Jumat, 30 Okt 2026
light_mode
Beranda » Pemprov Kalteng » Wagub Edy Pratowo Tegas: Musim Kemarau Bukan Waktu Membakar Hutan

Wagub Edy Pratowo Tegas: Musim Kemarau Bukan Waktu Membakar Hutan

  • account_circle fe
  • calendar_month Jum, 11 Sep 2026
  • visibility 63
  • comment 0 komentar

PALANGKA RAYA, Dayanorneo – Ketika musim kemarau tiba, aktivitas pembakaran hutan tidak bisa dibenarkan. Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo menegaskan aturan tetap berlaku, termasuk terhadap pembakaran yang dikaitkan dengan alasan tertentu maupun kearifan lokal.

Edy menyebut pemerintah daerah sudah memiliki Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur batas aktivitas pembakaran. Regulasi tersebut membedakan kegiatan yang diperbolehkan dan tindakan yang dilarang.

“Kalau sudah masuk musim kemarau, memang tidak boleh,” kata Edy, Jumat (11/9/2026).

Menurut Edy, aturan daerah tidak berdiri sendiri. Pelaksanaan kebijakan juga harus mengikuti regulasi yang kedudukannya lebih tinggi. Salah satunya adalah Instruksi Presiden (Inpres) yang menjadi acuan dalam pelaksanaan aturan terkait pembakaran.

“Kan begini, Inpres itu lebih tinggi daripada Perda sesuai dengan kedudukannya. Jadi, kita harus menyesuaikan. Intinya begitu saja,” ujarnya.

Penegasan itu juga menyentuh persoalan kearifan lokal yang selama ini menjadi bagian dari pengaturan aktivitas masyarakat. Edy mengatakan aspek tersebut bukan berarti seluruh bentuk pembakaran otomatis diperbolehkan.

“Di dalam aturan itu sudah ada yang memuat kearifan lokal, termasuk mana yang diperbolehkan dan mana yang tidak. Itu sudah ada,” jelasnya.

Edy menegaskan ketentuan mengenai kearifan lokal dan batasan pembakaran sebenarnya telah tersedia dalam regulasi yang berlaku di Kalimantan Tengah.

Ia juga menyinggung keberlanjutan Perda serta kemungkinan adanya pencabutan atau revisi setelah persoalan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Namun, menurut Edy, aturan yang membedakan aktivitas pembakaran berdasarkan ketentuan yang boleh dan tidak boleh dilakukan sudah tercantum dalam regulasi daerah.

Pesan Edy cukup jelas: memasuki musim kemarau, pembakaran bukan aktivitas yang bisa dilakukan begitu saja. Ketentuan daerah harus berjalan dengan tetap memperhatikan aturan yang lebih tinggi, sementara aspek kearifan lokal tetap berada dalam batas yang telah ditetapkan regulasi. (fe) 

  • Penulis: fe

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Agustiar Bantah APBD Kalteng Defisit Rp149 Miliar: "Kami Punya Hitungannya"

    Gubernur Agustiar Bantah APBD Kalteng Defisit Rp149 Miliar: “Kami Punya Hitungannya”

    • calendar_month Sab, 25 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 156
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Polemik mengenai kondisi keuangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali menghangat. Setelah DPRD Kalteng mengungkap adanya defisit APBD Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp149,53 miliar dalam rapat paripurna pertanggungjawaban APBD, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran langsung membantah anggapan tersebut. Menurut Agustiar, angka yang disampaikan DPRD tidak bisa serta-merta dimaknai sebagai kondisi keuangan daerah […]

  • DPR Resmi Sahkan UU Polri

    DPR Resmi Sahkan UU Polri

    • calendar_month Sel, 9 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 75
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Setelah melalui pembahasan panjang dan menyerap berbagai masukan publik, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI akhirnya mengesahkan revisi Undang-Undang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Pengesahan tersebut menandai fase baru reformasi kelembagaan Polri yang selama beberapa tahun terakhir menjadi sorotan publik terkait profesionalisme, pengawasan, dan akuntabilitas. Keputusan itu diambil dalam Rapat Paripurna DPR RI di […]

  • Aktivis Lingkungan Desak Dishut Kalteng Hentikan Pembiaran Perusakan Hutan

    Aktivis Lingkungan Desak Dishut Kalteng Hentikan Pembiaran Perusakan Hutan

    • calendar_month Rab, 24 Des 2025
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 212
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Aktivis lingkungan yang tergabung dalam Serikat Mahasiswa Muslimin (SEMI) Kalimantan Tengah kembali turun ke jalan, memprotes dugaan pembiaran penebangan hutan dan aktivitas tambang ilegal yang terus terjadi di berbagai wilayah Kalimantan Tengah, Selasa (23/12/2025). Aksi ini menyasar langsung Kantor Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng sebagai simbol lemahnya pengawasan negara terhadap kawasan hutan. […]

  • Karhutla Terus Meluas, Kalteng Resmi Berstatus Tanggap Darurat Selama Sebulan Penuh!

    Karhutla Terus Meluas, Kalteng Resmi Berstatus Tanggap Darurat Selama Sebulan Penuh!

    • calendar_month Sel, 1 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 28
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo — Kondisi udara yang kian memburuk akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memaksa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengambil langkah tegas. Status tanggap darurat karhutla resmi ditetapkan berlaku sejak 31 Agustus hingga 29 September 2026, sebagaimana disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kalteng, Selasa (1/9/2026). Sambutan Gubernur Kalteng Agustiar Sabran yang dibacakan Wakil Gubernur […]

  • Inflasi Kalteng Tembus 4,96 Persen, Kapuas Jadi Daerah dengan Kenaikan Tertinggi

    Inflasi Kalteng Tembus 4,96 Persen, Kapuas Jadi Daerah dengan Kenaikan Tertinggi

    • calendar_month Sel, 1 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 52
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Tekanan harga di Kalimantan Tengah masih cukup tinggi. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalteng mencatat inflasi tahunan pada Agustus 2026 mencapai 4,96 persen, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 113,06. Angka tersebut menunjukkan harga barang dan jasa yang dikonsumsi masyarakat mengalami kenaikan dibandingkan Agustus 2025. Kepala BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Toto Haryanto […]

  • Karhutla Makin Meluas, Kalteng Belum Naikan Status Tanggap Darurat: Gubernur Bilang Begini

    Karhutla Makin Meluas, Kalteng Belum Naikan Status Tanggap Darurat: Gubernur Bilang Begini

    • calendar_month Rab, 19 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 121
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai menunjukkan tanda-tanda serius di Kalimantan Tengah. Titik kebakaran terus muncul di sejumlah daerah, lahan yang terbakar semakin luas, sementara kabut asap mulai menjadi persoalan. Namun, di tengah kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah belum juga menetapkan status Tanggap Darurat Bencana Karhutla di tingkat provinsi. Padahal, […]

expand_less