Sabtu, 12 Sep 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Video Viral Sekda Sintang, Berani-beraninya “Todong” Menteri Raja Juli Antoni Begini!

Video Viral Sekda Sintang, Berani-beraninya “Todong” Menteri Raja Juli Antoni Begini!

  • account_circle fe
  • calendar_month Sel, 1 Sep 2026
  • visibility 39
  • comment 0 komentar

SINTANG, Dayaborneo Media sosial tengah dibanjiri satu video pendek yang menampilkan momen tak biasa: seorang Sekretaris Daerah (Sekda) blak-blakan menyoal kinerja seorang menteri. Adalah Kartiyus, Sekda Kabupaten Sintang, yang dalam video tersebut tampak melayangkan kritik tajam kepada Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni di tengah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tengah melanda daerahnya.

Video berdurasi singkat itu memperlihatkan Kartiyus berbicara dengan nada meninggi, seolah tak sabar lagi menahan kekesalannya. Menurutnya, selama ini persoalan karhutla kerap dipandang sebagai tanggung jawab tunggal Bupati Sintang, padahal peran Kementerian Kehutanan sebagai pemegang otoritas kawasan hutan seharusnya jauh lebih besar.

“Menteri, turun tangan, bantu anak mu di lapangan ya. Jangan urusan penyakitnya aja diserahkan ke Bupati, jaga hutan. Karena sudah terbakar gini, menteri mana? Raja Juli Antoni, Menteri Kehutanan kita, jaga tuh hutanmu, jangan dibiarkan terbakar,” tutur Kartiyus dalam rekaman yang diambil Senin (31/8/2026) itu.

Tak cukup sampai di situ, Kartiyus melanjutkan kritiknya dengan menyoroti nasib para petugas Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) yang berjuang di garis depan pemadaman api, namun menurutnya minim perhatian dari kementerian yang menaungi mereka.

“Anakmu yang memadam api, itu tidak makan. Masa Bupati ngasih dia makan? Kasih makan anakmu, yang ada di lapangan itu, KPH kita, itu kan anak mu Juli Antoni itu, Raja Juli itu Menteri. Turun tangan, bantu anak mu di lapangan ya,” ucapnya lagi dengan nada yang tak kalah keras.

Begitu beredar, video ini langsung banjir respons. Ada yang menyebut Kartiyus sebagai representasi suara pejabat daerah yang selama ini jarang berani bicara terbuka ke pusat. Namun tak sedikit pula yang mempertanyakan kepantasan gaya bicaranya terhadap seorang pejabat setingkat menteri.

Hingga kini, baik Kementerian Kehutanan maupun Menteri Raja Juli Antoni belum memberikan tanggapan apa pun terkait video yang terus menjadi bahan perbincangan publik ini. (fe) 

  • Penulis: fe

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tambang Tanpa Izin Direbut Negara, 1.699 Hektare Lahan PT AKT Resmi Dikuasai Satgas PKH

    Tambang Tanpa Izin Direbut Negara, 1.699 Hektare Lahan PT AKT Resmi Dikuasai Satgas PKH

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 309
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Negara akhirnya memukul meja. Lahan tambang batu bara seluas 1.699 hektare di Kalimantan Tengah yang bertahun-tahun dikuasai PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT) tanpa izin resmi kini direbut kembali. Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) mengeksekusi pengambilalihan kawasan tersebut pada Kamis (22/1/2026), sekaligus mengakhiri praktik tambang ilegal yang dinilai merugikan keuangan […]

  • Inflasi Kalteng Tembus 4,96 Persen, Kapuas Jadi Daerah dengan Kenaikan Tertinggi

    Inflasi Kalteng Tembus 4,96 Persen, Kapuas Jadi Daerah dengan Kenaikan Tertinggi

    • calendar_month Sel, 1 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 35
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Tekanan harga di Kalimantan Tengah masih cukup tinggi. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalteng mencatat inflasi tahunan pada Agustus 2026 mencapai 4,96 persen, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 113,06. Angka tersebut menunjukkan harga barang dan jasa yang dikonsumsi masyarakat mengalami kenaikan dibandingkan Agustus 2025. Kepala BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Toto Haryanto […]

  • Gibran Datang ke Kalteng, Karhutla Bukan Lagi Sekadar Soal Api

    Gibran Datang ke Kalteng, Karhutla Bukan Lagi Sekadar Soal Api

    • calendar_month Kam, 10 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 16
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah mendapat perhatian langsung dari pemerintah pusat. Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka datang ke Palangka Raya, untuk melihat kondisi di lapangan, termasuk dampak kabut asap terhadap aktivitas masyarakat, Kamis (10/9/2026). Kedatangan Gibran bersama rombongan melalui Bandara Tjilik Riwut. Ia disambut Gubernur […]

  • Delapan Bandara Sempat Lumpuh, Ini Kabar Terbaru Erupsi Anak Krakatau

    Delapan Bandara Sempat Lumpuh, Ini Kabar Terbaru Erupsi Anak Krakatau

    • calendar_month Sel, 8 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 10
    • 0Komentar

    JAKARTA, Dayaborneo – Erupsi Gunung Anak Krakatau dilaporkan mulai mereda, tapi bukan berarti pemerintah bisa bernapas lega. Delapan bandara sempat merasakan dampaknya, dan pemantauan pun terus digenjot dari berbagai sisi — darat, udara, hingga laut. Perkembangan ini dibahas dalam rapat terbatas yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto melalui konferensi video bersama jajaran penanganan bencana dari […]

  • Persiapan HUT Kalteng Dikebut, Sekda Tegas: Jangan Jadi Acara Seremonial Kosong

    Persiapan HUT Kalteng Dikebut, Sekda Tegas: Jangan Jadi Acara Seremonial Kosong

    • calendar_month Rab, 15 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 329
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah tak ingin peringatan Hari Jadi ke-69 berjalan biasa-biasa saja. Penjabat Sekretaris Daerah Linae Victoria Aden secara tegas mengultimatum seluruh panitia agar bergerak cepat dan meninggalkan pola kerja lamban. Dalam rapat lanjutan yang digelar di Aula Bajakah, Kantor Gubernur, Senin (13/4/2026), Linae menyoroti langsung potensi keterlambatan jika koordinasi […]

  • Pansus Raperda Konflik Mandek: Pemprov Datang Tanpa DIM

    Pansus Raperda Konflik Mandek: Pemprov Datang Tanpa DIM

    • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 99
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Rapat Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kalimantan Tengah yang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Sengketa dan Penyelesaian Konflik pada Selasa (24/2/2026) berjalan pincang dan berujung ditunda. Penyebabnya terang-benderang: perwakilan Pemerintah Provinsi Kalteng datang tanpa membawa Daftar Inventaris Masalah (DIM) yang sejak awal diminta sebagai bahan utama pengayaan substansi regulasi. Anggota DPRD […]

expand_less