Jumat, 30 Okt 2026
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Bupati Gunung Mas Soroti Dampak Kemarau, Bukan Hanya Karhutla yang Mengkhawatirkan

Bupati Gunung Mas Soroti Dampak Kemarau, Bukan Hanya Karhutla yang Mengkhawatirkan

  • account_circle fe
  • calendar_month Kam, 3 Sep 2026
  • visibility 45
  • comment 0 komentar

PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Ancaman musim kemarau di Kabupaten Gunung Mas ternyata tidak hanya datang dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ketika titik api masih bisa dikendalikan, persoalan lain mulai muncul: sejumlah sumber air masyarakat perlahan mengering.

Kondisi itu menjadi perhatian Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong setelah menghadiri Rapat Evaluasi Pencegahan dan Penanganan Karhutla di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Kamis (3/9/2026).

Rapat yang dipimpin Gubernur Kalteng Agustiar Sabran tersebut diikuti unsur Forkopimda serta kepala daerah dari kabupaten dan kota se-Kalteng. Evaluasi dilakukan di tengah puncak kemarau yang diperkirakan berlangsung pada Agustus-September dan berpotensi berlanjut hingga akhir Oktober atau awal November.

Bagi Gunung Mas, persoalan yang mulai terasa bukan semata bagaimana memadamkan api. Ketersediaan air juga menjadi kebutuhan yang harus segera diantisipasi.

Jaya mengatakan pemerintah daerah membutuhkan dukungan lintas pemerintahan, terutama untuk menyiapkan sumber air alternatif bagi masyarakat di wilayah yang terdampak kemarau.

“Pertama, terkuat koordinasi. Kekurangan memerlukan dukungan dari Pemprov apa saja, misalnya seperti yang disoal oleh Gunung Mas kan pembuatan sumur bor,” kata Jaya.

Ia menjelaskan, kemarau panjang telah membuat kondisi sejumlah sumber air berubah.

“Karena beberapa sumber air yang sebelumnya masih tersedia karena kemaraunya panjang ini jadi mulai kering,” ujarnya.

Selain air bersih, Pemkab Gunung Mas juga mengantisipasi dampak asap terhadap kesehatan. Fasilitas ruang oksigen disiapkan di sejumlah puskesmas dan RSUD Kuala Kurun untuk membantu masyarakat yang membutuhkan penanganan.

Di sisi lain, Jaya memastikan situasi karhutla masih relatif terkendali. Pemerintah daerah mengandalkan respons cepat dengan mengerahkan tim setiap kali ditemukan hotspot.

“Kalau untuk apinya untuk saat ini relatif terkendali, karena begitu ada hotspot langsung tim turun,” katanya.

Meski begitu, tantangan geografis tetap menjadi kendala. Titik api yang berada jauh di dalam kawasan dengan akses sulit membutuhkan waktu lebih lama untuk dijangkau petugas.

“Kalau agak di dalam agak kesulitan, butuh waktu. Tapi sementara ini bisa tertangani, semoga tidak meluas,” pungkasnya. (fe)

  • Penulis: fe

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Karhutla Terus Meluas, Kalteng Resmi Berstatus Tanggap Darurat Selama Sebulan Penuh!

    Karhutla Terus Meluas, Kalteng Resmi Berstatus Tanggap Darurat Selama Sebulan Penuh!

    • calendar_month Sel, 1 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 28
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo — Kondisi udara yang kian memburuk akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memaksa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengambil langkah tegas. Status tanggap darurat karhutla resmi ditetapkan berlaku sejak 31 Agustus hingga 29 September 2026, sebagaimana disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kalteng, Selasa (1/9/2026). Sambutan Gubernur Kalteng Agustiar Sabran yang dibacakan Wakil Gubernur […]

  • UMP Kalteng 2026 Naik 6,12 Persen

    UMP Kalteng 2026 Naik 6,12 Persen

    • calendar_month Jum, 19 Des 2025
    • account_circle fe
    • visibility 254
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah telah menetapkan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP) Tahun 2026 sebesar 6,12 persen melalui SK Gubernur Nomor 188.44/477/2025. Dengan penetapan tersebut, UMP Kalteng 2026 menjadi Rp3.686.138 per bulan, meningkat Rp212.516 dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk tingkat sektoral, UMSP sektor pertambangan ditetapkan sebesar Rp3.714.130, […]

  • Menjelang Ramadhan, Pemprov Kalteng Perketat Harga Pangan Lewat GPM Nasional 2026

    Menjelang Ramadhan, Pemprov Kalteng Perketat Harga Pangan Lewat GPM Nasional 2026

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 268
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bergerak cepat mengamankan harga pangan menjelang lonjakan permintaan Hari Besar Keagamaan Nasional. Pemprov Kalteng mengikuti Pembukaan Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Nasional 2026 sebagai langkah konkret melawan potensi lonjakan harga dan permainan pasar jelang Ramadan dan Idulfitri di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kalteng, Jumat (13/2/2026) pagi. […]

  • LBH Antang Damang Resmi Berdiri, Jangan Takut Bela Rakyat Kecil

    LBH Antang Damang Resmi Berdiri, Jangan Takut Bela Rakyat Kecil

    • calendar_month Rab, 22 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 50
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pelantikan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Antang Damang di Palangka Raya, Rabu (22/04/2026), membawa pesan keras dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah: hukum harus hadir untuk semua, bukan hanya untuk mereka yang punya akses dan kekuatan. Melalui Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Darliansjah, Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa keberadaan LBH […]

  • Ain Koto Akui Salah, Sebut Aksi Celana Dalam Spontan dan Bantah Ada Niat Melecehkan

    Ain Koto Akui Salah, Sebut Aksi Celana Dalam Spontan dan Bantah Ada Niat Melecehkan

    • calendar_month Jum, 25 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 32
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Ain Nasriko alias Ain Koto akhirnya memberikan penjelasan terkait aksi celana dalam yang menjadi polemik saat penampilan Band R.A.S.Y.A dalam kegiatan penggalangan dana korban Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Usai menjalani Sidang Adat di Aula Kantor Kecamatan Jekan Raya, Jalan Mahir Mahar, Palangka Raya, Jumat (25/9/2026), Ain menemui awak media dan menyampaikan […]

  • Hadiri Ramah Tamah, Gubernur Agustiar Ingatkan: Daerah Kuat Bukan karena SDA, tapi Persatuan

    Hadiri Ramah Tamah, Gubernur Agustiar Ingatkan: Daerah Kuat Bukan karena SDA, tapi Persatuan

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 170
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Muara Teweh – Di tengah perayaan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Barito Utara, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyampaikan pesan yang lebih dari sekadar ucapan selamat. Di hadapan jajaran Pemerintah Kabupaten Barito Utara dan unsur Forkopimda, ia mengingatkan bahwa masa depan daerah tidak hanya ditentukan oleh melimpahnya sumber daya alam, tetapi oleh kemampuan masyarakat menjaga persatuan […]

expand_less