Jumat, 11 Sep 2026
light_mode
Beranda » DPRD Kalteng » Fraksi Golkar Minta Anggaran Penanganan Karhutla Kalteng Diperjelas

Fraksi Golkar Minta Anggaran Penanganan Karhutla Kalteng Diperjelas

  • account_circle fe
  • calendar_month Kam, 10 Sep 2026
  • visibility 16
  • comment 0 komentar

PALANGKA RAYA, Dayaborneo Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Kalimantan Tengah meminta pemerintah memperjelas dukungan anggaran untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dalam Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Kebutuhan pemadaman, personel, sarana penanganan asap, hingga perlindungan masyarakat menjadi bagian yang mendapat perhatian.

Juru Bicara Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Rahadian Fani, menyampaikan hal tersebut dalam Rapat Paripurna ke-3 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026, Kamis (10/9/2026).

Rapat yang membahas pemandangan umum fraksi terhadap Nota Keuangan dan Raperda Perubahan APBD Provinsi Kalimantan Tengah Tahun Anggaran 2026 itu menjadi kesempatan bagi Fraksi Golkar menyampaikan sejumlah catatan terhadap arah perubahan anggaran.

Fraksi Golkar menilai dampak karhutla dan kabut asap tidak hanya dirasakan pada sektor lingkungan. Kondisi tersebut juga dapat berdampak terhadap kesehatan, pendidikan, transportasi, perekonomian dan kehidupan sosial masyarakat.

Atas kondisi tersebut, koordinasi antar pemangku kepentingan dinilai perlu diperkuat, termasuk memastikan perlindungan bagi masyarakat yang terdampak.

“Kami mengimbau seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat koordinasi, mencegah penanganan di lapangan, serta perlindungan bagi masyarakat terdampak,” demikian disampaikan dalam pemandangan fraksi.

Fraksi Golkar juga mengajak masyarakat ikut mencegah terjadinya kebakaran dengan menjaga lingkungan dan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu api. Jika menemukan ciri api atau kejadian kebakaran, masyarakat diminta segera melaporkannya.

Dalam perubahan APBD 2026, Fraksi Golkar turut mencermati proyeksi pendapatan daerah sebesar Rp5,319 miliar lebih yang meningkat sekitar Rp197,651 miliar lebih. Kenaikan tersebut terutama didorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp175,9 miliar lebih.

Pada sisi belanja, belanja operasi turun sekitar Rp275,39 miliar lebih. Sementara belanja bantuan sosial meningkat sekitar Rp28,557 miliar lebih menjadi Rp143,561 miliar lebih. Belanja modal juga naik sekitar Rp103,506 miliar lebih menjadi Rp628,523 miliar lebih.

Fraksi Golkar meminta pemerintah menjelaskan arah realokasi tersebut dan memastikan tambahan belanja didukung kesiapan administrasi, teknis, dasar hukum serta waktu pelaksanaan yang memadai.

Untuk kebutuhan kebencanaan, fraksi meminta penjelasan mengenai anggaran pencegahan dan pemadaman karhutla, kebutuhan personel, sarana penanganan dampak asap serta perlindungan masyarakat selama masa tanggap darurat.

Fraksi Golkar menyatakan Nota Keuangan dan Raperda Perubahan APBD 2026 telah memenuhi syarat untuk diterima dan dibahas lebih lanjut sesuai tahapan yang berlaku. (fe)

  • Penulis: fe

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Pesan Prabowo untuk Sudaryono: Bangun BGN yang Transparan dan Bebas Penyimpangan

    Ini Pesan Prabowo untuk Sudaryono: Bangun BGN yang Transparan dan Bebas Penyimpangan

    • calendar_month Kam, 23 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 28
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menitipkan pesan khusus kepada Sudaryono setelah resmi dipercaya memimpin Badan Gizi Nasional (BGN). Kepala Negara meminta agar seluruh persoalan yang masih membayangi lembaga tersebut tidak dihindari, melainkan diselesaikan secara cepat dengan mengedepankan profesionalisme dan akal sehat. Pesan itu diungkapkan Sudaryono usai menjalani hari pertamanya sebagai Kepala BGN di Jakarta, […]

  • Harga Pangan dan BBM Kompak Naik, Inflasi Kalteng Tembus 4,47 Persen

    Harga Pangan dan BBM Kompak Naik, Inflasi Kalteng Tembus 4,47 Persen

    • calendar_month Rab, 1 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 109
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Kenaikan harga kebutuhan pokok, bahan bakar minyak (BBM), hingga minyak goreng mendorong laju inflasi tahunan (year-on-year/y-on-y) provinsi ini melonjak menjadi 4,47 persen pada Juni 2026. Angka tersebut meningkat tajam dibanding periode yang sama tahun lalu yang hanya 1,06 persen. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah menunjukkan Indeks Harga Konsumen […]

  • UMP Kalteng 2026 Naik 6,12 Persen

    UMP Kalteng 2026 Naik 6,12 Persen

    • calendar_month Jum, 19 Des 2025
    • account_circle fe
    • visibility 240
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah telah menetapkan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP) Tahun 2026 sebesar 6,12 persen melalui SK Gubernur Nomor 188.44/477/2025. Dengan penetapan tersebut, UMP Kalteng 2026 menjadi Rp3.686.138 per bulan, meningkat Rp212.516 dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk tingkat sektoral, UMSP sektor pertambangan ditetapkan sebesar Rp3.714.130, […]

  • Target Taruna Tani Meleset Jauh, Pendaftar Baru 14 Persen

    Target Taruna Tani Meleset Jauh, Pendaftar Baru 14 Persen

    • calendar_month Kam, 6 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 24
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo — Ambisi besar Kalimantan Tengah jadi lumbung pangan nasional ternyata belum diimbangi minat anak muda turun ke sawah. Pendaftaran calon Taruna Tani untuk Pendidikan Tinggi Vokasi Bidang Pertanian baru terisi 25 orang, alias cuma 14 persen dari target. Fakta ini terungkap saat Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo, mewakili Gubernur Agustiar Sabran, […]

  • Hakim Tipikor Turun ke Permukiman Warga, Universitas Pancasila Dorong Kesadaran Hukum dari Akar Rumput

    Hakim Tipikor Turun ke Permukiman Warga, Universitas Pancasila Dorong Kesadaran Hukum dari Akar Rumput

    • calendar_month Sel, 21 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 45
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta Utara – Upaya membangun masyarakat yang taat hukum tidak hanya menjadi tugas aparat penegak hukum di ruang pengadilan. Edukasi langsung kepada masyarakat dinilai menjadi langkah penting agar warga memahami hak dan kewajibannya sebelum persoalan hukum berkembang menjadi konflik. Pesan itu mengemuka dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang diselenggarakan Program Studi Magister Ilmu […]

  • Dua Hari Menyuarakan Aspirasi, Gubernur Agustiar Akhirnya Mau Temui Aliansi

    Dua Hari Menyuarakan Aspirasi, Gubernur Agustiar Akhirnya Mau Temui Aliansi

    • calendar_month Sel, 1 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 51
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Aksi Aliansi Masyarakat Kalimantan Tengah Melawan akhirnya berujung pada pertemuan langsung dengan Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran. Dalam aksi jilid II yang digelar di halaman Kantor Gubernur Kalteng, Selasa (1/9/2026) sore, massa kembali mendesak pemerintah bergerak lebih cepat menangani karhutla dan kabut asap. Massa tidak hanya menyoroti persoalan kebakaran, tetapi […]

expand_less