Jumat, 30 Okt 2026
light_mode
Beranda » Berita Daerah » IKA PMII Kalteng Gelar Bukber dan Diskusi: Kaderisasi Wajib Diperkuat, Alumni Diminta Turun Tangan

IKA PMII Kalteng Gelar Bukber dan Diskusi: Kaderisasi Wajib Diperkuat, Alumni Diminta Turun Tangan

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sab, 28 Feb 2026
  • visibility 126
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya – Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Kalimantan Tengah menggelar buka puasa bersama sekaligus diskusi konsolidasi bertajuk “Merajut Kiprah IKA PMII Kalteng Masa Kini” di Palangka Raya, Sabtu (28/2/2026) sore.

Forum ini memantapkan arah gerak organisasi alumni agar tidak berhenti pada seremoni, tetapi menghasilkan agenda kerja yang terukur.

Ketua IKA PMII Kalteng, Wiwin Susanto, memimpin konsolidasi dengan menekankan perlunya satu komando gerakan alumni. Ia meminta seluruh alumni berhenti bergerak sendiri-sendiri dan mulai membangun kerja kolektif untuk menguatkan PMII dari hulu hingga hilir.

“Kita harus berhenti berjalan sendiri. IKA PMII Kalteng wajib menjadi lokomotif yang mengoordinasikan kekuatan alumni di pemerintahan, pendidikan, ekonomi, dan sektor strategis lainnya,” tegas Wiwin.

Ketua Dewan Pakar IKA PMII Kalteng, Rahmanto Muhidin, memaparkan tiga garis kebijakan yang harus segera dijalankan. Pertama, organisasi harus memperkuat kaderisasi dari basis terendah, mulai rayon, komisariat, hingga cabang di seluruh perguruan tinggi.

Kedua, alumni wajib turun langsung mendampingi kader melalui dukungan jejaring, akses kerja, hingga fasilitasi kegiatan kaderisasi. Ketiga, IKA PMII Kalteng perlu menyusun peta jalan peran kader agar mampu menembus ruang-ruang strategis di pemerintahan, perbankan, dunia usaha, dan sektor pendidikan.

“Kalau kaderisasi di akar tidak kita kunci hari ini, lima sampai sepuluh tahun ke depan PMII di Kalteng akan kehilangan pijakan. Alumni tidak boleh cuci tangan,” kata Rahmanto.

Ia menilai posisi strategis sejumlah alumni di tingkat nasional dan daerah harus dimanfaatkan secara terukur untuk memperluas akses kader. Menurutnya, organisasi perlu membangun basis data kader dan alumni sebagai instrumen penguatan jaringan.

Diskusi ini menegaskan tekad IKA PMII Kalteng mengubah pola kerja simbolik menjadi kerja struktural. Organisasi menargetkan konsolidasi berkelanjutan agar PMII di Kalimantan Tengah tumbuh solid, terkoordinasi, dan berdaya saing di level regional maupun nasional. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Agustiar Sabran Luruskan Maksud “Bercerai Kita Kawin Lagi”: Jangan Sibuk Cari Siapa yang Salah

    Agustiar Sabran Luruskan Maksud “Bercerai Kita Kawin Lagi”: Jangan Sibuk Cari Siapa yang Salah

    • calendar_month Sel, 13 Okt 2026
    • account_circle fe
    • visibility 29
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menjelaskan maksud di balik ucapannya, “Bersatu kita teguh, bercerai kita kawin lagi,” yang belakangan menjadi perbincangan publik. Ia menegaskan, kalimat tersebut merupakan candaan untuk mengingatkan pentingnya kebersamaan, bukan ajakan untuk memperdebatkan persoalan. Agustiar menyampaikan penjelasan itu saat menanggapi berbagai persoalan yang muncul di tengah penanganan kebakaran hutan […]

  • Prabowo Tinjau Shelter Nelayan di Gorontalo, Perkuat Hilirisasi Perikanan Rakyat

    Prabowo Tinjau Shelter Nelayan di Gorontalo, Perkuat Hilirisasi Perikanan Rakyat

    • calendar_month Sen, 11 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 87
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Gorontalo — Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung shelter sortir dan pengepakan ikan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Leato Selatan, Gorontalo, Sabtu (9/5/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah memperkuat infrastruktur perikanan rakyat sekaligus membangun sistem distribusi hasil laut yang lebih modern dan terintegrasi. Di kawasan shelter nelayan itu, Presiden melihat aktivitas penyortiran hasil […]

  • KPK Siap Lelang 108 Aset Rampasan Koruptor Senilai Rp311 Miliar

    KPK Siap Lelang 108 Aset Rampasan Koruptor Senilai Rp311 Miliar

    • calendar_month Ming, 7 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 95
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Uang hasil korupsi tidak selalu berakhir dalam bentuk rekening rahasia atau tumpukan uang tunai. Sebagian berubah menjadi rumah mewah, apartemen, kendaraan, barang elektronik, hingga barang-barang bermerek. Kini, aset-aset tersebut akan kembali ke negara melalui mekanisme lelang yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pada 18 Juni 2026 mendatang, KPK akan melelang 108 aset […]

  • Denda Polemik Celana Dalam Capai Rp17,5 Juta, Ain Koto Didenda Rp12,5 Juta

    Denda Polemik Celana Dalam Capai Rp17,5 Juta, Ain Koto Didenda Rp12,5 Juta

    • calendar_month Sab, 26 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Polemik aksi celana dalam saat penampilan Band R.A.S.Y.A berujung pada sanksi adat. Ain Nasriko alias Ain Koto dikenai sanksi Rp12,5 juta, sementara ketua pelaksana kegiatan dikenai Rp5 juta. Keputusan tersebut ditetapkan dalam Sidang Adat yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Jekan Raya, Jalan Mahir Mahar, Palangka Raya, Jumat (25/9/2026). Sidang dipimpin […]

  • Asap Karhutla Mengepung, Agustiar Sabran Turun Langsung Pastikan Warga Sei Gohong Tak Terlupakan

    Asap Karhutla Mengepung, Agustiar Sabran Turun Langsung Pastikan Warga Sei Gohong Tak Terlupakan

    • calendar_month Sel, 15 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 39
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Ketika asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih mengganggu kualitas udara, persoalan warga di Kelurahan Sei Gohong, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, tak berhenti pada urusan kesehatan. Kebutuhan pangan, bantuan sosial hingga air bersih ikut menjadi perhatian pemerintah. Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran memilih turun langsung ke tengah masyarakat untuk […]

  • 21 Bulan Pemerintahan: 14 Capaian Diungkap, Tapi Presiden Minta Jangan Cepat Puas

    21 Bulan Pemerintahan: 14 Capaian Diungkap, Tapi Presiden Minta Jangan Cepat Puas

    • calendar_month Jum, 14 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 44
    • 0Komentar

    JAKARTA, Dayaborneo – Presiden Prabowo Subianto membuka sejumlah capaian pemerintah selama 21 bulan bekerja dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI di Gedung Nusantara, Jumat (14/8/2026). Pidato tersebut tidak sekadar menyajikan deretan angka. Prabowo menggunakan capaian di sektor pangan, kesehatan, pendidikan, infrastruktur hingga ekonomi rakyat sebagai gambaran arah pemerintahannya. […]

expand_less