Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » KPK OTT Bupati Pekalongan, Ini Dugaan Korupsi di Baliknya

KPK OTT Bupati Pekalongan, Ini Dugaan Korupsi di Baliknya

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
  • visibility 70
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Pekalongan, FAR, dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan korupsi pengadaan jasa outsourcing di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. KPK langsung menetapkan  Fadia Arafiq (FAR) sebagai tersangka dan menahannya selama 20 hari pertama di Rutan Cabang Gedung Merah Putih KPK, terhitung sejak 4 hingga 23 Maret 2026.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menegaskan, penangkapan ini berkaitan dengan dugaan konflik kepentingan serius dalam pengadaan proyek pemerintah daerah.

“KPK menetapkan FAR selaku Bupati Pekalongan sebagai tersangka terkait dugaan tindak pidana korupsi pengadaan jasa outsourcing dan pengadaan lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan,” kata Budi Prasetyo dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (4/3/2026).

KPK mengungkap, perkara ini bermula dari aktivitas perusahaan keluarga FAR, yakni PT RNB, yang selama periode 2023–2026 menjadi vendor penyedia jasa outsourcing di sejumlah dinas, rumah sakit daerah, hingga kantor kecamatan di Pekalongan.

Perusahaan tersebut tidak berdiri jauh dari lingkar kekuasaan. Suami FAR, ASH, tercatat sebagai komisaris, sementara anaknya, MSA, menjabat direktur. KPK menduga FAR sendiri bertindak sebagai beneficial owner atau penerima manfaat utama dari perusahaan itu.

Tak hanya itu, sebagian besar pegawai PT RNB disebut berasal dari tim sukses FAR saat pemilihan kepala daerah. Mereka kemudian ditempatkan di berbagai perangkat daerah.

KPK menduga FAR tidak tinggal diam. Ia diduga mengerahkan anaknya MSA dan orang kepercayaannya, RUL, untuk menekan kepala dinas agar memenangkan PT RNB dalam berbagai proyek pengadaan.

“Para kepala dinas diduga diintervensi agar memenangkan PT RNB atau yang disebut sebagai ‘Perusahaan Ibu’, meskipun terdapat penawaran lain yang lebih rendah,” ungkap Budi.

Sepanjang 2023 hingga 2026, nilai kontrak yang mengalir dari perangkat daerah kepada PT RNB mencapai sekitar Rp46 miliar. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp22 miliar digunakan untuk membayar gaji pegawai outsourcing.

Namun, KPK menduga sekitar Rp19 miliar atau 41 persen dari total transaksi justru mengalir dan dinikmati keluarga bupati.

Dalam operasi tersebut, penyidik turut menyita satu unit kendaraan serta sejumlah barang bukti elektronik milik pihak-pihak terkait.

Atas perbuatannya, FAR dijerat dengan Pasal 12 huruf i dan Pasal 12B Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang mengatur larangan bagi pejabat negara terlibat dalam proyek yang berada dalam pengawasan atau kewenangannya. Jika terbukti bersalah, FAR terancam hukuman berat sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dihujani Sorotan Publik, BPBD Bartim Buka Fakta di Balik Penghargaan Kontroversial

    Dihujani Sorotan Publik, BPBD Bartim Buka Fakta di Balik Penghargaan Kontroversial

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 92
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Tamiang Layang – Polemik penghargaan untuk PT Bartim Coalindo akhirnya meledak ke ruang klarifikasi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Damkar Kabupaten Barito Timur angkat bicara secara terbuka dan tegas, menepis tudingan miring yang beredar luas di media sosial. Dalam jumpa pers yang digelar Rabu (11/2/2026) di Kantor BPBD Damkar Bartim, Kepala Pelaksana BPBD Ahmad […]

  • Tambun Bungai Run Jadi Ruang Aktualisasi Semangat Bela Negara di Kalteng

    Tambun Bungai Run Jadi Ruang Aktualisasi Semangat Bela Negara di Kalteng

    • calendar_month Ming, 21 Des 2025
    • account_circle fe
    • visibility 138
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Semangat Hari Bela Negara dan Hari Juang Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) Tahun 2025 di Kalimantan Tengah diwujudkan melalui kegiatan Tambun Bungai Run yang berlangsung di Lapangan Markas Komando Daerah Militer (Makodam) XII/Tanjungpura, Minggu (21/12/2025). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran bersama jajaran TNI dan […]

  • Ekspor Batu Bara Indonesia Anjlok 20 Persen

    Ekspor Batu Bara Indonesia Anjlok 20 Persen

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 182
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Kinerja ekspor batu bara Indonesia sepanjang Januari hingga November 2025 mengalami penurunan tajam. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor komoditas batu bara terkoreksi hingga 20,27 persen secara kumulatif, menjadi US$22,17 miliar atau setara Rp371,3 triliun dengan asumsi kurs Rp16.748 per dolar AS. Angka tersebut terpaut cukup jauh dibandingkan capaian periode yang […]

  • Pemkot Palangka Raya Tutup Diskotik dan Bar Selama Ramadan, Sanksi Kurungan Bagi Pelanggar

    Pemkot Palangka Raya Tutup Diskotik dan Bar Selama Ramadan, Sanksi Kurungan Bagi Pelanggar

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 70
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Kota Palangka Raya mengambil langkah tegas menjelang Ramadan 1447 Hijriah dengan mengunci operasional diskotik, klub malam, dan bar hingga Idulfitri 2026. Kebijakan ini diterapkan untuk menjaga ketertiban umum sekaligus menghormati umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa di ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah. Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, memimpin langsung […]

  • Tambang Tanpa Izin Direbut Negara, 1.699 Hektare Lahan PT AKT Resmi Dikuasai Satgas PKH

    Tambang Tanpa Izin Direbut Negara, 1.699 Hektare Lahan PT AKT Resmi Dikuasai Satgas PKH

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 263
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Negara akhirnya memukul meja. Lahan tambang batu bara seluas 1.699 hektare di Kalimantan Tengah yang bertahun-tahun dikuasai PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT) tanpa izin resmi kini direbut kembali. Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) mengeksekusi pengambilalihan kawasan tersebut pada Kamis (22/1/2026), sekaligus mengakhiri praktik tambang ilegal yang dinilai merugikan keuangan […]

  • Mahasiswa Kelompok BBK Unair Ajak Warga Bakalrejo Sulap Sampah Dapur Jadi Eco Enzyme

    Mahasiswa Kelompok BBK Unair Ajak Warga Bakalrejo Sulap Sampah Dapur Jadi Eco Enzyme

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 64
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Lamongan – Tumpukan sampah bioorganik dari aktivitas rumah tangga masih menjadi momok di banyak daerah, termasuk Desa Bakalrejo. Sampah dapur yang selama ini berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan menyumbang sekitar 30 persen timbunan limbah, kini mulai dilawan dengan cara berbeda. Kelompok Belajar Bersama Komunitas (BBK) Universitas Airlangga turun langsung ke tengah warga […]

expand_less