Sirajul Rahman Siap Kawal Aspirasi Warga soal Infrastruktur Jalan dan Jembatan
- account_circle fe
- calendar_month Kam, 10 Sep 2026
- visibility 3
- comment 0 komentar

Dok. Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Sirajul Rahman
PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Persoalan infrastruktur jalan dan jembatan masih menjadi pekerjaan rumah yang dirasakan langsung masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Tengah 4. Aspirasi itu mengemuka saat Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Sirajul Rahman, menyerap masukan masyarakat dalam kegiatan reses.
Sirajul mengatakan, infrastruktur jalan menjadi kebutuhan mendasar karena setiap hari digunakan masyarakat untuk menjalankan berbagai aktivitas. Kondisi jalan yang kurang memadai bahkan dapat semakin menyulitkan warga ketika hujan dan banjir melanda.
“Karena memang permasalahan masyarakat sekarang itu kan yang dirasakan oleh orang banyak dilalui tiap hari ya jalan,” ujar Sirajul, Kamis (10/9/2026).
Dalam reses di sejumlah wilayah, warga Desa Juking Pajang menyampaikan kebutuhan peningkatan jalan. Aspirasi serupa juga datang dari masyarakat Puruk Cahu Seberang dan Desa Sabuai.
Sirajul menyebut, terdapat akses yang masih dapat dilalui ketika kondisi normal, tetapi menjadi persoalan saat terjadi banjir. Salah satunya akses menuju Desa Muara Sumpoy yang tidak dapat dilalui ketika air meluap.
Karena itu, peningkatan badan jalan dengan cara meninggikan permukaan dinilai dapat menjadi solusi agar mobilitas warga tidak langsung terputus ketika banjir.
“Nah kalau misalnya peningkatan ditinggikan ya, diuruk ditinggii bisa lewat walaupun banjir mereka masih bisa masuk ke desa,” katanya.
Persoalan infrastruktur tidak berhenti pada jalan. Jembatan juga menjadi kebutuhan penting, terutama karena karakter wilayah Kalteng memiliki banyak sungai dan anak sungai.
Di Desa Bahitom, misalnya, masyarakat masih menggunakan jembatan kayu yang kondisinya membutuhkan perhatian. Beberapa bagian, termasuk sambungan baut, mengalami masalah.
“Jadi yang perlu diperhatikan oleh pemerintah ya. Karena di sana itu kan kita tahu karakter di daerah kita itu anak-anak sungai juga banyak di jalan ya. Jadi akhirnya ya kita tidak hanya memberikan jalan, tapi juga jembatan,” kata Sirajul.
Warga juga mengusulkan pembangunan jembatan permanen agar akses lebih kuat dan tidak mudah mengalami kerusakan. Salah satu jembatan di wilayah Murung Raya turut menjadi perhatian masyarakat untuk direhabilitasi dan dibangun dengan konstruksi beton.
Selain infrastruktur, warga Buntok menyampaikan kebutuhan satu unit ambulans. Sementara masyarakat Kelurahan Beriwit mengusulkan tempat bagi Kelompok Penggali Kubur (KPK) untuk menyimpan peralatan dan ambulans.
Sirajul menegaskan, berbagai aspirasi tersebut akan dikawal dengan mempertimbangkan kewenangan pemerintah daerah serta kemampuan anggaran.
“Ya, tentu jika anggaran ada dari pemerintah daerah ya itu bisa direalisasikan,” ujarnya. (fe)
- Penulis: fe

Saat ini belum ada komentar