Minggu, 1 Nov 2026
light_mode
Beranda » Hukum » Kejar-kejaran di Trans Kalimantan Berujung Penangkapan Kurir Narkoba 35 Kg

Kejar-kejaran di Trans Kalimantan Berujung Penangkapan Kurir Narkoba 35 Kg

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
  • visibility 216
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangkaraya – Aparat Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah membongkar upaya penyelundupan narkotika skala besar setelah menggagalkan pelarian dua pria yang membawa puluhan kilogram sabu di Jalan Trans Kalimantan. Aksi pengejaran berlangsung dramatis hingga ke kawasan hutan sebelum polisi berhasil menangkap kedua pelaku.

Kapolda Kalimantan Tengah, Iwan Kurniawan, menjelaskan polisi mulai menaruh curiga terhadap sebuah mobil Toyota Raize merah yang melintas pada Selasa dini hari (10/2/2026) sekitar pukul 02.30 WIB. Saat petugas berupaya menghentikan kendaraan tersebut untuk pemeriksaan, pengemudi justru memacu mobil dan berusaha kabur.

“Petugas langsung melakukan pengejaran karena kendaraan tidak mengindahkan perintah berhenti,” kata Iwan Kurniawan saat memberikan keterangan pers di Palangka Raya, Rabu (18/2/2026).

Pengejaran berakhir di ruas Jalan Trans Kalimantan yang berbatasan dengan kawasan hutan. Ketika mobil melambat, dua pria di dalamnya membuka pintu dan melompat keluar lalu melarikan diri ke semak-semak. Polisi mengamankan kendaraan di lokasi, kemudian berkoordinasi dengan warga sekitar untuk melakukan penyisiran.

Upaya pencarian berlangsung hampir 12 jam hingga akhirnya kedua pelaku berhasil ditemukan dan ditangkap. Dari penggeledahan kendaraan, petugas menemukan 33 paket besar kristal putih yang diduga sabu dengan berat kotor sekitar 35,1 kilogram. Polisi juga menyita ribuan butir pil yang diduga ekstasi, uang tunai, dua unit telepon genggam, serta mobil yang digunakan untuk mengangkut barang haram tersebut.

“Kami menduga kuat ini bagian dari jaringan peredaran narkotika lintas wilayah. Penyidikan kami kembangkan untuk membongkar pemasok dan penerimanya,” tegas Kapolda.

Polisi telah menetapkan kedua pria sebagai tersangka dan menahan keduanya di Mapolda Kalteng. Aparat memastikan pengembangan kasus terus berjalan untuk memutus mata rantai peredaran narkotika di Kalimantan Tengah. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kalteng Setor Rp5,56 Triliun ke Negara, Teras Narang: Harus Kembali Dirasakan Daerah

    Kalteng Setor Rp5,56 Triliun ke Negara, Teras Narang: Harus Kembali Dirasakan Daerah

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 102
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Kalimantan Tengah kembali menunjukkan perannya sebagai salah satu penopang penerimaan negara. Hingga akhir Mei 2026, penerimaan APBN dari provinsi ini menembus Rp5,56 triliun. Namun, besarnya kontribusi tersebut dinilai belum cukup apabila tidak diikuti peningkatan kesejahteraan masyarakat dan dukungan pembangunan yang lebih besar dari pemerintah pusat. Sorotan itu disampaikan anggota DPD RI […]

  • KPK Siap Lelang 108 Aset Rampasan Koruptor Senilai Rp311 Miliar

    KPK Siap Lelang 108 Aset Rampasan Koruptor Senilai Rp311 Miliar

    • calendar_month Ming, 7 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 98
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Uang hasil korupsi tidak selalu berakhir dalam bentuk rekening rahasia atau tumpukan uang tunai. Sebagian berubah menjadi rumah mewah, apartemen, kendaraan, barang elektronik, hingga barang-barang bermerek. Kini, aset-aset tersebut akan kembali ke negara melalui mekanisme lelang yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pada 18 Juni 2026 mendatang, KPK akan melelang 108 aset […]

  • Mahasiswa Kelompok BBK Unair Ajak Warga Bakalrejo Sulap Sampah Dapur Jadi Eco Enzyme

    Mahasiswa Kelompok BBK Unair Ajak Warga Bakalrejo Sulap Sampah Dapur Jadi Eco Enzyme

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 95
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Lamongan – Tumpukan sampah bioorganik dari aktivitas rumah tangga masih menjadi momok di banyak daerah, termasuk Desa Bakalrejo. Sampah dapur yang selama ini berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan menyumbang sekitar 30 persen timbunan limbah, kini mulai dilawan dengan cara berbeda. Kelompok Belajar Bersama Komunitas (BBK) Universitas Airlangga turun langsung ke tengah warga […]

  • KPK Sulap Aset Koruptor Jadi Milik Negara, KPU dan Polri Kebagian Rp4,2 Miliar

    KPK Sulap Aset Koruptor Jadi Milik Negara, KPU dan Polri Kebagian Rp4,2 Miliar

    • calendar_month Rab, 1 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 146
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menunjukkan bahwa perang melawan korupsi tidak berhenti di ruang sidang. Setelah menghukum pelaku, lembaga antirasuah kini memastikan hasil kejahatan juga direbut kembali untuk negara. KPK resmi menyerahkan aset rampasan tindak pidana korupsi senilai lebih dari Rp4,2 miliar kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI dan Kepolisian Republik Indonesia […]

  • Pancasila Sudah Hidup di Tanah Dayak Sebelum Menjadi Dasar Negara

    Pancasila Sudah Hidup di Tanah Dayak Sebelum Menjadi Dasar Negara

    • calendar_month Sen, 1 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Huma Betang, Warisan Kalimantan Tengah untuk Indonesia Setiap tanggal 1 Juni, bangsa Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila sebagai momentum mengenang lahirnya dasar negara yang digagas oleh Presiden Soekarno pada 1945. Namun jauh sebelum Pancasila resmi menjadi fondasi kehidupan berbangsa, nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sejatinya telah hidup dan dipraktikkan oleh masyarakat Dayak di Kalimantan Tengah. […]

  • Kepala BGN Dicopot, Presiden Prabowo Ganti Pimpinan Program MBG

    Kepala BGN Dicopot, Presiden Prabowo Ganti Pimpinan Program MBG

    • calendar_month Sel, 2 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 197
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan besar di Badan Gizi Nasional (BGN) dengan mencopot Kepala BGN Dadan Hindayana dan dua wakilnya, Lodewyk Pusung serta Sony Sanjaya. Langkah tersebut diumumkan langsung pemerintah di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (02/06/2026), setelah dilakukan evaluasi kinerja selama hampir satu setengah tahun terakhir. Perombakan ini menandai babak baru […]

expand_less