Minggu, 1 Nov 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Kalteng Setor Rp5,56 Triliun ke Negara, Teras Narang: Harus Kembali Dirasakan Daerah

Kalteng Setor Rp5,56 Triliun ke Negara, Teras Narang: Harus Kembali Dirasakan Daerah

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sel, 30 Jun 2026
  • visibility 102
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya – Kalimantan Tengah kembali menunjukkan perannya sebagai salah satu penopang penerimaan negara. Hingga akhir Mei 2026, penerimaan APBN dari provinsi ini menembus Rp5,56 triliun. Namun, besarnya kontribusi tersebut dinilai belum cukup apabila tidak diikuti peningkatan kesejahteraan masyarakat dan dukungan pembangunan yang lebih besar dari pemerintah pusat.

Sorotan itu disampaikan anggota DPD RI asal Kalimantan Tengah, Dr. Agustin Teras Narang, menanggapi laporan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kalteng yang mencatat pendapatan dan hibah APBN telah mencapai 47,68 persen dari target atau melonjak 77,69 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Kenaikan penerimaan negara ditopang kuat oleh Pajak Penghasilan (PPh) Nonmigas, Pajak Pertambahan Nilai (PPN), serta lonjakan Bea Keluar dari ekspor minyak sawit mentah (CPO) beserta produk turunannya. Aktivitas sektor perkebunan, kehutanan, perdagangan, hingga pertambangan masih menjadi mesin utama perekonomian daerah.

Namun bagi Teras Narang, keberhasilan tersebut tidak boleh berhenti sebagai angka dalam laporan fiskal.

“Jangan sampai pertumbuhan ekonomi hanya dinikmati korporasi. Manfaatnya harus sampai kepada petani, pelaku UMKM, dan masyarakat yang menjadi bagian dari roda ekonomi daerah,” dikutip dari media sosialnya, Selasa (30/6/2026).

Mantan Gubernur Kalimantan Tengah itu juga berharap besarnya kontribusi Kalteng terhadap kas negara menjadi pertimbangan pemerintah pusat untuk meningkatkan alokasi Transfer ke Daerah pada tahun anggaran berikutnya. Menurutnya, dukungan fiskal sangat dibutuhkan agar pembangunan daerah tidak tertahan oleh kebijakan efisiensi anggaran.

Selain itu, ia mendorong pemerintah daerah mulai mengurangi ketergantungan pada sektor komoditas. Pengembangan UMKM, industri kreatif, hilirisasi produk lokal, hingga inovasi teknologi harus menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru agar fondasi ekonomi Kalteng lebih kuat.

Menurut Teras, keberhasilan pembangunan bukan hanya diukur dari besarnya pajak yang masuk ke kas negara, tetapi dari meningkatnya kualitas hidup masyarakat. “Daerah yang memberi kontribusi besar kepada negara juga harus memperoleh kesempatan yang lebih besar untuk berkembang,” tegasnya. (red-fe) 

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Murung Raya Genap 24 Tahun, Saatnya Potensi Daerah Naik Kelas

    Murung Raya Genap 24 Tahun, Saatnya Potensi Daerah Naik Kelas

    • calendar_month Ming, 2 Agu 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 98
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Puruk Cahu – Kabupaten Murung Raya resmi menginjak usia ke-24. Di balik seremoni upacara dan perayaan hari jadi, tersimpan pekerjaan besar yang masih harus diselesaikan, yakni mengubah kekayaan sumber daya alam menjadi kesejahteraan yang benar-benar dirasakan masyarakat. Peringatan Hari Jadi ke-24 Murung Raya dipimpin langsung Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, dan berlangsung di halaman […]

  • Tambang Tanpa Izin Direbut Negara, 1.699 Hektare Lahan PT AKT Resmi Dikuasai Satgas PKH

    Tambang Tanpa Izin Direbut Negara, 1.699 Hektare Lahan PT AKT Resmi Dikuasai Satgas PKH

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 326
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Negara akhirnya memukul meja. Lahan tambang batu bara seluas 1.699 hektare di Kalimantan Tengah yang bertahun-tahun dikuasai PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT) tanpa izin resmi kini direbut kembali. Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) mengeksekusi pengambilalihan kawasan tersebut pada Kamis (22/1/2026), sekaligus mengakhiri praktik tambang ilegal yang dinilai merugikan keuangan […]

  • Kemenag Putuskan 1 Syawal 1447 Hijriah pada 19 Maret

    Kemenag Putuskan 1 Syawal 1447 Hijriah pada 19 Maret

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 166
    • 0Komentar

    DAYABONEO, JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Agama memastikan akan menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah melalui sidang isbat pada 19 Maret 2026. Sidang penentuan hari raya itu digelar di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta, mulai pukul 16.00 WIB, bertepatan dengan 29 Ramadan 1447 H. Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad, menegaskan seluruh […]

  • Pengawasan Laut Diperketat, Dislutkan Kalteng Gandeng PSDKP Pontianak

    Pengawasan Laut Diperketat, Dislutkan Kalteng Gandeng PSDKP Pontianak

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 83
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengencangkan pengawasan laut. Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kalteng menggandeng Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP Pontianak untuk memperkuat pengawasan dan penegakan hukum di wilayah perairan Kalteng yang memiliki garis pantai sekitar 750 kilometer. Komitmen tersebut ditegaskan dalam pertemuan antara Kepala Dislutkan Kalteng Sri […]

  • Gubernur Kalteng Ikuti Rapur Pidato Prabowo di HUT ke-81 RI

    Gubernur Kalteng Ikuti Rapur Pidato Prabowo di HUT ke-81 RI

    • calendar_month Jum, 14 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 71
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai memasuki rangkaian agenda kenegaraan. Di Kalimantan Tengah, Gubernur Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo hadir dalam Rapat Paripurna DPRD Kalteng untuk mengikuti penyampaian Pidato Kenegaraan Presiden RI, Jumat (14/8/2026). Rapat berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalimantan Tengah. Ketua DPRD Kalteng Arton […]

  • Gubernur Agustiar Rombak Pejabat Pemprov: Stop Kerja Seremonial

    Gubernur Agustiar Rombak Pejabat Pemprov: Stop Kerja Seremonial

    • calendar_month Sel, 26 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 95
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran kembali mengguncang struktur birokrasi Pemerintah Provinsi Kalteng. Enam pejabat tinggi pratama resmi dilantik di Istana Isen Mulang, Selasa (26/5/2026), dengan pesan keras: jabatan bukan tempat nyaman, tetapi medan pengabdian untuk rakyat. Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Nomor 100.3.3.1/153/2026 tentang Pelantikan Pejabat Tinggi Pratama di Lingkungan […]

expand_less