Kejar-kejaran di Trans Kalimantan Berujung Penangkapan Kurir Narkoba 35 Kg
- account_circle D'Borneo
- calendar_month Rab, 18 Feb 2026
- visibility 179
- comment 0 komentar

Kapolda Kalteng Iwan Kurniawan menyampaikan pengungkapan kasus.
DAYABORNEO, Palangkaraya – Aparat Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah membongkar upaya penyelundupan narkotika skala besar setelah menggagalkan pelarian dua pria yang membawa puluhan kilogram sabu di Jalan Trans Kalimantan. Aksi pengejaran berlangsung dramatis hingga ke kawasan hutan sebelum polisi berhasil menangkap kedua pelaku.
Kapolda Kalimantan Tengah, Iwan Kurniawan, menjelaskan polisi mulai menaruh curiga terhadap sebuah mobil Toyota Raize merah yang melintas pada Selasa dini hari (10/2/2026) sekitar pukul 02.30 WIB. Saat petugas berupaya menghentikan kendaraan tersebut untuk pemeriksaan, pengemudi justru memacu mobil dan berusaha kabur.
“Petugas langsung melakukan pengejaran karena kendaraan tidak mengindahkan perintah berhenti,” kata Iwan Kurniawan saat memberikan keterangan pers di Palangka Raya, Rabu (18/2/2026).
Pengejaran berakhir di ruas Jalan Trans Kalimantan yang berbatasan dengan kawasan hutan. Ketika mobil melambat, dua pria di dalamnya membuka pintu dan melompat keluar lalu melarikan diri ke semak-semak. Polisi mengamankan kendaraan di lokasi, kemudian berkoordinasi dengan warga sekitar untuk melakukan penyisiran.
Upaya pencarian berlangsung hampir 12 jam hingga akhirnya kedua pelaku berhasil ditemukan dan ditangkap. Dari penggeledahan kendaraan, petugas menemukan 33 paket besar kristal putih yang diduga sabu dengan berat kotor sekitar 35,1 kilogram. Polisi juga menyita ribuan butir pil yang diduga ekstasi, uang tunai, dua unit telepon genggam, serta mobil yang digunakan untuk mengangkut barang haram tersebut.
“Kami menduga kuat ini bagian dari jaringan peredaran narkotika lintas wilayah. Penyidikan kami kembangkan untuk membongkar pemasok dan penerimanya,” tegas Kapolda.
Polisi telah menetapkan kedua pria sebagai tersangka dan menahan keduanya di Mapolda Kalteng. Aparat memastikan pengembangan kasus terus berjalan untuk memutus mata rantai peredaran narkotika di Kalimantan Tengah. (red-fe)
- Penulis: D'Borneo

Saat ini belum ada komentar