Jumat, 30 Okt 2026
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Inflasi Kalteng Melejit Nomor 4 se-Nasional, Pengamat: Ini 3 Jurus Ampuh Redamnya

Inflasi Kalteng Melejit Nomor 4 se-Nasional, Pengamat: Ini 3 Jurus Ampuh Redamnya

  • account_circle fe
  • calendar_month Kam, 6 Agu 2026
  • visibility 71
  • comment 0 komentar

PALANGKA RAYA, Dayaborneo — Ekonomi Bumi Tambun Bungai lagi diuji. Kalimantan Tengah kini resmi jadi provinsi dengan inflasi tertinggi se-Kalimantan, sekaligus nangkring di peringkat empat nasional per Juli 2026.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan inflasi year-on-year Kalteng melesat ke 4,32 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 112,87.

Angka ini bikin pengamat kebijakan publik Kalimantan Tengah, Erlin Hardi, angkat suara. Menurutnya, ada tiga jurus yang bisa langsung ditarik pemerintah daerah biar harga-harga di pasar nggak makin liar.

Jurus pertama, paling ampuh buat “efek kejut” instan: gempur pasar. “Operasi pasar melalui BUMN pangan seperti Bulog dan ID Food perlu digencarkan untuk menjual beras, minyak, gula, dan telur di bawah harga eceran tertinggi, sekaligus menahan ekspektasi harga agar pedagang tidak sembarangan menaikkan harga,” tegas Erlin.

Ia juga mendorong sidak bareng Satgas Pangan biar praktik timbun-menimbun nggak kebablasan.

Jurus kedua ada di tangan Bank Indonesia — soal rem uang beredar lewat suku bunga acuan BI Rate. Tapi Erlin wanti-wanti, jurus ini bak pedang bermata dua. “Ini perlu dilakukan dengan hati-hati,” ujarnya, mengingat kenaikan suku bunga berisiko bikin ekonomi daerah malah melambat.

Jurus ketiga, main jangka panjang: perkuat produksi dan pangkas rantai distribusi. Mulai dari jaga stok pangan lewat program food estate dan subsidi pupuk, sampai pastikan subsidi BBM, listrik, dan angkutan tepat sasaran biar efek domino harga nggak ke mana-mana.

Nah, kalau targetnya harga cepat turun, Erlin kasih bocoran kombinasi jitu: gempur pasar, jaga pasokan, plus sidak jalan bareng. Tinggal sekarang, seberapa cepat Pemprov Kalteng eksekusi resep ini di lapangan? (red-fe) 

  • Penulis: fe

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Utang AS Tembus Rp712 Kuadriliun: Pelajaran untuk Indonesia

    Utang AS Tembus Rp712 Kuadriliun: Pelajaran untuk Indonesia

    • calendar_month Kam, 13 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Ada satu pertanyaan yang layak direnungkan ketika melihat utang Amerika Serikat yang mendekati US$40 triliun: seberapa lama sebuah negara bisa terus menambah utang sebelum bunga utangnya sendiri mulai menggerus ruang geraknya? Pertanyaan itu bukan sekadar persoalan Amerika Serikat. Ketika ekonomi terbesar dunia harus mengeluarkan lebih dari US$3 miliar setiap hari hanya untuk membayar bunga utang, […]

  • Prabowo Lantik Donny Ermawan dan Yos Sunitiyoso Pimpin Universitas Republik Indonesia

    Prabowo Lantik Donny Ermawan dan Yos Sunitiyoso Pimpin Universitas Republik Indonesia

    • calendar_month Kam, 23 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 38
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto resmi menetapkan kepemimpinan pertama Universitas Republik Indonesia (URI) dengan melantik Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur URI dan Yos Sunitiyoso sebagai Wakil Gubernur URI. Prosesi pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026), sebagai bagian dari penguatan sektor pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia nasional. Pelantikan kedua pimpinan URI tersebut […]

  • Refleksi Hari Ibu: Menggagas Peran Generasi Z di Tengah Arus Globalisasi

    Refleksi Hari Ibu: Menggagas Peran Generasi Z di Tengah Arus Globalisasi

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 171
    • 0Komentar

    DAYABORNEO – Setiap tanggal 22 Desember, Indonesia memperingati Hari Ibu, momen untuk menghormati jasa dan pengorbanan para ibu dalam keluarga maupun masyarakat. Lebih dari sekadar simbol penghormatan, Hari Ibu menjadi refleksi bagi setiap generasi, terutama Generasi Z, tentang nilai-nilai ketahanan, kreativitas, dan tanggung jawab sosial di era globalisasi yang cepat berubah. Hari Ibu: Lebih dari Sekadar […]

  • Produksi Tambang Dipangkas, Pekerja Harus Tahu Haknya

    Produksi Tambang Dipangkas, Pekerja Harus Tahu Haknya

    • calendar_month Rab, 12 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Ketika produksi tambang dikurangi, yang berubah bukan hanya angka produksi perusahaan. Di belakang aktivitas tambang terdapat pekerja yang menerima upah setiap bulan, keluarga yang bergantung pada penghasilan tersebut, hingga masyarakat sekitar yang ikut bergerak karena aktivitas ekonomi perusahaan. Karena itu, setiap kebijakan efisiensi perusahaan tambang perlu dilihat dari dua sisi: keberlangsungan usaha dan perlindungan pekerja. […]

  • ESDM Siapkan 313 Izin Tambang Rakyat, Kalimantan Tengah Dominasi Wilayah WPR

    ESDM Siapkan 313 Izin Tambang Rakyat, Kalimantan Tengah Dominasi Wilayah WPR

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 145
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersiap menerbitkan sekitar 313 Izin Pertambangan Rakyat (IPR) di sejumlah daerah setelah melakukan konsultasi penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) bersama Komisi XII DPR RI. Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menjelaskan, usulan IPR berasal dari pemerintah daerah melalui para gubernur. Dari 24 provinsi yang mengajukan, baru […]

  • Algoritma Media Sosial Jadi “Guru Liar”: Ancaman Sunyi yang Membentuk Pola Pikir Anak

    Algoritma Media Sosial Jadi “Guru Liar”: Ancaman Sunyi yang Membentuk Pola Pikir Anak

    • calendar_month Sel, 21 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Di balik layar ponsel yang tampak sederhana, ada kekuatan besar yang diam-diam membentuk cara berpikir anak-anak: algoritma media sosial. Tanpa disadari, sistem ini bekerja seperti “guru liar”—mengajarkan nilai, preferensi, bahkan cara pandang hidup, tanpa kurikulum yang jelas dan tanpa pengawasan langsung. Fenomena ini bukan isapan jempol. Seiring meningkatnya penetrasi internet di kalangan anak dan remaja, […]

expand_less