Jumat, 30 Okt 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Prabowo Klaim Pangkas Belanja Seremonial, Ratusan Triliun Rupiah Dialihkan ke Program MBG

Prabowo Klaim Pangkas Belanja Seremonial, Ratusan Triliun Rupiah Dialihkan ke Program MBG

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
  • visibility 137
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Jakarta – Pemerintah pusat mengubah arah belanja negara pada tahun pertama kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dengan menekan pos anggaran yang dinilai minim dampak langsung bagi publik. Presiden menyebut, langkah efisiensi fiskal berhasil mengamankan ratusan triliun rupiah untuk dialihkan ke program prioritas yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

Dalam forum Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta Selatan, Rabu (13/2/2026), Presiden menyampaikan bahwa pemerintah memotong belanja non-esensial dan mengalihkan hasil penghematan ke program strategis, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemerintah menempatkan perbaikan kualitas gizi dan penguatan layanan dasar sebagai prioritas kebijakan tahun berjalan.

“Kami mengarahkan anggaran ke program yang memberi dampak langsung bagi rakyat. Belanja yang tidak produktif kami tekan agar ruang fiskal bisa memperkuat program prioritas,” ujar Presiden.

Pemerintah menertibkan pos perjalanan dinas luar negeri, seremoni, rapat, seminar, dan forum diskusi yang dinilai berlebihan. Presiden juga meminta kementerian dan lembaga menyederhanakan proses kajian agar pengambilan keputusan berjalan cepat dan efisien. Langkah ini ditujukan untuk mempercepat eksekusi program serta menekan biaya operasional birokrasi.

Kebijakan efisiensi anggaran tersebut diharapkan memperkuat disiplin belanja sekaligus meningkatkan kualitas belanja negara. Pemerintah menargetkan alokasi yang lebih fokus pada program yang berdampak langsung pada kesehatan, pendidikan, dan penguatan ekonomi rumah tangga. Selain MBG, pemerintah mendorong penguatan rantai pasok pangan, peningkatan layanan kesehatan dasar, serta perlindungan kelompok rentan.

Sejumlah pengamat kebijakan publik menilai langkah pengetatan belanja non-esensial perlu diiringi penguatan tata kelola agar pengalihan anggaran benar-benar efektif di lapangan. Pemerintah menyatakan akan memperkuat mekanisme pengawasan dan evaluasi program untuk memastikan anggaran tepat sasaran.

Dengan pendekatan ini, pemerintah berharap belanja negara tidak hanya hemat di atas kertas, tetapi berdampak nyata pada kesejahteraan masyarakat serta memperkuat kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan negara. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Kalteng Ajukan Perubahan APBD 2026, Ini yang Menjadi Perhatian

    Pemprov Kalteng Ajukan Perubahan APBD 2026, Ini yang Menjadi Perhatian 

    • calendar_month Rab, 9 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 51
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah tak mau kecolongan menghadapi gejolak ekonomi yang bisa mengganggu keuangan daerah. Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 pun resmi diajukan ke DPRD. Raperda tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo kepada Ketua DPRD Kalteng Arton […]

  • BMKG Pantau Hilal di 37 Lokasi, Penentuan 1 Ramadhan 1447 H Hari ini

    BMKG Pantau Hilal di 37 Lokasi, Penentuan 1 Ramadhan 1447 H Hari ini

    • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 128
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Pemerintah mulai mematangkan proses penentuan awal Ramadan 1447 Hijriah dengan mengerahkan pengamatan serentak di berbagai daerah. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menurunkan 37 tim rukyat untuk memantau hilal pada 17 dan 18 Februari 2026 sebagai bagian dari dukungan teknis terhadap sidang isbat yang digelar Kementerian Agama. BMKG menegaskan seluruh tim telah […]

  • Karhutla Bukan Cuma Urusan Api, Pemkab Kotawaringin Barat Harus Hadir untuk Warga

    Karhutla Bukan Cuma Urusan Api, Pemkab Kotawaringin Barat Harus Hadir untuk Warga

    • calendar_month Rab, 7 Okt 2026
    • account_circle fe
    • visibility 24
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Kotawaringin Barat – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat tidak hanya sibuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Warga yang terdampak, kata dia, juga harus dibantu. Pesan itu ia sampaikan saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Jadi ke-67 Kabupaten Kotawaringin Barat di halaman Kantor Bupati, Selasa (6/10/2026). Menurut Agustiar, […]

  • Presiden Prabowo Kunjungi Miangas, Tegaskan Negara Hadir hingga Perbatasan Terdepan

    Presiden Prabowo Kunjungi Miangas, Tegaskan Negara Hadir hingga Perbatasan Terdepan

    • calendar_month Sab, 9 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 99
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Miangas — Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya menjaga kehadiran negara hingga titik terdepan Indonesia dengan mengunjungi Pulau Miangas, Jumat (9/5/2026). Kunjungan ke pulau paling utara Indonesia itu dilakukan usai menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN ke-48 di Cebu, Filipina. Pesawat yang membawa Presiden tiba sekitar pukul 10.45 WITA. Kehadiran kepala negara di wilayah perbatasan tersebut […]

  • Serapan APBD Kalteng Baru 30,61 Persen di Semester II

    Serapan APBD Kalteng Baru 30,61 Persen di Semester II

    • calendar_month Sel, 4 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 82
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Kinerja penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah hingga akhir Juli 2026 masih jauh dari harapan. Realisasi keuangan baru mencapai 30,61 persen, atau hanya sekitar Rp1,66 triliun dari total pagu Rp5,45 triliun, terpaut hampir 30 persen dari target semester II yang seharusnya sudah menyentuh 60 persen. Data […]

  • Jangan Minder karena Miskin! Agustiar Sabran Blak-blakan ke Mahasiswa Sambil Bagi Beras dan Masker KN95

    Jangan Minder karena Miskin! Agustiar Sabran Blak-blakan ke Mahasiswa Sambil Bagi Beras dan Masker KN95

    • calendar_month Rab, 16 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 36
    • 0Komentar

    PALANGKA RRAYA, Dayaborneo – Kabut asap boleh menyelimuti langit Kalimantan Tengah, tapi semangat mahasiswa tak boleh ikut redup. Itulah pesan tegas yang dilontarkan Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran saat menyerahkan bantuan pangan kepada mahasiswa terdampak karhutla dan kekeringan, di Halaman Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, Rabu (16/9/2026). Bukan bantuan basa-basi, tiap mahasiswa pulang […]

expand_less