Jumat, 30 Okt 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Pidana Kerja Sosial Mulai Berlaku 2026

Pidana Kerja Sosial Mulai Berlaku 2026

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sen, 29 Des 2025
  • visibility 142
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Jakarta — Pemerintah memastikan penerapan hukuman pidana kerja sosial akan mulai dilaksanakan seiring berlakunya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) baru pada Januari 2026.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto menyampaikan bahwa skema pidana kerja sosial tersebut telah dipersiapkan secara bertahap, termasuk melalui koordinasi dengan pemerintah daerah di seluruh Indonesia.

“Tahun depan pidana kerja sosial mulai diterapkan. Kita menunggu berlakunya KUHP baru pada 2 Januari 2026,” ujar Agus Andrianto, Senin (29/12/2025).

Agus menjelaskan, seluruh Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) dan Kepala Rumah Tahanan (Karutan) telah menandatangani kerja sama dengan pemerintah daerah masing-masing sebagai bentuk kesiapan pelaksanaan sanksi pidana kerja sosial.

Menurutnya, peran pemerintah daerah sangat penting, terutama dalam menentukan lokasi serta jenis pekerjaan sosial yang akan dijalani oleh terpidana.

“Hasil koordinasi Kalapas dan Karutan dengan pemerintah daerah sudah menghasilkan beberapa alternatif tempat dan jenis pekerjaan sosial yang akan dilaksanakan,” jelasnya.

Pidana kerja sosial merupakan salah satu bentuk sanksi pidana yang diatur dalam Pasal 65 huruf e KUHP, yang disahkan pada 2 Januari 2023 dan akan mulai berlaku efektif pada 2 Januari 2026. Sanksi ini dirancang sebagai alternatif pemidanaan, khususnya bagi pelanggaran dengan ancaman pidana relatif ringan.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung Republik Indonesia juga telah menjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam rangka menyiapkan penerapan pidana kerja sosial. Skema tersebut diperuntukkan bagi perkara pidana dengan ancaman hukuman penjara di bawah lima tahun.

Pemerintah berharap penerapan pidana kerja sosial dapat menjadi solusi pemidanaan yang lebih humanis, sekaligus mengurangi kepadatan lembaga pemasyarakatan serta mendorong partisipasi terpidana dalam kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hakim Tipikor Turun ke Permukiman Warga, Universitas Pancasila Dorong Kesadaran Hukum dari Akar Rumput

    Hakim Tipikor Turun ke Permukiman Warga, Universitas Pancasila Dorong Kesadaran Hukum dari Akar Rumput

    • calendar_month Sel, 21 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 58
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta Utara – Upaya membangun masyarakat yang taat hukum tidak hanya menjadi tugas aparat penegak hukum di ruang pengadilan. Edukasi langsung kepada masyarakat dinilai menjadi langkah penting agar warga memahami hak dan kewajibannya sebelum persoalan hukum berkembang menjadi konflik. Pesan itu mengemuka dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang diselenggarakan Program Studi Magister Ilmu […]

  • Prabowo Tinjau Shelter Nelayan di Gorontalo, Perkuat Hilirisasi Perikanan Rakyat

    Prabowo Tinjau Shelter Nelayan di Gorontalo, Perkuat Hilirisasi Perikanan Rakyat

    • calendar_month Sen, 11 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 87
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Gorontalo — Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung shelter sortir dan pengepakan ikan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Leato Selatan, Gorontalo, Sabtu (9/5/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah memperkuat infrastruktur perikanan rakyat sekaligus membangun sistem distribusi hasil laut yang lebih modern dan terintegrasi. Di kawasan shelter nelayan itu, Presiden melihat aktivitas penyortiran hasil […]

  • ESDM Siapkan 313 Izin Tambang Rakyat, Kalimantan Tengah Dominasi Wilayah WPR

    ESDM Siapkan 313 Izin Tambang Rakyat, Kalimantan Tengah Dominasi Wilayah WPR

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 145
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersiap menerbitkan sekitar 313 Izin Pertambangan Rakyat (IPR) di sejumlah daerah setelah melakukan konsultasi penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) bersama Komisi XII DPR RI. Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menjelaskan, usulan IPR berasal dari pemerintah daerah melalui para gubernur. Dari 24 provinsi yang mengajukan, baru […]

  • 647 PNS Disumpah, Sekda Linae Tekankan Pelayanan Publik Berkualitas

    647 PNS Disumpah, Sekda Linae Tekankan Pelayanan Publik Berkualitas

    • calendar_month Rab, 17 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 51
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengambil sumpah dan janji 647 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Rabu (17/6/2026). Namun di balik prosesi yang berlangsung khidmat itu, terselip pesan tegas kepada aparatur negara: jangan menjadikan status ASN sekadar simbol jabatan, sementara kualitas pelayanan kepada masyarakat tetap jalan di […]

  • Gas Melon Sulit Didapat, Disdagperin Kalteng Temukan LPG Subsidi di Bisnis Laundry

    Gas Melon Sulit Didapat, Disdagperin Kalteng Temukan LPG Subsidi di Bisnis Laundry

    • calendar_month Rab, 24 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 72
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Keluhan masyarakat terkait langkanya elpiji 3 kilogram di Kota Palangka Raya ternyata tidak sepenuhnya disebabkan oleh persoalan pasokan. Setelah melakukan serangkaian pengawasan bersama Pertamina, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kalimantan Tengah menemukan indikasi penggunaan gas bersubsidi oleh sejumlah usaha laundry yang tidak termasuk kelompok penerima subsidi. Temuan tersebut muncul saat tim gabungan […]

  • Prabowo Terbang ke Kalimantan, Karhutla Jadi Perhatian Serius

    Prabowo Terbang ke Kalimantan, Karhutla Jadi Perhatian Serius

    • calendar_month Sab, 22 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 53
    • 0Komentar

    JAKARTA, Dayaborneo – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah Kalimantan akhirnya mendapat perhatian langsung Presiden Prabowo Subianto. Pada Sabtu pagi, 22 Agustus 2026, Prabowo terbang menuju Kalimantan untuk mengecek kondisi sekaligus memastikan penanganan karhutla berjalan cepat di lapangan. Langkah ini menjadi sinyal bahwa pemerintah pusat melihat situasi karhutla di Kalimantan sebagai persoalan […]

expand_less