Sabtu, 12 Sep 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Kalteng Setor Rp5,56 Triliun ke Negara, Teras Narang: Harus Kembali Dirasakan Daerah

Kalteng Setor Rp5,56 Triliun ke Negara, Teras Narang: Harus Kembali Dirasakan Daerah

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sel, 30 Jun 2026
  • visibility 87
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya Kalimantan Tengah kembali menunjukkan perannya sebagai salah satu penopang penerimaan negara. Hingga akhir Mei 2026, penerimaan APBN dari provinsi ini menembus Rp5,56 triliun. Namun, besarnya kontribusi tersebut dinilai belum cukup apabila tidak diikuti peningkatan kesejahteraan masyarakat dan dukungan pembangunan yang lebih besar dari pemerintah pusat.

Sorotan itu disampaikan anggota DPD RI asal Kalimantan Tengah, Dr. Agustin Teras Narang, menanggapi laporan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kalteng yang mencatat pendapatan dan hibah APBN telah mencapai 47,68 persen dari target atau melonjak 77,69 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Kenaikan penerimaan negara ditopang kuat oleh Pajak Penghasilan (PPh) Nonmigas, Pajak Pertambahan Nilai (PPN), serta lonjakan Bea Keluar dari ekspor minyak sawit mentah (CPO) beserta produk turunannya. Aktivitas sektor perkebunan, kehutanan, perdagangan, hingga pertambangan masih menjadi mesin utama perekonomian daerah.

Namun bagi Teras Narang, keberhasilan tersebut tidak boleh berhenti sebagai angka dalam laporan fiskal.

“Jangan sampai pertumbuhan ekonomi hanya dinikmati korporasi. Manfaatnya harus sampai kepada petani, pelaku UMKM, dan masyarakat yang menjadi bagian dari roda ekonomi daerah,” dikutip dari media sosialnya, Selasa (30/6/2026).

Mantan Gubernur Kalimantan Tengah itu juga berharap besarnya kontribusi Kalteng terhadap kas negara menjadi pertimbangan pemerintah pusat untuk meningkatkan alokasi Transfer ke Daerah pada tahun anggaran berikutnya. Menurutnya, dukungan fiskal sangat dibutuhkan agar pembangunan daerah tidak tertahan oleh kebijakan efisiensi anggaran.

Selain itu, ia mendorong pemerintah daerah mulai mengurangi ketergantungan pada sektor komoditas. Pengembangan UMKM, industri kreatif, hilirisasi produk lokal, hingga inovasi teknologi harus menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru agar fondasi ekonomi Kalteng lebih kuat.

Menurut Teras, keberhasilan pembangunan bukan hanya diukur dari besarnya pajak yang masuk ke kas negara, tetapi dari meningkatnya kualitas hidup masyarakat. “Daerah yang memberi kontribusi besar kepada negara juga harus memperoleh kesempatan yang lebih besar untuk berkembang,” tegasnya. (red-fe) 

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Gubernur Bertemu di Istana, Kalteng–Kalsel Diminta Tinggalkan Seremoni dan Fokus Hasil Nyata

    Dua Gubernur Bertemu di Istana, Kalteng–Kalsel Diminta Tinggalkan Seremoni dan Fokus Hasil Nyata

    • calendar_month Sab, 18 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 48
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pertemuan antara Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran dan Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin bersama jajaran Forkopimda di Istana Isen Mulang, Kamis (16/04/2026), tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi. Pemerintah daerah didorong untuk segera mengubah pola kerja dari seremonial menuju kolaborasi nyata yang berdampak langsung ke masyarakat. Dalam pertemuan tersebut, Agustiar menekankan bahwa hubungan […]

  • Inflasi Kalteng Tembus 4,96 Persen, Kapuas Jadi Daerah dengan Kenaikan Tertinggi

    Inflasi Kalteng Tembus 4,96 Persen, Kapuas Jadi Daerah dengan Kenaikan Tertinggi

    • calendar_month Sel, 1 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 35
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Tekanan harga di Kalimantan Tengah masih cukup tinggi. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalteng mencatat inflasi tahunan pada Agustus 2026 mencapai 4,96 persen, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 113,06. Angka tersebut menunjukkan harga barang dan jasa yang dikonsumsi masyarakat mengalami kenaikan dibandingkan Agustus 2025. Kepala BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Toto Haryanto […]

  • Delapan Desa di Rungan Hulu Menjerit Butuh Air Bersih, Sengkon: Jadi Prioritas Saya

    Delapan Desa di Rungan Hulu Menjerit Butuh Air Bersih, Sengkon: Jadi Prioritas Saya

    • calendar_month Rab, 9 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 16
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Krisis air bersih ternyata masih membayangi warga di pelosok Gunung Mas. Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Sengkon, mengungkap temuan mengejutkan usai blusukan ke delapan desa di Kecamatan Rungan Hulu saat masa reses. Politikus Partai Perindo dari Daerah Pemilihan Kalteng I—yang mencakup Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan, dan Gunung Mas—ini membeberkan […]

  • Kanwil Kemenkum Kalteng Kawal Lima Raperbup Gunung Mas

    Kanwil Kemenkum Kalteng Kawal Lima Raperbup Gunung Mas

    • calendar_month Kam, 30 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 254
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Tengah kembali menunjukkan peran strategisnya dalam mengawal pembentukan produk hukum daerah yang berkualitas. Melalui Rapat Pengharmonisasian, Pembulatan, dan Pemantapan Konsepsi, Kanwil Kemenkum Kalteng membahas lima Rancangan Peraturan Bupati (Raperbup) Kabupaten Gunung Mas guna memastikan regulasi yang disusun memiliki landasan hukum kuat, selaras dengan aturan yang lebih […]

  • Publik Pertanyakan Keterbukaan PT GJP dalam Kerja Sama Pengelolaan Pluit Junction

    Publik Pertanyakan Keterbukaan PT GJP dalam Kerja Sama Pengelolaan Pluit Junction

    • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 58
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Rencana optimalisasi pengelolaan Mal Pluit Junction melalui kerja sama antara PT Jakarta Propertindo (Perseroda) dan PT Grha Jaya Pradana (GJP) memantik diskusi di ruang publik. Sejumlah pihak menilai perlu ada keterbukaan lebih luas, terutama menyangkut profil mitra swasta yang terlibat dalam pengelolaan aset milik daerah. Informasi kerja sama tersebut pertama kali disampaikan […]

  • PLN Buka Suara Soal Pemadaman Listrik Bergilir di Palangka Raya

    PLN Buka Suara Soal Pemadaman Listrik Bergilir di Palangka Raya

    • calendar_month Sel, 28 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 31
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Setelah berhari-hari menjadi sasaran keluhan masyarakat akibat pemadaman listrik bergilir, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Palangka Raya akhirnya memberikan penjelasan resmi. Perusahaan pelat merah itu mengakui gangguan yang terjadi berasal dari kerusakan sejumlah pembangkit besar pada sistem interkoneksi Kalimantan, sehingga pasokan listrik tidak mampu memenuhi kebutuhan pelanggan. Penjelasan tersebut […]

expand_less