Edy Pratowo Salurkan Bantuan KHBS Meski di Tengah Ancaman Karhutla
- account_circle neha
- calendar_month Sen, 26 Okt 2026
- visibility 14
- comment 0 komentar

Dok. Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo saat memantau penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kartu Huma Betang Sejahtera
MAHARATINEWS, Palangka Raya – Di tengah ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), masyarakat Kabupaten Lamandau menerima bantuan pangan dan Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) Tahap II dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Penyaluran ini disertai layanan kesehatan gratis, pembagian masker, dan vitamin untuk membantu warga menghadapi dampak karhutla.
Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo mendatangi tiga lokasi penyaluran pada Minggu (25/10/2026), yakni Kantor Kecamatan Sematu Jaya, Gedung Olah Raga (GOR) Kujan, serta Gedung Pertemuan Umum (GPU) Lantang Torang.
Di lokasi tersebut, Edy menyerahkan secara simbolis bantuan pangan berupa beras, gula, dan minyak goreng, serta KHBS Tahap II kepada perwakilan penerima manfaat. Pemerintah juga menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis dan membagikan masker serta vitamin kepada masyarakat.
Namun, di tengah penyaluran bantuan, kewaspadaan terhadap karhutla tetap menjadi perhatian. Edy mengingatkan warga agar tidak membakar lahan dan tidak mengabaikan upaya pencegahan kebakaran di lingkungan masing-masing.
Ia menegaskan bahwa kehadirannya merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan bantuan menjangkau masyarakat yang membutuhkan, terutama di wilayah terdampak karhutla.
Selain itu, masyarakat diminta menggunakan masker saat keluar rumah untuk menjaga kesehatan. Edy juga mengajak warga memperkuat gotong royong dan menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari kepedulian bersama.
Kunjungan tersebut disambut antusias warga di ketiga lokasi. Edy hadir didampingi Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Lamandau.
Pemkab Lamandau menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemprov Kalteng yang terus melanjutkan program KHBS dan bantuan pangan di tengah kondisi karhutla.
Penyaluran ini menjadi bentuk dukungan pemerintah untuk membantu kebutuhan masyarakat. Meski demikian, bantuan pangan dan layanan kesehatan merupakan langkah penanganan dampak, sementara pencegahan karhutla tetap membutuhkan kepatuhan warga agar tidak membakar lahan serta kepedulian bersama dalam menjaga lingkungan.
Pemerintah mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada, menjaga kesehatan, dan berperan aktif mencegah kebakaran agar dampaknya tidak semakin meluas. (neha)
- Penulis: neha

Saat ini belum ada komentar