Jumat, 29 Mei 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Presiden Prabowo Bangun Sentra Nelayan Modern dari Pesisir Gorontalo

Presiden Prabowo Bangun Sentra Nelayan Modern dari Pesisir Gorontalo

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Ming, 10 Mei 2026
  • visibility 75
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Gorontalo — Presiden Prabowo Subianto mulai menggerakkan agenda besar transformasi sektor kelautan nasional dari pesisir, saat meninjau Kampung Nelayan Merah Putih di Leato Selatan, Gorontalo, Sabtu (9/5/2026).

Presiden menegaskan pembangunan ekonomi maritim tidak boleh lagi berhenti pada penangkapan ikan, tetapi harus masuk ke tahap industrialisasi dan penguatan rantai distribusi hasil laut.

Di kawasan pesisir itu, pemerintah menyiapkan fasilitas terintegrasi di atas lahan hampir 4.000 meter persegi, mulai dari pabrik es, cold storage, fasilitas distribusi logistik, hingga dukungan sarana operasional nelayan. Model ini dirancang untuk membentuk ekosistem perikanan modern yang efisien, produktif, dan langsung menyentuh kebutuhan nelayan kecil.

Presiden menilai sektor perikanan selama ini menyimpan potensi ekonomi besar, tetapi belum sepenuhnya dikelola dengan pendekatan industri yang kuat. Karena itu, pemerintah ingin memastikan nelayan mendapat akses yang lebih mudah terhadap sarana produksi, logistik, dan pasar.

“Nelayan kita bekerja dalam risiko tinggi, tetapi kontribusinya besar bagi ketahanan pangan nasional. Negara harus hadir dengan sistem yang membuat mereka lebih produktif dan lebih sejahtera,” ujar Presiden Prabowo.

Sebagai penguatan, pemerintah juga menyiapkan pembangunan 1.582 kapal ikan yang nantinya dikelola melalui koperasi. Skema ini diharapkan membangun model ekonomi pesisir berbasis kelembagaan, di mana nelayan tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, tetapi tumbuh bersama dalam sistem usaha yang lebih modern dan berkelanjutan.

“Kalau ekosistemnya kuat, kesejahteraan nelayan akan ikut terangkat,” tegas Prabowo.

Dari Leato Selatan, pemerintah memberi pesan jelas: masa depan ekonomi biru Indonesia dimulai dari kampung nelayan yang dibangun dengan visi besar. (red-fe) 

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Kalteng Sambut Utusan Vatikan, Perayaan 25 Tahun Tahbisan Uskup Palangka Raya Jadi Momentum Persaudaraan

    Pemprov Kalteng Sambut Utusan Vatikan, Perayaan 25 Tahun Tahbisan Uskup Palangka Raya Jadi Momentum Persaudaraan

    • calendar_month Sab, 9 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 53
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyambut kedatangan Sekretaris Duta Besar Vatikan untuk Indonesia, Michael Pawlowicz, di VIP Room Bandara Tjilik Riwut, Sabtu sore (9/5/2026). Penyambutan dilakukan langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kalteng, Linae Victoria Aden, mewakili Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran. Kedatangan Monsinyur Michael Pawlowicz ke Bumi Tambun Bungai merupakan bagian dari […]

  • FISIP UPR Tancap Gas di Usia 14 Tahun, Pemprov Kalteng Tantang Mahasiswa Turun ke Medan Sosial

    FISIP UPR Tancap Gas di Usia 14 Tahun, Pemprov Kalteng Tantang Mahasiswa Turun ke Medan Sosial

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 79
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Palangka Raya (UPR) tidak ingin sekadar merayakan usia. Memasuki Dies Natalis ke-14, FISIP UPR menegaskan diri sebagai kawah candradimuka pemikir kritis dan calon pemimpin Kalimantan Tengah. Pemerintah Provinsi Kalteng pun ikut memberi sinyal tegas: kampus harus hadir langsung menjawab persoalan daerah. Asisten Perekonomian […]

  • Perusahaan Manipulasi CPO Jadi POME di Sumatra, Digeledah!

    Perusahaan Manipulasi CPO Jadi POME di Sumatra, Digeledah!

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 110
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Penyidik Kejaksaan Agung terus mengembangkan penyidikan dugaan korupsi dalam tata niaga ekspor sawit. Sejumlah lokasi di Pekanbaru dan Medan digeledah untuk mengumpulkan bukti terkait dugaan rekayasa kode ekspor Crude Palm Oil (CPO) menjadi Palm Oil Mill Effluent (POME) dan produk turunan lain sepanjang 2022–2024. Langkah ini menjadi bagian dari pendalaman perkara yang […]

  • Prabowo Jenguk Korban Tabrakan KA di Bekasi

    Prabowo Jenguk Korban Tabrakan KA di Bekasi

    • calendar_month Sel, 28 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 116
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Bekasi – Presiden Prabowo Subianto bergerak cepat merespons kecelakaan tabrakan kereta api di Bekasi dengan menjenguk para korban di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Selasa (28/4/2026) pagi sekitar pukul 08.30 WIB. Setibanya di rumah sakit, Presiden langsung meninjau ruang perawatan, mulai dari poli bedah hingga ruang Bougenville. Ia menyapa korban, berdialog dengan keluarga, serta memastikan […]

  • Pimpinan DPRD Kalteng Ikuti Retret Nasional di Akmil

    Pimpinan DPRD Kalteng Ikuti Retret Nasional di Akmil

    • calendar_month Sab, 18 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 150
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pimpinan DPRD dari seluruh Indonesia mengikuti retret nasional di Akademi Militer, Magelang, pada 15–19 April 2026. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat integritas kepemimpinan sekaligus menyelaraskan arah pembangunan pusat dan daerah. Sebanyak 478 pimpinan parlemen daerah ambil bagian dalam agenda yang diinisiasi oleh Lembaga Ketahanan Nasional tersebut. Dari Kalimantan Tengah, […]

  • Menag Minta Maaf Soal Polemik Zakat: ‘Saya Tidak Bermaksud Mengurangi Kewajiban’

    Menag Minta Maaf Soal Polemik Zakat: ‘Saya Tidak Bermaksud Mengurangi Kewajiban’

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 311
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, JAKARTA – Menteri Agama Nasaruddin Umar akhirnya buka suara terkait polemik pernyataannya soal zakat yang memicu perdebatan di ruang publik. Ia menyampaikan permohonan maaf sekaligus meluruskan bahwa zakat tetap berstatus fardhu ‘ain dan tidak pernah berubah sebagai rukun Islam. “Saya memohon maaf atas pernyataan saya yang menimbulkan kesalahpahaman. Perlu saya tegaskan, zakat adalah fardhu […]

expand_less