Senin, 2 Nov 2026
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Tak Terkendali! Inflasi Kalteng Sentuh 3,5 Persen, Harga Pangan Terus Menekan Masyarakat

Tak Terkendali! Inflasi Kalteng Sentuh 3,5 Persen, Harga Pangan Terus Menekan Masyarakat

  • account_circle fe
  • calendar_month 23 menit yang lalu
  • visibility 15
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya – Kenaikan harga kebutuhan masyarakat di Kalimantan Tengah belum menunjukkan tanda mereda. Hingga Oktober 2026, inflasi tahun kalender telah mencapai 3,5 persen atau menyentuh batas atas sasaran inflasi nasional. Sementara inflasi tahunan bahkan menembus 5,19 persen.

Angka tersebut menjadi perhatian karena tekanan harga paling besar justru berasal dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau. Artinya, kenaikan harga tidak hanya terjadi pada komoditas tertentu, tetapi menyentuh kebutuhan yang setiap hari dikonsumsi masyarakat.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah, Toto Haryanto Silitonga, mengungkapkan kondisi tersebut dalam konferensi pers Berita Resmi Statistik di Ruang Vicon BPS Provinsi Kalteng, Senin (2/11/2026) siang.

Toto mengingatkan, capaian inflasi tahun kalender sebesar 3,5 persen itu terjadi ketika tahun 2026 masih menyisakan dua bulan. Sasaran inflasi nasional sendiri berada pada kisaran 2,5 persen plus minus 1 persen, dengan batas atas 3,5 persen.

“Namun, sampai dengan bulan Oktober sudah mencapai 3,5 persen. Ini warning ya sebenarnya,” kata Toto.

Peringatan tersebut bukan tanpa alasan. Hingga Oktober, kelompok makanan, minuman, dan tembakau mencatat inflasi 5,69 persen dengan andil sebesar 2,24 persen terhadap inflasi tahun kalender Kalimantan Tengah.

Beras menjadi penyumbang terbesar dengan andil 0,69 persen. Disusul daging ayam ras 0,34 persen, bensin 0,29 persen, ikan patin 0,14 persen, dan minyak goreng 0,13 persen.

Tekanan harga juga terlihat pada perkembangan Oktober. BPS mencatat inflasi bulanan sebesar 0,68 persen dibandingkan September 2026. Dari 11 kelompok pengeluaran, tujuh kelompok mengalami inflasi.

Kelompok makanan, minuman, dan tembakau kembali mendominasi dengan andil 0,62 persen. Daging ayam ras menjadi penyumbang terbesar dengan andil 0,15 persen, disusul ikan nila 0,08 persen, ikan gabus 0,07 persen, cabai rawit 0,04 persen, dan kacang panjang 0,03 persen.

Toto menjelaskan, kenaikan harga pangan berkaitan dengan kemarau panjang yang memengaruhi produktivitas pertanian dan ketersediaan pasokan.

“Kemarau panjang juga terus menghantui kita semua. Tidak cuma di Kalimantan Tengah, tetapi juga di beberapa provinsi yang tentu akan memberikan dampak turunnya produktivitas berbagai komoditas,” ujarnya.

Cabai rawit dan kacang panjang termasuk komoditas hortikultura yang terdampak. Sementara pasokan ikan ikut terpengaruh akibat volume air yang menyusut selama musim kemarau.

Persoalan tidak berhenti pada produksi. Kenaikan harga pakan ternak turut mendorong harga daging ayam ras dan ikan budidaya. Produktivitas ayam juga mengalami gangguan akibat cuaca panas, kabut asap, dan pasokan listrik yang tidak teratur.

Toto turut mengungkap dampak kabut asap terhadap distribusi barang. Jarak pandang yang terbatas membuat perjalanan pengangkutan menjadi lebih panjang, bahkan mengganggu operasional penerbangan.

“Supply chain-nya mulai terganggu sedikit. Harusnya bisa short, bisa jadi panjang, muter-muter dulu,” ungkapnya.

Secara tahunan, inflasi Kalimantan Tengah pada Oktober 2026 mencapai 5,19 persen dibandingkan Oktober 2025. Komoditas yang memberikan andil besar meliputi beras, ikan nila, bensin, cabai rawit, dan emas perhiasan.

Tekanan harga juga terjadi di seluruh wilayah penghitungan inflasi yang dipantau BPS di Kalimantan Tengah. Kabupaten Kapuas mencatat inflasi tahunan tertinggi sebesar 5,87 persen, disusul Kabupaten Sukamara 5,60 persen, Kabupaten Lamandau 4,89 persen, dan Kabupaten Kotawaringin Timur atau Sampit 4,72 persen.

Di tengah kenaikan tersebut, beberapa komoditas mengalami penurunan harga dan memberikan andil deflasi. Di antaranya minyak goreng, bahan bakar rumah tangga, emas perhiasan, angkutan udara, dan bawang merah.

Namun, capaian inflasi tahun kalender sebesar 3,5 persen menunjukkan ruang pengendalian harga sepanjang dua bulan tersisa pada 2026 semakin penting. Terlebih, komoditas pangan masih menjadi sumber tekanan terbesar terhadap inflasi Kalimantan Tengah.

  • Penulis: fe

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapuas Paling Tertekan, Inflasi Tembus 5 Persen

    Kapuas Paling Tertekan, Inflasi Tembus 5 Persen

    • calendar_month Kam, 2 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 63
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Tekanan kenaikan harga di Kalimantan Tengah belum merata. Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan Kabupaten Kapuas menjadi daerah dengan inflasi tertinggi di provinsi ini, sementara Kabupaten Sukamara mencatat laju kenaikan harga paling rendah sepanjang Juni 2026. Selisih inflasi antarwilayah tersebut menjadi sinyal bahwa daya beli masyarakat di setiap daerah menghadapi tekanan […]

  • Saat Rakyat Tak Lagi Percaya Negara, Bahayanya Bisa Mematikan

    Saat Rakyat Tak Lagi Percaya Negara, Bahayanya Bisa Mematikan

    • calendar_month Ming, 16 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Dirgahayu ke-81 Republik Indonesia. Delapan puluh satu tahun Indonesia berdiri sebagai negara merdeka. Namun, di balik pembangunan, pertumbuhan ekonomi dan berbagai pencapaian yang terus dikejar, ada satu fondasi yang tidak boleh runtuh: kepercayaan rakyat kepada negara. Sebab negara tidak selalu hancur karena perang. Tidak selalu pula karena krisis ekonomi. Ada kehancuran yang datang perlahan, dimulai […]

  • Basarnas Evakuasi 103 dari 243 Penumpang KM Virgo Transport 8

    Basarnas Evakuasi 103 dari 243 Penumpang KM Virgo Transport 8

    • calendar_month Ming, 13 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 68
    • 0Komentar

    BANJARMASIN, Dayanorneo – Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 103 dari 243 penumpang Kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak di perairan Laut Jawa. Satu orang di antaranya dilaporkan meninggal dunia, sementara 139 penumpang lain masih dalam pencarian. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin, I Putu Sudayana, yang bertindak sebagai SAR Mission Coordinator, mengungkapkan […]

  • Pemprov Kalteng Dukung Penguatan Samapta Polda Kalteng

    Pemprov Kalteng Dukung Penguatan Samapta Polda Kalteng

    • calendar_month Sab, 6 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 97
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengirim pesan tegas bahwa pembangunan tidak cukup hanya mengandalkan jalan, jembatan, dan investasi. Di balik seluruh agenda pembangunan, ada satu fondasi yang tidak bisa ditawar: keamanan dan ketertiban masyarakat. Pesan itu mengemuka saat Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kalteng Linae Victoria Aden mewakili Gubernur Agustiar Sabran menghadiri peresmian […]

  • Evaluasi PSN Jadi Alarm Pembenahan, Pemprov Kalteng Minta OPD Tak Menghindar

    Evaluasi PSN Jadi Alarm Pembenahan, Pemprov Kalteng Minta OPD Tak Menghindar

    • calendar_month Jum, 14 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 111
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo — Evaluasi terhadap pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN) di Kalimantan Tengah menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Kalteng. Pemerintah daerah mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) tidak sekadar mengejar pemenuhan administrasi, tetapi memastikan setiap program memiliki capaian yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Hal itu mengemuka dalam Rapat Koordinasi Pemenuhan Penilaian Tim Evaluasi Laporan […]

  • PLN Jadwalkan Pemadaman Bergilir di Palangka Raya, Senin Ini 3 Agustus 2026

    PLN Jadwalkan Pemadaman Bergilir di Palangka Raya, Senin Ini 3 Agustus 2026

    • calendar_month Sen, 3 Agu 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 125
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo — PT PLN (Persero) melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Palangka Raya Timur dan ULP Palangka Raya Barat mengumumkan adanya gangguan kelistrikan yang berdampak pada sebagian pelanggan di Kota Palangka Raya. Akibat gangguan tersebut, pasokan listrik ke sejumlah wilayah dipadamkan sementara secara bergilir pada Senin (3/8/2026) mulai pukul 08.00 hingga 20.00 WIB. Berdasarkan […]

expand_less