Sabtu, 31 Okt 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Presiden Prabowo Bangun Sentra Nelayan Modern dari Pesisir Gorontalo

Presiden Prabowo Bangun Sentra Nelayan Modern dari Pesisir Gorontalo

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Ming, 10 Mei 2026
  • visibility 224
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Gorontalo — Presiden Prabowo Subianto mulai menggerakkan agenda besar transformasi sektor kelautan nasional dari pesisir, saat meninjau Kampung Nelayan Merah Putih di Leato Selatan, Gorontalo, Sabtu (9/5/2026).

Presiden menegaskan pembangunan ekonomi maritim tidak boleh lagi berhenti pada penangkapan ikan, tetapi harus masuk ke tahap industrialisasi dan penguatan rantai distribusi hasil laut.

Di kawasan pesisir itu, pemerintah menyiapkan fasilitas terintegrasi di atas lahan hampir 4.000 meter persegi, mulai dari pabrik es, cold storage, fasilitas distribusi logistik, hingga dukungan sarana operasional nelayan. Model ini dirancang untuk membentuk ekosistem perikanan modern yang efisien, produktif, dan langsung menyentuh kebutuhan nelayan kecil.

Presiden menilai sektor perikanan selama ini menyimpan potensi ekonomi besar, tetapi belum sepenuhnya dikelola dengan pendekatan industri yang kuat. Karena itu, pemerintah ingin memastikan nelayan mendapat akses yang lebih mudah terhadap sarana produksi, logistik, dan pasar.

“Nelayan kita bekerja dalam risiko tinggi, tetapi kontribusinya besar bagi ketahanan pangan nasional. Negara harus hadir dengan sistem yang membuat mereka lebih produktif dan lebih sejahtera,” ujar Presiden Prabowo.

Sebagai penguatan, pemerintah juga menyiapkan pembangunan 1.582 kapal ikan yang nantinya dikelola melalui koperasi. Skema ini diharapkan membangun model ekonomi pesisir berbasis kelembagaan, di mana nelayan tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, tetapi tumbuh bersama dalam sistem usaha yang lebih modern dan berkelanjutan.

“Kalau ekosistemnya kuat, kesejahteraan nelayan akan ikut terangkat,” tegas Prabowo.

Dari Leato Selatan, pemerintah memberi pesan jelas: masa depan ekonomi biru Indonesia dimulai dari kampung nelayan yang dibangun dengan visi besar. (red-fe) 

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Papua hingga Kalimantan, Perputaran Dana PETI Tembus Rp992 Triliun

    Dari Papua hingga Kalimantan, Perputaran Dana PETI Tembus Rp992 Triliun

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 108
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Praktik Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) kembali tersorot tajam setelah Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap besarnya aliran dana yang diduga berasal dari aktivitas ilegal tersebut. Dalam periode 2023–2025, total perputaran dana yang terdeteksi mencapai angka fantastis, yakni Rp992 triliun. Kepala Biro Humas PPATK, Natsir Kongah, menyebutkan bahwa dari hasil […]

  • Minyakita Dijual Rp21.000, Ada yang Tidak Beres dalam Tata Niaga Sawit?

    Minyakita Dijual Rp21.000, Ada yang Tidak Beres dalam Tata Niaga Sawit?

    • calendar_month Rab, 17 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 53
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya –  Kalimantan Tengah selama ini dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kelapa sawit terbesar di Indonesia. Namun di tengah melimpahnya produksi sawit, masyarakat justru harus membeli minyak goreng bersubsidi Minyakita dengan harga yang jauh di atas ketentuan pemerintah. Anggota DPRD Kalimantan Tengah, Bambang Irawan, S.St.Pi., menyoroti kondisi tersebut setelah menemukan harga Minyakita […]

  • Ini Penyebab Kapuas Inflasi Tertinggi 5,15 persen pada Mei 2026

    Ini Penyebab Kapuas Inflasi Tertinggi 5,15 persen pada Mei 2026

    • calendar_month Sel, 2 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 71
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Di tengah kabar turunnya harga sejumlah bahan pangan pada Mei 2026, Kabupaten Kapuas justru masih menyandang status sebagai daerah dengan inflasi tahunan tertinggi di Kalimantan Tengah. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan inflasi year-on-year (y-on-y) Kapuas mencapai 5,15 persen, melampaui rata-rata inflasi provinsi yang berada di angka 4,56 persen. Ironisnya, pada periode […]

  • Bantuan Presiden Mengalir ke Kalteng, Gubernur Agustiar Sabran: Negara Hadir untuk Rakyat

    Bantuan Presiden Mengalir ke Kalteng, Gubernur Agustiar Sabran: Negara Hadir untuk Rakyat

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 56
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyalurkan bantuan pangan dari Presiden RI Prabowo Subianto sekaligus Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri dan Nyepi. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran di halaman Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Kamis (12/3/2026). Gubernur hadir bersama Ketua TP PKK […]

  • Video Viral Sekda Sintang, Berani-beraninya "Todong" Menteri Raja Juli Antoni Begini!

    Video Viral Sekda Sintang, Berani-beraninya “Todong” Menteri Raja Juli Antoni Begini!

    • calendar_month Sel, 1 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 66
    • 0Komentar

    SINTANG, Dayaborneo — Media sosial tengah dibanjiri satu video pendek yang menampilkan momen tak biasa: seorang Sekretaris Daerah (Sekda) blak-blakan menyoal kinerja seorang menteri. Adalah Kartiyus, Sekda Kabupaten Sintang, yang dalam video tersebut tampak melayangkan kritik tajam kepada Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni di tengah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tengah melanda daerahnya. […]

  • Pemprov Kalteng Kunci Inflasi, BULOG Ditarik Jadi Benteng Pangan 2026

    Pemprov Kalteng Kunci Inflasi, BULOG Ditarik Jadi Benteng Pangan 2026

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 133
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengambil langkah tegas menghadapi ancaman inflasi dan gejolak pangan. Pemprov Kalteng resmi mengikat kerja sama strategis dengan Perum BULOG Wilayah Kalteng untuk mengamankan pasokan dan menstabilkan harga kebutuhan pokok sepanjang 2026. Kesepakatan Bersama (MoU) itu diteken langsung oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kalteng Leonard S. Ampung di […]

expand_less