Jumat, 30 Okt 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Belanja Hibah dan Bansos Barito Timur Ikut Disorot KPK

Belanja Hibah dan Bansos Barito Timur Ikut Disorot KPK

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sel, 26 Mei 2026
  • visibility 78
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut menyoroti tingginya belanja hibah, bantuan sosial (bansos), dan bantuan keuangan di Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah. Di tengah penurunan APBD tahun 2026, KPK menilai pengelolaan anggaran tersebut perlu diawasi ketat agar tidak menjadi celah penyimpangan dan kepentingan politik anggaran.

Melalui Direktorat Koordinasi dan Supervisi (Korsup) Wilayah III, KPK menemukan sejumlah ketidaksesuaian data penerima hibah hingga persoalan administrasi penganggaran yang dinilai belum sepenuhnya tertib.

Plt Direktur Korsup Wilayah III KPK Imam Turmudhi mengatakan tekanan terhadap belanja hibah dan bansos harus dikendalikan agar tidak berkembang menjadi kebiasaan buruk dalam pengelolaan keuangan daerah.

“Tekanan belanja hibah juga ada batasannya. Normalisasi permintaan-permintaan berpotensi menjadi kebiasaan buruk dalam penganggaran,” tegas Imam dalam rapat koordinasi pencegahan korupsi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (19/5).

Data KPK menunjukkan APBD Barito Timur tahun 2026 turun menjadi Rp960 miliar atau berkurang sekitar Rp240 miliar dibanding tahun sebelumnya. Namun di tengah penurunan tersebut, alokasi bantuan keuangan tercatat mencapai Rp127,62 miliar, belanja hibah sekitar Rp24,3 miliar, dan bantuan sosial sebesar Rp1,15 miliar.

KPK juga menemukan perbedaan data penerima hibah tahun 2025 antara Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dan dokumen kerja pemerintah daerah. Dalam SIPD tercatat 1.409 penerima hibah dengan nilai Rp29 miliar, sementara dokumen kerja Pemkab Barito Timur hanya mencatat 722 penerima dengan nilai Rp23 miliar.

Selain itu, KPK mengidentifikasi adanya rencana bantuan rumah tidak layak huni (RTLH) yang dimasukkan dalam skema hibah meski seharusnya masuk kategori bansos. Sejumlah bansos juga ditemukan tidak tercantum dalam SIPD dan seharusnya ditempatkan pada pos Belanja Tidak Terduga (BTT).

KPK mengingatkan agar seluruh belanja hibah dan bansos benar-benar tepat sasaran dan tidak digunakan sebagai ruang kompromi kepentingan politik maupun kelompok tertentu.

Bupati Muhammad Yamin menyatakan pemerintah daerah siap menjadikan evaluasi KPK sebagai pijakan pembenahan tata kelola anggaran agar lebih transparan dan akuntabel. (red-fe) 

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggaran Kalteng Sempat Jebol Rp225 Miliar, Begini Cara Pemprov Menambalnya

    Anggaran Kalteng Sempat Jebol Rp225 Miliar, Begini Cara Pemprov Menambalnya

    • calendar_month Jum, 11 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 40
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Tekanan dari pusat berupa pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Infrastruktur ternyata cukup membuat pos anggaran Kalimantan Tengah goyah. APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 sempat mengalami defisit hingga Rp225 miliar sebelum akhirnya berhasil ditambal pemerintah provinsi. Kabar ini disampaikan Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo saat membacakan Jawaban […]

  • Dolar Tembus Rp18.000 Lagi, BI Buka Suara!

    Dolar Tembus Rp18.000 Lagi, BI Buka Suara!

    • calendar_month Sel, 29 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 18
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Dolar Amerika Serikat (AS) kembali menembus Rp18.000, Selasa (29/9/2026). Bank Indonesia (BI) menyebut rupiah sedang dihantam tekanan global yang datang bertubi-tubi, mulai dari harga minyak di atas US$108 per barel hingga imbal hasil surat utang AS yang menyentuh level tertinggi sejak 2007. Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI Erwin […]

  • Dishut Tak Punya Alasan Cuci Tangan Lindungi Hutan

    Dishut Tak Punya Alasan Cuci Tangan Lindungi Hutan

    • calendar_month Ming, 28 Des 2025
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Pernyataan bahwa penindakan kejahatan kehutanan bukan kewenangan Dinas Kehutanan (Dishut) patut dikritisi secara serius. Dalam konteks kerusakan hutan yang kian masif, narasi semacam ini justru berisiko memperlemah kehadiran negara di sektor yang paling rentan terhadap kejahatan terorganisir. Negara tidak pernah merancang sistem perlindungan hutan sebagai mekanisme yang sepenuhnya diserahkan kepada kepolisian. Dalam kerangka hukum kehutanan, […]

  • Lapor Pak Gub: Suara Rakyat Kini Langsung Sampai ke Gubernur Kalteng

    Lapor Pak Gub: Suara Rakyat Kini Langsung Sampai ke Gubernur Kalteng

    • calendar_month Ming, 3 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 318
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menghadirkan terobosan baru dalam pelayanan publik melalui kanal pengaduan digital “Lapor Pak Gub”, sebuah platform yang membuka jalur komunikasi langsung antara masyarakat dan Pemerintah Provinsi Kalteng. Inovasi tersebut menjadi ruang terbuka bagi warga Kalimantan Tengah untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, maupun masukan secara cepat, mudah, dan transparan. Melalui kanal […]

  • Pidana Kerja Sosial Mulai Berlaku 2026

    Pidana Kerja Sosial Mulai Berlaku 2026

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 142
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Pemerintah memastikan penerapan hukuman pidana kerja sosial akan mulai dilaksanakan seiring berlakunya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) baru pada Januari 2026. Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto menyampaikan bahwa skema pidana kerja sosial tersebut telah dipersiapkan secara bertahap, termasuk melalui koordinasi dengan pemerintah daerah di […]

  • PODSI dan KAGAMA Kalteng Didorong Jadi Kekuatan Baru Pembangunan Daerah

    PODSI dan KAGAMA Kalteng Didorong Jadi Kekuatan Baru Pembangunan Daerah

    • calendar_month Sen, 31 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 26
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Pelantikan pengurus baru PODSI dan KAGAMA Kalimantan Tengah bukan sekadar seremoni pergantian kepengurusan. Di balik acara tersebut, ada harapan agar dua organisasi ini mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan olahraga dan pembangunan daerah. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden mewakili Gubernur Kalteng menghadiri pelantikan Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga […]

expand_less