Sabtu, 31 Okt 2026
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Kapuas Paling Tertekan, Inflasi Tembus 5 Persen

Kapuas Paling Tertekan, Inflasi Tembus 5 Persen

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Kam, 2 Jul 2026
  • visibility 63
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya – Tekanan kenaikan harga di Kalimantan Tengah belum merata. Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan Kabupaten Kapuas menjadi daerah dengan inflasi tertinggi di provinsi ini, sementara Kabupaten Sukamara mencatat laju kenaikan harga paling rendah sepanjang Juni 2026.

Selisih inflasi antarwilayah tersebut menjadi sinyal bahwa daya beli masyarakat di setiap daerah menghadapi tekanan yang berbeda, bergantung pada kondisi pasokan, distribusi, hingga harga komoditas di lapangan.

Plt. Kepala BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Maria Wahyu Utami, mengungkapkan inflasi tahunan (year-on-year/y-on-y) Kalimantan Tengah pada Juni 2026 mencapai 4,47 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 112,61.

“Kabupaten Kapuas menjadi daerah dengan inflasi year-on-year tertinggi sebesar 5,01 persen, sedangkan inflasi terendah terjadi di Kabupaten Sukamara sebesar 3,81 persen,” ujar Maria, Rabu (1/7/2026).

Tak hanya secara tahunan, Kapuas juga memimpin inflasi bulanan (month-to-month) sebesar 0,33 persen, sedangkan Sukamara kembali menjadi yang terendah dengan 0,13 persen.

Tingginya inflasi di Kapuas tidak lepas dari lonjakan harga sejumlah komoditas strategis yang menjadi kebutuhan sehari-hari masyarakat. Beras, bensin, minyak goreng, cabai rawit, ikan nila, ikan patin, bahan bakar rumah tangga, hingga tarif angkutan udara menjadi penyumbang utama kenaikan harga di Kalimantan Tengah.

BPS mencatat hampir seluruh kelompok pengeluaran mengalami inflasi. Tekanan terbesar datang dari kelompok makanan, minuman dan tembakau, transportasi, serta perawatan pribadi dan jasa lainnya yang menjadi motor utama kenaikan Indeks Harga Konsumen.

Meski demikian, tidak semua harga bergerak naik. Beberapa komoditas seperti daging ayam ras, terong, kelapa, cumi-cumi, dan buah naga justru mengalami penurunan harga sehingga sedikit meredam laju inflasi.

Perbedaan tingkat inflasi antarwilayah dinilai mencerminkan belum meratanya stabilitas pasokan dan distribusi barang di Kalimantan Tengah.

Kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk memastikan distribusi pangan tetap lancar serta gejolak harga kebutuhan pokok tidak semakin membebani masyarakat, terutama di daerah dengan tekanan inflasi paling tinggi seperti Kabupaten Kapuas. (red-fe) 

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Pastikan Percepat Pemulihan Pascakonflik Sosial Papua Pegunungan

    Pemerintah Pastikan Percepat Pemulihan Pascakonflik Sosial Papua Pegunungan

    • calendar_month Kam, 10 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 57
    • 0Komentar

    MAHARATINEWS, Palangka Raya – Ratusan rumah warga di Kabupaten Jayawijaya masih menunggu pembangunan kembali pascakonflik sosial yang melanda daerah tersebut. Pemerintah pusat pun bergerak menyusun langkah percepatan lewat Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan Pascakonflik Sosial di Kabupaten Jayawijaya dan Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua Pegunungan, yang digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Rabu (9/9/2026). Bupati Jayawijaya […]

  • Komdigi Siapkan Paket Komunikasi Terjangkau untuk Nataru 2025–2026

    Komdigi Siapkan Paket Komunikasi Terjangkau untuk Nataru 2025–2026

    • calendar_month Sab, 20 Des 2025
    • account_circle fe
    • visibility 202
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengambil langkah strategis untuk menjamin kelancaran komunikasi publik selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dengan menggandeng seluruh operator seluler di Indonesia menyediakan paket layanan khusus berbiaya terjangkau. Kebijakan ini diharapkan mampu menjaga konektivitas masyarakat di tengah lonjakan mobilitas dan aktivitas digital pada masa […]

  • Kalteng Expo 2026 Dibuka, Gubernur Agustiar Dorong UMKM Rebut Pasar Global

    Kalteng Expo 2026 Dibuka, Gubernur Agustiar Dorong UMKM Rebut Pasar Global

    • calendar_month Sen, 18 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 79
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Kalteng Expo 2026 resmi dibuka dan langsung diposisikan bukan sekadar pameran tahunan. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menjadikannya sebagai etalase besar ekonomi daerah untuk mendorong UMKM keluar dari pasar lokal dan masuk ke arena bisnis yang lebih luas. Pembukaan dilakukan Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran melalui prosesi pemotongan pita di GOR Indoor […]

  • Wagub Edy Pratowo Dorong Pendidikan Siap Kerja, UMPR Jawab Lewat D1 Pertanian

    Wagub Edy Pratowo Dorong Pendidikan Siap Kerja, UMPR Jawab Lewat D1 Pertanian

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 61
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo mendorong perubahan arah pendidikan tinggi saat menghadiri Wisuda Gelombang I Tahun 2026 di Kampus 2 Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, Kamis (23/4/2026). Momentum wisuda yang meluluskan 723 mahasiswa itu sekaligus diwarnai peluncuran Program D1 Vokasi Pertanian dan peletakan batu pertama pembangunan UMPR Hall. Namun bagi pemerintah […]

  • Lewat Gerak Tangan, SMAN 1 Palangka Raya Sampaikan Pesan Inklusivitas di HUT Ke-67

    Lewat Gerak Tangan, SMAN 1 Palangka Raya Sampaikan Pesan Inklusivitas di HUT Ke-67

    • calendar_month Sen, 3 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 71
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo — Sebuah pesan sederhana namun mendalam terselip di antara riuhnya perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 SMA Negeri 1 Palangka Raya, Senin (3/8/2026) pagi. Lewat penampilan tari bahasa isyarat yang mengiringi lagu Mars Kalteng Makin Berkah, sekolah ingin menegaskan bahwa panggung mereka terbuka untuk semua orang, tanpa terkecuali. Kepala SMA Negeri 1 […]

  • Ekspor Kalteng Tembus Rp33 Triliun, Tapi Ada Angka yang Bikin Neraca Dagang Melonjak

    Ekspor Kalteng Tembus Rp33 Triliun, Tapi Ada Angka yang Bikin Neraca Dagang Melonjak

    • calendar_month Kam, 3 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 57
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayanorneo – Aktivitas perdagangan luar negeri Kalimantan Tengah menunjukkan tren positif sepanjang Januari hingga Juli 2026. Nilai ekspor Kalteng mencapai US$2.157,30 juta atau sekitar US$2,15 miliar. Angka tersebut meningkat 5,87 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025. Kenaikan itu membuat ekspor menjadi salah satu penopang penting perdagangan luar negeri Kalteng. Kepala BPS Provinsi […]

expand_less