Selasa, 28 Jul 2026
light_mode
Beranda » DPRD Kalteng » Minyakita Dijual Rp21.000, Ada yang Tidak Beres dalam Tata Niaga Sawit?

Minyakita Dijual Rp21.000, Ada yang Tidak Beres dalam Tata Niaga Sawit?

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Rab, 17 Jun 2026
  • visibility 25
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya –  Kalimantan Tengah selama ini dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kelapa sawit terbesar di Indonesia. Namun di tengah melimpahnya produksi sawit, masyarakat justru harus membeli minyak goreng bersubsidi Minyakita dengan harga yang jauh di atas ketentuan pemerintah.

Anggota DPRD Kalimantan Tengah, Bambang Irawan, S.St.Pi., menyoroti kondisi tersebut setelah menemukan harga Minyakita di pasaran mencapai sekitar Rp21.000 per liter. Angka itu jauh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Melambungnya harga Minyakita, menurut Bambang, memunculkan pertanyaan serius mengenai tata niaga dan distribusi minyak goreng di daerah yang selama ini menjadi salah satu penopang industri sawit nasional.

“Ini menjadi pertanyaan besar. Kita daerah penghasil sawit, tetapi masyarakat masih membeli minyak goreng bersubsidi dengan harga yang jauh di atas ketentuan pemerintah,” kata Bambang, Senin (15/6/2026).

Menurutnya, persoalan tersebut tidak bisa hanya dianggap sebagai gejolak harga biasa. Pemerintah perlu menelusuri rantai distribusi Minyakita secara menyeluruh, mulai dari produsen, distributor, hingga tingkat pengecer.

Politisi PDI Perjuangan itu menilai Kalimantan Tengah seharusnya mampu menikmati manfaat lebih besar dari industri sawit, terutama melalui pengembangan sektor hilir yang menghasilkan produk jadi untuk kebutuhan masyarakat.

Namun yang terjadi saat ini justru sebaliknya. Daerah menghasilkan bahan baku dalam jumlah besar, sementara masyarakat masih menghadapi harga minyak goreng yang sulit dijangkau.

“Kalau produksi sawit besar tetapi harga minyak goreng tetap tinggi, berarti ada yang harus dibenahi dalam sistemnya,” tegasnya.

Bambang juga menyoroti adanya perusahaan yang memiliki kemampuan memproduksi minyak goreng, namun hasil produksinya belum sepenuhnya tersedia untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal.

Ia menduga terdapat sejumlah persoalan yang perlu dikaji lebih jauh, mulai dari aspek perizinan, distribusi, hingga tata niaga yang berpotensi memengaruhi harga di tingkat konsumen.

“Jangan sampai Kalimantan Tengah hanya menjadi penghasil bahan mentah, sementara rakyat tetap membeli produk turunannya dengan harga mahal,” ujarnya.

Karena itu, Bambang mendesak instansi terkait segera melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap distribusi Minyakita di Kalimantan Tengah. Jika ditemukan penyimpangan dalam rantai pasok maupun penjualan di atas HET, pemerintah diminta mengambil langkah tegas.

Bagi Bambang, persoalan Minyakita bukan sekadar soal harga minyak goreng, melainkan cerminan sejauh mana kekayaan sumber daya alam daerah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang hidup di atasnya. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bareskrim Sita Rp4 Miliar dan Kendaraan dalam Kasus Dugaan Fraud DSI

    Bareskrim Sita Rp4 Miliar dan Kendaraan dalam Kasus Dugaan Fraud DSI

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 93
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menyita uang lebih dari Rp4 miliar dalam penyidikan dugaan tindak pidana kecurangan (fraud) yang menyeret PT Dana Syariah Indonesia (DSI). Penyitaan dilakukan terhadap puluhan rekening milik perusahaan dan pihak-pihak yang terafiliasi, yang sebelumnya telah diblokir oleh penyidik. Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Ade Safri […]

  • Tambun Bungai Run Jadi Ruang Aktualisasi Semangat Bela Negara di Kalteng

    Tambun Bungai Run Jadi Ruang Aktualisasi Semangat Bela Negara di Kalteng

    • calendar_month Ming, 21 Des 2025
    • account_circle fe
    • visibility 152
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Semangat Hari Bela Negara dan Hari Juang Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) Tahun 2025 di Kalimantan Tengah diwujudkan melalui kegiatan Tambun Bungai Run yang berlangsung di Lapangan Markas Komando Daerah Militer (Makodam) XII/Tanjungpura, Minggu (21/12/2025). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran bersama jajaran TNI dan […]

  • Hari Kebangkitan Nasional dan Perjuangan Menjaga Identitas Budaya Dayak

    Hari Kebangkitan Nasional dan Perjuangan Menjaga Identitas Budaya Dayak

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Peringatan Hari Kebangkitan Nasional bukan lagi sekadar mengenang perjuangan melawan penjajahan di masa lalu. Di era modern saat ini, kebangkitan bangsa juga dimaknai sebagai perjuangan menjaga identitas budaya di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital. Di Kalimantan Tengah, semangat kebangkitan itu hidup melalui upaya masyarakat Dayak mempertahankan warisan budaya leluhur agar tidak hilang […]

  • DPRD Kalteng Bongkar Problem Perkebunan, Konflik Lahan Baru Tertangani 26 Persen

    DPRD Kalteng Bongkar Problem Perkebunan, Konflik Lahan Baru Tertangani 26 Persen

    • calendar_month Jum, 15 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 80
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – DPRD Provinsi Kalimantan Tengah menyoroti keras carut-marut tata kelola sektor perkebunan di Kalimantan Tengah. Dalam evaluasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2025, legislatif menilai penyelesaian konflik perkebunan berjalan lambat, sementara pengawasan terhadap perusahaan besar swasta masih menyisakan banyak persoalan di lapangan. Sorotan itu disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-4 […]

  • Presiden Prabowo Kunjungi Miangas, Tegaskan Negara Hadir hingga Perbatasan Terdepan

    Presiden Prabowo Kunjungi Miangas, Tegaskan Negara Hadir hingga Perbatasan Terdepan

    • calendar_month Sab, 9 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 80
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Miangas — Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya menjaga kehadiran negara hingga titik terdepan Indonesia dengan mengunjungi Pulau Miangas, Jumat (9/5/2026). Kunjungan ke pulau paling utara Indonesia itu dilakukan usai menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN ke-48 di Cebu, Filipina. Pesawat yang membawa Presiden tiba sekitar pukul 10.45 WITA. Kehadiran kepala negara di wilayah perbatasan tersebut […]

  • Gubernur Agustiar Ultimatum OPD: Jangan Main-Main dengan Data Penerima KHBS

    Gubernur Agustiar Ultimatum OPD: Jangan Main-Main dengan Data Penerima KHBS

    • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 266
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran “memasang alarm” jelang peluncuran Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS). Dari Aula Serba Guna Rumah Jabatan Gubernur, Rabu (18/2/2026), ia menekan seluruh OPD, pemerintah kabupaten/kota, hingga relawan agar mengawal distribusi bantuan secara ketat dan bebas manipulasi. “Ini program besar. Jangan main-main dengan data penerima. Kalau koordinasi […]

expand_less