Jumat, 30 Okt 2026
light_mode
Beranda » Hukum » Rp2 Miliar Dikembalikan, Pintu Tersangka Dugaan Korupsi KPU Kotim Mulai Terbuka

Rp2 Miliar Dikembalikan, Pintu Tersangka Dugaan Korupsi KPU Kotim Mulai Terbuka

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Ming, 25 Jan 2026
  • visibility 245
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya – Penyelidikan dugaan korupsi dana hibah Pemilihan Umum di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) senilai Rp40 miliar kian mengerucut. Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah tak lagi sekadar mengumpulkan petunjuk, tetapi mulai menekan aktor-aktor kunci dalam pusaran perkara anggaran 2023–2024 tersebut.

Kamis (22/1/2026), penyidik memeriksa Ketua KPU Kotim Muhammad Rifqi dan Sekretaris KPU Kotim Fitriannor sebagai saksi. Pemeriksaan ini menjadi sinyal bahwa lingkar inti pengelolaan dana hibah pemilu mulai disentuh aparat penegak hukum.

Asisten Intelijen Kejati Kalteng Hendri Hanafi menegaskan pemanggilan itu bukan formalitas. “Benar, hari ini Ketua dan Sekretaris KPU Kotim kami panggil untuk dimintai keterangan sebagai saksi,” kata Hendri kepada wartawan.

Ia menyebut pemeriksaan tersebut sebagai langkah awal untuk membongkar konstruksi perkara. Penyidik menggali keterangan baru sekaligus mencocokkan pernyataan saksi dengan barang bukti hasil penggeledahan.

“Pemanggilan ini dilakukan karena ada kebutuhan klarifikasi, terutama terkait barang bukti yang sudah kami amankan,” ujarnya.

Di tengah pemeriksaan maraton, Kejati Kalteng mengungkap adanya pengembalian uang negara. Nilainya tidak kecil. “Sudah ada itikad baik dari sejumlah pihak. Pengembalian lebih dari Rp2 miliar,” ungkap Hendri.

Ia menekankan, pengembalian tersebut tidak menghentikan proses pidana. “Pemulihan kerugian negara tetap berjalan, tetapi penyidikan tidak berhenti,” tegasnya.

Penyidik juga membedah barang bukti elektronik, termasuk ponsel milik pegawai KPU, staf sekretariat, hingga pihak rekanan. Dari sana, jaksa menelusuri jejak komunikasi, pengambilan keputusan, dan potensi transaksi mencurigakan.

Meski publik menunggu penetapan tersangka, Kejati Kalteng memilih berhitung matang. “Penetapan tersangka harus didukung minimal dua alat bukti yang sah. Saat ini kami fokus memperkuat itu,” kata Hendri.

Kejaksaan memastikan tidak ada nama yang aman. Pejabat aktif, mantan pejabat, bahkan kepala daerah pada masa anggaran digelontorkan berpeluang dipanggil jika dinilai mengetahui atau terlibat. Sinyal penindakan sudah jelas: perkara ini belum selesai, dan aktor utama masih diburu. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petani Kalteng Terus Membaik, tapi Peternak dan Nelayan Masih Tertekan

    Petani Kalteng Terus Membaik, tapi Peternak dan Nelayan Masih Tertekan

    • calendar_month Sel, 4 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 82
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo — Kesejahteraan petani di Kalimantan Tengah menunjukkan tren positif memasuki pertengahan tahun 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah melaporkan Nilai Tukar Petani (NTP) pada Juli 2026 berada di angka 136,95, tumbuh 0,15 persen dibandingkan Juni 2026. Kepala BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Toto Haryanto Silitonga, menjelaskan bahwa capaian tersebut mencerminkan daya […]

  • Bot Judi Online Kepung Medsos Pemerintah, Kemkomdigi Bongkar Operasi Jaringan Asing

    Bot Judi Online Kepung Medsos Pemerintah, Kemkomdigi Bongkar Operasi Jaringan Asing

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 105
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Perang melawan judi online memasuki babak baru. Bukan lagi sekadar menyebar tautan di grup percakapan atau membuat situs ilegal, kini Perang melawan judi online secara terang-terangan membanjiri kolom komentar akun media sosial pemerintah menggunakan ribuan bot otomatis. Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mengungkap, sepanjang Januari hingga Juni 2026 terjadi lonjakan hingga 128 […]

  • 35 Tahun Mengabdi, Leonard S. Ampung Pamit: ASN Jangan Nyaman, Harus Terus Berbenah

    35 Tahun Mengabdi, Leonard S. Ampung Pamit: ASN Jangan Nyaman, Harus Terus Berbenah

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 66
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Leonard S. Ampung, resmi menutup pengabdiannya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah 35 tahun bertugas. Dengan suasana penuh penghormatan namun sarat pesan tegas bagi birokrasi, pelepasan digelar di Aula Jayang Tingang Lantai II, Kantor Gubernur Kalteng, Rabu (1/04/2026). Dalam pidato perpisahannya, Leonard tidak sekadar […]

  • Gubernur Kalteng Beri Bantuan Rp5 Juta kepada Veteran di Hari Kemerdekaan

    Gubernur Kalteng Beri Bantuan Rp5 Juta kepada Veteran di Hari Kemerdekaan

    • calendar_month Sen, 17 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 58
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Suasana peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kalimantan Tengah tidak hanya diwarnai upacara. Pemerintah Provinsi Kalteng juga memberikan perhatian khusus kepada para veteran yang telah berjasa dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan. Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyerahkan bantuan sebesar Rp5 juta kepada veteran sebagai bentuk penghargaan dan kepedulian […]

  • Kalteng Setor Rp5,56 Triliun ke Negara, Teras Narang: Harus Kembali Dirasakan Daerah

    Kalteng Setor Rp5,56 Triliun ke Negara, Teras Narang: Harus Kembali Dirasakan Daerah

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 99
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Kalimantan Tengah kembali menunjukkan perannya sebagai salah satu penopang penerimaan negara. Hingga akhir Mei 2026, penerimaan APBN dari provinsi ini menembus Rp5,56 triliun. Namun, besarnya kontribusi tersebut dinilai belum cukup apabila tidak diikuti peningkatan kesejahteraan masyarakat dan dukungan pembangunan yang lebih besar dari pemerintah pusat. Sorotan itu disampaikan anggota DPD RI […]

  • Lonjakan IGD Doris Disentil Gubernur: Masalahnya Bukan Kapasitas, Tapi Sistem yang Dilanggar

    Lonjakan IGD Doris Disentil Gubernur: Masalahnya Bukan Kapasitas, Tapi Sistem yang Dilanggar

    • calendar_month Sel, 21 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 515
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menegaskan lonjakan pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Doris Sylvanus tidak bisa hanya dilihat sebagai persoalan keterbatasan fasilitas. Ia menilai, akar masalah justru terletak pada tidak tertibnya sistem rujukan layanan kesehatan. Menurut Gubernur, sebagai rumah sakit rujukan provinsi, RSUD Doris seharusnya menerima pasien yang […]

expand_less