Jumat, 30 Okt 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » ESDM Siapkan 313 Izin Tambang Rakyat, Kalimantan Tengah Dominasi Wilayah WPR

ESDM Siapkan 313 Izin Tambang Rakyat, Kalimantan Tengah Dominasi Wilayah WPR

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
  • visibility 146
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersiap menerbitkan sekitar 313 Izin Pertambangan Rakyat (IPR) di sejumlah daerah setelah melakukan konsultasi penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) bersama Komisi XII DPR RI.

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menjelaskan, usulan IPR berasal dari pemerintah daerah melalui para gubernur. Dari 24 provinsi yang mengajukan, baru 13 provinsi yang menyerahkan data secara lengkap dan telah melalui proses verifikasi serta evaluasi teknis.

“Wilayah pertambangan itu terbagi atas wilayah usaha pertambangan, wilayah pertambangan rakyat, dan wilayah usaha pertambangan khusus. Karena banyak usulan perubahan dari daerah, maka kami konsultasikan dengan DPR,” kata Yuliot di kompleks parlemen, Kamis (29/1/2026).

Sebagai dasar hukum, Kementerian ESDM akan menerbitkan Keputusan Menteri (Kepmen) untuk menetapkan legalitas WPR sekaligus membuka jalan penerbitan IPR. “Penetapannya melalui kepmen,” tegas Yuliot.

Berdasarkan paparan ESDM, Kalimantan Tengah menjadi daerah dengan jumlah WPR terbanyak, yakni 129 blok yang telah diverifikasi. Disusul Sumatra Barat dengan 121 blok, serta Sulawesi Utara sebanyak 63 blok.

Yuliot menambahkan, kebijakan ini juga diarahkan untuk menata aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI) yang selama ini dikelola masyarakat. Pemerintah, kata dia, membuka peluang agar tambang rakyat yang memenuhi kriteria dapat dilegalkan melalui skema WPR dan IPR.

“Tambang-tambang rakyat yang selama ini ilegal akan kami identifikasi. Jika memenuhi syarat, wilayahnya ditetapkan sebagai WPR, lalu diberikan legalitas,” ujarnya.

Sejalan dengan itu, Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menegaskan komitmen pemerintah memberi ruang penambangan legal bagi masyarakat melalui pembentukan koperasi, dengan tetap menjaga tata kelola dan pengawasan negara.

“Kalau rakyat yang menambang, kita buatkan koperasi dan kita legalkan. Tapi jangan berlindung di balik rakyat untuk penyelundupan skala besar,” kata Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR 2025.

Sebagai catatan, hingga awal 2024 Kementerian ESDM telah menetapkan 1.215 lokasi WPR dengan total luas mencapai 66.593 hektare. Namun, IPR yang benar-benar terbit saat itu baru mencakup 82 wilayah, sementara laporan pertambangan tanpa izin (PETI) sepanjang 2023 tercatat mencapai 128 kasus. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Dorong Miangas Masuk Peta Digital Nasional

    Prabowo Dorong Miangas Masuk Peta Digital Nasional

    • calendar_month Ming, 10 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 122
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Kepulauan Talaud — Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya memperkuat wilayah perbatasan bukan hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga lewat penguatan konektivitas digital. Dalam kunjungan kerja ke Pulau Miangas, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Sabtu (9/5/2026), Presiden meluncurkan langkah strategis untuk membuka akses komunikasi yang lebih luas bagi masyarakat di pulau terluar Indonesia tersebut. Sebagai bagian dari […]

  • Inflasi Kalteng Tembus 3,86 Persen, Harga Kebutuhan Pokok Terus Menekan Warga

    Inflasi Kalteng Tembus 3,86 Persen, Harga Kebutuhan Pokok Terus Menekan Warga

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 93
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Tekanan ekonomi mulai terasa nyata di Kalimantan Tengah. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan (year-on-year/y-on-y) pada Maret 2026 mencapai 3,86 persen, sebuah angka yang menunjukkan kenaikan harga kebutuhan masyarakat belum sepenuhnya terkendali. Kepala BPS Kalteng, Agnes Widiastuti, mengungkapkan bahwa lonjakan ini tercermin dari Indeks Harga Konsumen (IHK) yang naik menjadi […]

  • Tawon Vespa Bersarang di Atap Rumah Warga Kereng Bangkirai, Bikin Ngeri!

    Tawon Vespa Bersarang di Atap Rumah Warga Kereng Bangkirai, Bikin Ngeri! 

    • calendar_month Sen, 17 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 69
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo — Keberadaan tawon vespa di bawah atap rumah membuat warga Jalan Maduhara, Kelurahan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sebangau, Palangka Raya, harus lebih waspada. Khawatir membahayakan penghuni rumah, warga memilih meminta bantuan petugas untuk melakukan evakuasi sarang tersebut, Minggu (16/8/2026). Laporan disampaikan Ivan melalui Call Center 112 sekitar pukul 18.20 WIB. Mendapat laporan itu, […]

  • Huma Betang Night Bikin Palangka Raya Bergemuruh, Ada Pesan Kuat dari Gubernur

    Huma Betang Night Bikin Palangka Raya Bergemuruh, Ada Pesan Kuat dari Gubernur

    • calendar_month Ming, 16 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 35
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Bundaran Besar Talawang Palangka Raya berubah menjadi lautan manusia, Sabtu (15/8/2026) malam. Ribuan warga memadati kawasan tersebut untuk menikmati Huma Betang Night (HBN) yang digelar dalam rangka HUT ke-81 Republik Indonesia sekaligus HUT ke-1 Kodam XXII/Tambun Bungai. Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo hadir bersama Pangdam XXII/Tambun […]

  • Prabowo Kencangkan Kendali Ekonomi RI, Mulai Tata Ulang Devisa dan Ekspor SDA

    Prabowo Kencangkan Kendali Ekonomi RI, Mulai Tata Ulang Devisa dan Ekspor SDA

    • calendar_month Sab, 23 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 91
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Indonesia sedang menghadapi gelombang ketidakpastian ekonomi global yang kian sulit diprediksi. Di tengah tekanan itu, pemerintah mulai bergerak memperkuat benteng pertahanan ekonomi nasional, dari menjaga stabilitas sektor keuangan hingga mengamankan devisa hasil ekspor dan tata kelola sumber daya alam strategis. Hal itu mengemuka dalam pertemuan strategis bersama tokoh ekonomi dan jajaran pejabat […]

  • Belum Berakhir! 704 Hektare Lahan di Kalteng Masih Terbakar

    Belum Berakhir! 704 Hektare Lahan di Kalteng Masih Terbakar

    • calendar_month Sel, 15 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 22
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Krisis karhutla di Indonesia belum juga padam. Data teranyar per 15 September 2026 mencatat masih ada 704,38 hektare lahan yang membutuhkan pemadaman, memaksa negara mengerahkan kekuatan penuh demi menjinakkan api yang terus mengancam sejumlah provinsi, tak terkecuali Kalimantan Tengah. Persoalan yang tak kunjung usai ini dibahas serius dalam Rapat Koordinasi Pembahasan […]

expand_less