi Kalteng Tahun Anggaran 2026, Rabu (19/8/2026). Sidang tersebut menjadi forum untuk membahas pengelolaan sumber […]

  • Kadisdik Reza Prabowo Dorong Juara O2SN Buktikan Diri di Tingkat Nasional

    Kadisdik Reza Prabowo Dorong Juara O2SN Buktikan Diri di Tingkat Nasional

    • calendar_month Sab, 18 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 26
    • 0Komentar

    DAYANORNEO, Palangka Raya – Prestasi di tingkat provinsi bukan garis akhir. Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah mengingatkan para juara Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2026 agar tidak terlena dengan kemenangan, tetapi segera mempersiapkan diri menghadapi persaingan yang jauh lebih berat di tingkat nasional. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, M. Reza Prabowo, menegaskan kualitas atlet pelajar […]

  • Peresmian 1.179 SPPG dan Gudang Pangan Polri, Mesin Baru Penggerak Ekonomi Daerah Digeber

    Peresmian 1.179 SPPG dan Gudang Pangan Polri, Mesin Baru Penggerak Ekonomi Daerah Digeber

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 243
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah tancap gas mendukung langkah strategis pemerintah pusat dalam memperkuat infrastruktur layanan publik dan ketahanan pangan. Peresmian dan groundbreaking 1.179 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri dinilai menjadi “mesin baru” penggerak ekonomi daerah yang dampaknya langsung menyentuh lapangan kerja, logistik, hingga perputaran usaha […]

  • KPK Kawal Ketat Program Sekolah Rakyat: Cegah Penyalahgunaan Anggaran

    KPK Kawal Ketat Program Sekolah Rakyat: Cegah Penyalahgunaan Anggaran

    • calendar_month Ming, 10 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 150
    • 0Komentar

    DAYABONEO, Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program sosial pemerintah, khususnya Program Sekolah Rakyat, guna memastikan setiap tahapan berjalan transparan, akuntabel, dan bebas dari potensi penyimpangan anggaran. Komitmen tersebut ditegaskan dalam audiensi antara pimpinan KPK dan Kementerian Sosial (Kemensos) di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (8/5/2026). Pertemuan itu menyoroti pentingnya pengawasan […]

  • Nanik Mundur dari BGN, Presiden Prabowo Langsung Siapkan Pengganti

    Nanik Mundur dari BGN, Presiden Prabowo Langsung Siapkan Pengganti

    • calendar_month Kam, 23 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 33
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Istana bergerak cepat merespons mundurnya Nanik Sudaryati Deyang dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Tak ingin terjadi kekosongan di lembaga yang menjadi motor pelaksanaan program gizi nasional, Presiden Prabowo Subianto langsung memutuskan proses pergantian kepemimpinan pada hari yang sama. Kabar pengunduran diri tersebut dikonfirmasi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di […]

  • Huma Betang Night Bikin Palangka Raya Bergemuruh, Ada Pesan Kuat dari Gubernur

    Huma Betang Night Bikin Palangka Raya Bergemuruh, Ada Pesan Kuat dari Gubernur

    • calendar_month Ming, 16 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 21
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Bundaran Besar Talawang Palangka Raya berubah menjadi lautan manusia, Sabtu (15/8/2026) malam. Ribuan warga memadati kawasan tersebut untuk menikmati Huma Betang Night (HBN) yang digelar dalam rangka HUT ke-81 Republik Indonesia sekaligus HUT ke-1 Kodam XXII/Tambun Bungai. Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo hadir bersama Pangdam XXII/Tambun […]

expand_less