Jumat, 30 Okt 2026
light_mode
Beranda » Informasi » Dari Jam 3 Sore sampai 9 Malam, Ini Wilayah Palangka Raya yang Bakal Gelap Gulita

Dari Jam 3 Sore sampai 9 Malam, Ini Wilayah Palangka Raya yang Bakal Gelap Gulita

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kam, 3 Sep 2026
  • visibility 37
  • comment 0 komentar

PALANGKA RAYA, Dayanorneo — Sore hingga malam ini, warga di beberapa titik Kota Palangka Raya perlu bersiap-siap. PLN mengumumkan bakal ada pemadaman listrik sementara di dua wilayah kerja sekaligus, yakni ULP Palangka Raya Barat dan ULP Palangka Raya Timur, menyusul gangguan kelistrikan yang terjadi belakangan ini.

Buat yang tinggal atau beraktivitas di kawasan terdampak, ada baiknya charge dulu HP dan powerbank dari sekarang, ya!

Duluan Wilayah Barat

Pemadaman pertama menyasar wilayah kerja ULP Palangka Raya Barat, dijadwalkan berlangsung selama tiga jam, dari pukul 15.00 sampai 18.00 WIB.

Titik pertama yang bakal gelap ada di sekitar PT MSJ dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, memanjang dari Jalan Cilik Riwut km. 8 sampai km. 19. Selain itu, Jalan Telaga Sari, Petuk Katimpun, Raflesia, Nagasari, Yusuf Arimatea, Damang Gustaf, Merdeka, Victoria, sebagian Lintas Mahir Mahar, dan Alam Lestari juga masuk daftar.

Titik kedua ada di seputaran Kantor Kecamatan Jekan Raya dan Kalawa Waterpark, lalu menyebar ke Jalan Rajawali km. 4–6, Betutu, dan hampir seluruh ruas Jalan Hiu Putih — mulai dari IA sampai XXIV. Sebagian Jalan Banteng, Tingang Ujung, Simpei Karuhei, dan Lintas Mahir Mahar juga kena getahnya.

Lanjut Wilayah Timur

Begitu pemadaman di wilayah Barat rampung, giliran wilayah kerja ULP Palangka Raya Timur yang menyusul. Waktunya lebih malam, mulai pukul 18.00 hingga 21.00 WIB.

Kawasan yang terdampak antara lain sebagian Yos Sudarso mulai dari blok III sampai XIX, lalu Jalan Pramuka, Mutiara, Kecubung, Siam, Kenangan, Yakut, Zamrud, Berlian, dan Jalan G Obos di ruas VII, IX, serta XII. Tak ketinggalan, kawasan sekitar Masjid Raya Darussalam, Asrama Haji, dan Kampus UIN Palangka Raya juga bakal terdampak.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belanja Daerah Lamban, Mendagri Ultimatum Pemda

    Belanja Daerah Lamban, Mendagri Ultimatum Pemda

    • calendar_month Rab, 24 Des 2025
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 175
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menekan pemerintah daerah agar tidak lengah mengejar realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 menjelang tutup tahun anggaran. Ia menegaskan, rendahnya realisasi belanja daerah berpotensi menghambat perputaran ekonomi dan melemahkan daya beli masyarakat. Arahan itu disampaikan Tito saat memimpin Rapat Evaluasi Realisasi APBD Tahun […]

  • Lonjakan IGD Doris Disentil Gubernur: Masalahnya Bukan Kapasitas, Tapi Sistem yang Dilanggar

    Lonjakan IGD Doris Disentil Gubernur: Masalahnya Bukan Kapasitas, Tapi Sistem yang Dilanggar

    • calendar_month Sel, 21 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 515
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menegaskan lonjakan pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Doris Sylvanus tidak bisa hanya dilihat sebagai persoalan keterbatasan fasilitas. Ia menilai, akar masalah justru terletak pada tidak tertibnya sistem rujukan layanan kesehatan. Menurut Gubernur, sebagai rumah sakit rujukan provinsi, RSUD Doris seharusnya menerima pasien yang […]

  • Gubernur Agustiar Sabran Ungkap Penyebab Warga Ramai-ramai Tinggalkan Pertamax

    Gubernur Agustiar Sabran Ungkap Penyebab Warga Ramai-ramai Tinggalkan Pertamax

    • calendar_month Sel, 15 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 32
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayanorneo – Kelangkaan BBM di sejumlah SPBU Kalimantan Tengah rupanya bukan tanpa sebab. Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menyebut selisih harga yang cukup jauh dengan Pertalite membuat masyarakat beramai-ramai beralih ke BBM bersubsidi tersebut. Agustiar mengatakan harga Pertamax saat ini mencapai kisaran Rp6 ribuan, jauh lebih mahal dibanding Pertalite. Kondisi itu, menurutnya, menjadi salah […]

  • Ekonomi Kalimantan Tengah 2026 Diyakini Tetap Tumbuh Positif Di Tengah Tekanan Global

    Ekonomi Kalimantan Tengah 2026 Diyakini Tetap Tumbuh Positif Di Tengah Tekanan Global

    • calendar_month Rab, 13 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 137
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah optimistis perekonomian daerah tetap tumbuh positif sepanjang tahun 2026 meski dunia masih dibayangi perlambatan ekonomi global, gejolak geopolitik, dan fluktuasi pasar keuangan internasional. Optimisme tersebut disampaikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam kegiatan Diseminasi Laporan Perekonomian Provinsi Kalimantan Tengah yang digelar di Aula Betang Hapakat Kantor Perwakilan Bank […]

  • Prabowo Perintahkan Investigasi Total Tragedi KA di Bekasi

    Prabowo Perintahkan Investigasi Total Tragedi KA di Bekasi

    • calendar_month Sel, 28 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 183
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Bekasi – Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah tegas menyusul kecelakaan kereta api di Bekasi dengan memerintahkan investigasi menyeluruh sekaligus menyetujui percepatan pembangunan flyover di kawasan rawan. Kebijakan tersebut ditegaskan Presiden usai menjenguk korban di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Selasa (28/4/2026). Dalam keterangannya, Presiden menilai persoalan utama terletak pada masih banyaknya perlintasan sebidang yang belum […]

  • Hujan Buatan Dikebut, Abu Anak Krakatau Ditarget Rontok Pekan Ini

    Hujan Buatan Dikebut, Abu Anak Krakatau Ditarget Rontok Pekan Ini

    • calendar_month Sen, 7 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 42
    • 0Komentar

    JAKARTA, Dayaborneo – Hujan buatan jadi senjata andalan pemerintah untuk membersihkan langit dari abu vulkanik Anak Krakatau. Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dikebut di beberapa titik sekaligus, dengan target abu bisa cepat luruh dan jalur penerbangan kembali normal. Rencana ini mencuat dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto dari Istana Merdeka, lewat konferensi video bersama […]

expand_less