Jumat, 11 Sep 2026
light_mode
Beranda » Pemprov Kalteng » Wagub Edy Pratowo Tegas: Musim Kemarau Bukan Waktu Membakar Hutan

Wagub Edy Pratowo Tegas: Musim Kemarau Bukan Waktu Membakar Hutan

  • account_circle fe
  • calendar_month 8 jam yang lalu
  • visibility 20
  • comment 0 komentar

PALANGKA RAYA, Dayanorneo Ketika musim kemarau tiba, aktivitas pembakaran hutan tidak bisa dibenarkan. Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo menegaskan aturan tetap berlaku, termasuk terhadap pembakaran yang dikaitkan dengan alasan tertentu maupun kearifan lokal.

Edy menyebut pemerintah daerah sudah memiliki Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur batas aktivitas pembakaran. Regulasi tersebut membedakan kegiatan yang diperbolehkan dan tindakan yang dilarang.

“Kalau sudah masuk musim kemarau, memang tidak boleh,” kata Edy, Jumat (11/9/2026).

Menurut Edy, aturan daerah tidak berdiri sendiri. Pelaksanaan kebijakan juga harus mengikuti regulasi yang kedudukannya lebih tinggi. Salah satunya adalah Instruksi Presiden (Inpres) yang menjadi acuan dalam pelaksanaan aturan terkait pembakaran.

“Kan begini, Inpres itu lebih tinggi daripada Perda sesuai dengan kedudukannya. Jadi, kita harus menyesuaikan. Intinya begitu saja,” ujarnya.

Penegasan itu juga menyentuh persoalan kearifan lokal yang selama ini menjadi bagian dari pengaturan aktivitas masyarakat. Edy mengatakan aspek tersebut bukan berarti seluruh bentuk pembakaran otomatis diperbolehkan.

“Di dalam aturan itu sudah ada yang memuat kearifan lokal, termasuk mana yang diperbolehkan dan mana yang tidak. Itu sudah ada,” jelasnya.

Edy menegaskan ketentuan mengenai kearifan lokal dan batasan pembakaran sebenarnya telah tersedia dalam regulasi yang berlaku di Kalimantan Tengah.

Ia juga menyinggung keberlanjutan Perda serta kemungkinan adanya pencabutan atau revisi setelah persoalan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Namun, menurut Edy, aturan yang membedakan aktivitas pembakaran berdasarkan ketentuan yang boleh dan tidak boleh dilakukan sudah tercantum dalam regulasi daerah.

Pesan Edy cukup jelas: memasuki musim kemarau, pembakaran bukan aktivitas yang bisa dilakukan begitu saja. Ketentuan daerah harus berjalan dengan tetap memperhatikan aturan yang lebih tinggi, sementara aspek kearifan lokal tetap berada dalam batas yang telah ditetapkan regulasi. (fe) 

  • Penulis: fe

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Algoritma Media Sosial Jadi “Guru Liar”: Ancaman Sunyi yang Membentuk Pola Pikir Anak

    Algoritma Media Sosial Jadi “Guru Liar”: Ancaman Sunyi yang Membentuk Pola Pikir Anak

    • calendar_month Sel, 21 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Di balik layar ponsel yang tampak sederhana, ada kekuatan besar yang diam-diam membentuk cara berpikir anak-anak: algoritma media sosial. Tanpa disadari, sistem ini bekerja seperti “guru liar”—mengajarkan nilai, preferensi, bahkan cara pandang hidup, tanpa kurikulum yang jelas dan tanpa pengawasan langsung. Fenomena ini bukan isapan jempol. Seiring meningkatnya penetrasi internet di kalangan anak dan remaja, […]

  • WTP Bukan Alasan, Teras Narang Desak Pemerintah Benahi Transfer ke Daerah

    WTP Bukan Alasan, Teras Narang Desak Pemerintah Benahi Transfer ke Daerah

    • calendar_month Rab, 1 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 46
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Pemerintah kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun 2025. Namun di balik capaian tersebut, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI mengungkap persoalan yang dinilai jauh lebih penting, yakni belum tepatnya formulasi Dana Alokasi Umum (DAU) dalam mencerminkan kebutuhan fiskal daerah. Catatan inilah yang menjadi perhatian Anggota […]

  • Teras Narang Minta Pemerintah Kalteng Jangan Setengah Hati Tangani Karhutla

    Teras Narang Minta Pemerintah Kalteng Jangan Setengah Hati Tangani Karhutla

    • calendar_month Rab, 22 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 63
    • 0Komentar

    MAHARATINEWS, Palangka Raya – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi ancaman serius di Kalimantan Tengah. Memasuki pertengahan Juli 2026, Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPB-PK) Provinsi Kalimantan Tengah mencatat sedikitnya 472 kejadian karhutla yang telah melalap sekitar 456,78 hektare lahan. Anggota DPD RI asal Kalimantan Tengah, Dr. Agustin Teras Narang, menilai kondisi tersebut harus […]

  • Pimpinan DPRD Kalteng Ikuti Retret Nasional di Akmil

    Pimpinan DPRD Kalteng Ikuti Retret Nasional di Akmil

    • calendar_month Sab, 18 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 205
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pimpinan DPRD dari seluruh Indonesia mengikuti retret nasional di Akademi Militer, Magelang, pada 15–19 April 2026. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat integritas kepemimpinan sekaligus menyelaraskan arah pembangunan pusat dan daerah. Sebanyak 478 pimpinan parlemen daerah ambil bagian dalam agenda yang diinisiasi oleh Lembaga Ketahanan Nasional tersebut. Dari Kalimantan Tengah, […]

  • Lonjakan IGD Doris Disentil Gubernur: Masalahnya Bukan Kapasitas, Tapi Sistem yang Dilanggar

    Lonjakan IGD Doris Disentil Gubernur: Masalahnya Bukan Kapasitas, Tapi Sistem yang Dilanggar

    • calendar_month Sel, 21 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 482
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menegaskan lonjakan pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Doris Sylvanus tidak bisa hanya dilihat sebagai persoalan keterbatasan fasilitas. Ia menilai, akar masalah justru terletak pada tidak tertibnya sistem rujukan layanan kesehatan. Menurut Gubernur, sebagai rumah sakit rujukan provinsi, RSUD Doris seharusnya menerima pasien yang […]

  • Gibran Pastikan Proyek MRT Fase 2A Dikebut

    Gibran Pastikan Proyek MRT Fase 2A Dikebut

    • calendar_month Sel, 12 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 148
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan komitmen pemerintah mempercepat pembangunan transportasi publik modern dengan meninjau langsung progres proyek MRT Jakarta Fase 2A lintas Utara–Selatan, Selasa (12/5/2026). Dalam kunjungan tersebut, Gibran didampingi Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, dan Direktur Utama MRT Jakarta Tuhiyat. Mereka meninjau perkembangan konstruksi jalur lanjutan […]

expand_less