Petani Kalteng Terus Membaik, tapi Peternak dan Nelayan Masih Tertekan
- account_circle fe
- calendar_month Sel, 4 Agu 2026
- visibility 71
- comment 0 komentar

Dok. Suasana rilis data statistik BPS Kalteng.
PALANGKA RAYA, Dayaborneo — Kesejahteraan petani di Kalimantan Tengah menunjukkan tren positif memasuki pertengahan tahun 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah melaporkan Nilai Tukar Petani (NTP) pada Juli 2026 berada di angka 136,95, tumbuh 0,15 persen dibandingkan Juni 2026.
Kepala BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Toto Haryanto Silitonga, menjelaskan bahwa capaian tersebut mencerminkan daya beli petani yang sudah jauh melampaui titik impas.
“Kalau nilai tukar petani di atas 100, daya beli dari petani tersebut sudah dikatakan cukup memadai. Apalagi sudah 120 ke atas, itu memadai,” katanya dalam rilis berita statistik di Kantor BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Senin (3/8/2026).
Ia memaparkan, indeks harga yang diterima petani tercatat 186,08 atau naik 0,63 persen, lebih tinggi dari kenaikan indeks harga yang dibayar petani sebesar 135,87 atau 0,47 persen. Gabah, kelapa sawit, dan ayam ras pedaging menjadi komoditas utama pendorong kenaikan harga jual petani bulan ini.
Meski begitu, Toto mengingatkan bahwa tidak semua subsektor mencatat kondisi ideal. Subsektor peternakan tercatat 97,34 dan perikanan tangkap 95,32, keduanya masih di bawah angka 100.
“Harga yang diterima tidak sebesar harga yang dikeluarkan untuk produksinya. Artinya belum balance,” ujarnya.
Di sisi lain, subsektor tanaman pangan justru mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 2,56 persen menjadi 109,10, sementara perikanan budidaya naik 0,62 persen menjadi 102,20.
Jika dibandingkan antarprovinsi se-Kalimantan, NTP Kalimantan Tengah masih berada di bawah Kalimantan Barat yang memimpin dengan 177,56 dan Kalimantan Timur di angka 146,75. Kalimantan Tengah menempati posisi ketiga, diikuti Kalimantan Selatan 133,59 dan Kalimantan Utara 119,61.
BPS berharap pemerintah daerah dapat memberi perhatian lebih pada sektor peternakan dan perikanan tangkap agar kesejahteraan pelakunya turut terangkat seiring membaiknya NTP secara keseluruhan. (red-fe)
- Penulis: fe

Saat ini belum ada komentar