Jumat, 30 Okt 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Prabowo: Masa Depan Indonesia Ditentukan Ilmu Pengetahuan, Bukan Sekadar Kekayaan Alam

Prabowo: Masa Depan Indonesia Ditentukan Ilmu Pengetahuan, Bukan Sekadar Kekayaan Alam

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sen, 29 Jun 2026
  • visibility 73
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa masa depan Indonesia tidak lagi cukup bergantung pada melimpahnya sumber daya alam. Kemajuan bangsa, menurutnya, hanya dapat dicapai melalui penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi yang lahir dari perguruan tinggi serta lembaga riset nasional.

Pesan tersebut disampaikan Presiden saat membuka Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) Tahun 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jumat (26/6/2026).

Di hadapan ratusan guru besar, akademisi, peneliti, dan pimpinan perguruan tinggi dari seluruh Indonesia, Prabowo menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya forum yang dinilainya menjadi ruang strategis untuk merumuskan arah pembangunan Indonesia berbasis ilmu pengetahuan.

Presiden mengatakan, sejarah telah membuktikan bahwa setiap lompatan besar dalam peradaban manusia selalu diawali oleh kemajuan sains dan teknologi. Mulai dari revolusi pertanian yang mengubah pola hidup manusia hingga perkembangan industri modern, seluruhnya lahir dari kekuatan riset dan inovasi.

Karena itu, pemerintah berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan kalangan akademisi dalam menyusun berbagai kebijakan strategis nasional. Menurut Prabowo, kehadiran para ilmuwan di lingkaran pengambilan keputusan merupakan kebutuhan agar setiap kebijakan didasarkan pada data, penelitian, dan kajian ilmiah.

“Kemajuan sebuah negara sangat ditentukan oleh kemampuan mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan sumber daya manusia yang unggul,” ujar Presiden.

Prabowo menilai perguruan tinggi tidak boleh hanya menjadi tempat mencetak lulusan, tetapi harus tampil sebagai pusat lahirnya solusi atas berbagai persoalan bangsa, mulai dari ketahanan pangan, energi, kesehatan, hingga transformasi industri.

Ia berharap Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026 mampu melahirkan rekomendasi konkret yang dapat diterapkan pemerintah dalam mempercepat pembangunan nasional. Sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, industri, dan komunitas riset diyakini akan memperkuat daya saing Indonesia di tengah kompetisi global yang semakin ketat.

Bagi Prabowo, investasi terbesar bangsa bukan hanya pembangunan infrastruktur fisik, melainkan pembangunan manusia yang cerdas, kreatif, dan mampu menghasilkan inovasi. Dengan fondasi tersebut, Indonesia diyakini mampu menjadi negara maju yang disegani di tingkat dunia. (red-fe) 

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPR Resmi Sahkan UU Polri

    DPR Resmi Sahkan UU Polri

    • calendar_month Sel, 9 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 75
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Setelah melalui pembahasan panjang dan menyerap berbagai masukan publik, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI akhirnya mengesahkan revisi Undang-Undang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Pengesahan tersebut menandai fase baru reformasi kelembagaan Polri yang selama beberapa tahun terakhir menjadi sorotan publik terkait profesionalisme, pengawasan, dan akuntabilitas. Keputusan itu diambil dalam Rapat Paripurna DPR RI di […]

  • Gubernur Kalteng Berangkatkan 323 Penumpang Bus Gratis Nataru

    Gubernur Kalteng Berangkatkan 323 Penumpang Bus Gratis Nataru

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 152
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali menghadirkan layanan transportasi publik bagi masyarakat melalui program Angkutan Bus Gratis dalam rangka menyambut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Program tersebut ditandai dengan pelepasan sembilan unit bus oleh Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran di Pos Terpadu Polisi Kawasan Bundaran Besar Palangka Raya, Senin (22/12/2025). Kepala […]

  • Cabut Izin Asmin Bara Bronang! Jangan Lagi Rakyat dan Aparat Dibenturkan

    Cabut Izin Asmin Bara Bronang! Jangan Lagi Rakyat dan Aparat Dibenturkan

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 160
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Konflik lahan antara masyarakat adat dan PT Asmin Bara Bronang (ABB) menjadi perhatian publik. Warga menuding terjadi penggusuran paksa tanpa izin, tanpa pemberitahuan, dan tanpa ganti rugi. Di lapangan, ketegangan tak terhindarkan. Aparat dan warga berhadap-hadapan, sementara perusahaan dinilai justru luput dari sorotan. Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Bambang Irawan, […]

  • Perbaikan Pengadaan Jadi Titik Krusial di Barito Timur

    Perbaikan Pengadaan Jadi Titik Krusial di Barito Timur

    • calendar_month Rab, 27 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 55
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menempatkan tata kelola pengadaan barang dan jasa sebagai titik paling krusial dalam pembenahan keuangan daerah di Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah. Di tengah keterbatasan fiskal dan tingginya kebutuhan pembangunan, KPK mengingatkan setiap proyek pemerintah harus berjalan transparan, kompetitif, dan bebas dari pengondisian. Melalui Direktorat Koordinasi dan Supervisi (Korsup) […]

  • Dolar Tembus Rp18.000 Lagi, BI Buka Suara!

    Dolar Tembus Rp18.000 Lagi, BI Buka Suara!

    • calendar_month Sel, 29 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 18
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Dolar Amerika Serikat (AS) kembali menembus Rp18.000, Selasa (29/9/2026). Bank Indonesia (BI) menyebut rupiah sedang dihantam tekanan global yang datang bertubi-tubi, mulai dari harga minyak di atas US$108 per barel hingga imbal hasil surat utang AS yang menyentuh level tertinggi sejak 2007. Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI Erwin […]

  • DPRD Kalteng Dorong Perda Bantuan Hukum, Warga Miskin Dinilai Masih Sulit Akses Pendampingan

    DPRD Kalteng Dorong Perda Bantuan Hukum, Warga Miskin Dinilai Masih Sulit Akses Pendampingan

    • calendar_month Jum, 15 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 113
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — DPRD Provinsi Kalimantan Tengah mendorong Pemerintah Provinsi Kalteng segera menyusun regulasi khusus terkait bantuan hukum bagi masyarakat miskin. Langkah itu dinilai penting karena masih banyak warga kurang mampu kesulitan memperoleh pendampingan hukum saat berhadapan dengan persoalan hukum. Dorongan tersebut disampaikan DPRD dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Kalimantan Tengah Tahun […]

expand_less