Jumat, 11 Sep 2026
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Gunung Mas Kejar Target Zero Narkoba, Bupati: Kami Siap Dirikan BNN

Gunung Mas Kejar Target Zero Narkoba, Bupati: Kami Siap Dirikan BNN

  • account_circle fe
  • calendar_month Jum, 21 Agu 2026
  • visibility 45
  • comment 0 komentar

PALANGKA RAYA, Dayaborneo Pemerintah Kabupaten Gunung Mas tidak ingin perang melawan narkoba hanya mengandalkan penindakan. Pemerintah daerah mulai memperkuat benteng dari masyarakat melalui kegiatan keagamaan, sosialisasi, hingga mendorong pembentukan Badan Narkotika Nasional (BNN) di tingkat kabupaten.

Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong mengatakan, penguatan iman menjadi salah satu langkah yang terus dilakukan untuk mencegah masyarakat terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika.

“Kalau kami di Gunung Mas, pertama kami sering melakukan kegiatan ibadah untuk menguatkan iman,” kata Jaya.

Menurutnya, pencegahan harus dilakukan dari berbagai sisi. Karena itu, Pemkab Gunung Mas juga terus memperbaiki materi sosialisasi agar informasi mengenai bahaya narkoba lebih mudah dipahami masyarakat.

Langkah berikutnya adalah memperkuat kelembagaan.

Jaya menyatakan Pemkab Gunung Mas siap mendukung pembentukan BNN di wilayahnya. Bahkan, dokumen terkait rencana tersebut disebut telah ditandatangani.

“Gunung Mas siap untuk kita dirikan BNN,” ujarnya, Kamis (20/8/2026).

Menurut Jaya, keberadaan BNN di tingkat kabupaten diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika (P4GN).

Bagi pemerintah daerah, ancaman narkoba bukan persoalan yang bisa diselesaikan hanya dengan menangkap pelaku. Edukasi, ketahanan keluarga, penguatan nilai keagamaan dan kehadiran lembaga yang khusus menangani narkotika juga menjadi bagian dari perang tersebut.

Jaya bahkan memasang target tinggi. Ia ingin angka peredaran narkotika di Gunung Mas terus ditekan hingga mencapai titik nol.

“Harapan ke depannya, peredaran narkotika bisa menurun, bahkan bisa zero di Gunung Mas,” tegasnya.

Target tersebut tentu tidak ringan. Peredaran narkotika memiliki jaringan dan pola yang terus berkembang. Karena itu, pemerintah daerah membutuhkan dukungan aparat penegak hukum dan partisipasi masyarakat.

Dengan rencana pembentukan BNN, Pemkab Gunung Mas berharap perang terhadap narkoba dapat dilakukan lebih terarah. Bukan hanya ketika kasus sudah muncul, tetapi dimulai dari pencegahan sebelum masyarakat, khususnya generasi muda, menjadi korban. (fe) 

  • Penulis: fe

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Idulfitri, Pemerintah Resmi Umumkan THR dan BHR

    Jelang Idulfitri, Pemerintah Resmi Umumkan THR dan BHR

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 195
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, JAKARTA – Pemerintah merilis kebijakan resmi pemberian tunjangan hari raya (THR) dan bonus hari raya (BHR) Idulfitri 1447 H/2026 M sebagai bagian dari strategi menjaga daya beli masyarakat dan memperkuat konsumsi domestik. Pengumuman disampaikan di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Selasa (03/03/2026). Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan kebijakan ini merupakan paket stimulus […]

  • Paripurna DPRD Jadi Momentum Perkuat Sinergi Pembangunan Kalteng

    Paripurna DPRD Jadi Momentum Perkuat Sinergi Pembangunan Kalteng

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 106
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya –  Awal tahun 2026 dimanfaatkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan DPRD untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan daerah. Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo menghadiri Rapat Paripurna ke-11 Penutupan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025 sekaligus Rapat Paripurna ke-1 Pembukaan Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026, yang digelar […]

  • Ini Penyebab Kapuas Inflasi Tertinggi 5,15 persen pada Mei 2026

    Ini Penyebab Kapuas Inflasi Tertinggi 5,15 persen pada Mei 2026

    • calendar_month Sel, 2 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 58
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Di tengah kabar turunnya harga sejumlah bahan pangan pada Mei 2026, Kabupaten Kapuas justru masih menyandang status sebagai daerah dengan inflasi tahunan tertinggi di Kalimantan Tengah. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan inflasi year-on-year (y-on-y) Kapuas mencapai 5,15 persen, melampaui rata-rata inflasi provinsi yang berada di angka 4,56 persen. Ironisnya, pada periode […]

  • Komdigi Siapkan Paket Komunikasi Terjangkau untuk Nataru 2025–2026

    Komdigi Siapkan Paket Komunikasi Terjangkau untuk Nataru 2025–2026

    • calendar_month Sab, 20 Des 2025
    • account_circle fe
    • visibility 187
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengambil langkah strategis untuk menjamin kelancaran komunikasi publik selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dengan menggandeng seluruh operator seluler di Indonesia menyediakan paket layanan khusus berbiaya terjangkau. Kebijakan ini diharapkan mampu menjaga konektivitas masyarakat di tengah lonjakan mobilitas dan aktivitas digital pada masa […]

  • Ini Pesan Prabowo untuk Sudaryono: Bangun BGN yang Transparan dan Bebas Penyimpangan

    Ini Pesan Prabowo untuk Sudaryono: Bangun BGN yang Transparan dan Bebas Penyimpangan

    • calendar_month Kam, 23 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 28
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menitipkan pesan khusus kepada Sudaryono setelah resmi dipercaya memimpin Badan Gizi Nasional (BGN). Kepala Negara meminta agar seluruh persoalan yang masih membayangi lembaga tersebut tidak dihindari, melainkan diselesaikan secara cepat dengan mengedepankan profesionalisme dan akal sehat. Pesan itu diungkapkan Sudaryono usai menjalani hari pertamanya sebagai Kepala BGN di Jakarta, […]

  • Karhutla Makin Meluas, Kalteng Belum Naikan Status Tanggap Darurat: Gubernur Bilang Begini

    Karhutla Makin Meluas, Kalteng Belum Naikan Status Tanggap Darurat: Gubernur Bilang Begini

    • calendar_month Rab, 19 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 81
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai menunjukkan tanda-tanda serius di Kalimantan Tengah. Titik kebakaran terus muncul di sejumlah daerah, lahan yang terbakar semakin luas, sementara kabut asap mulai menjadi persoalan. Namun, di tengah kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah belum juga menetapkan status Tanggap Darurat Bencana Karhutla di tingkat provinsi. Padahal, […]

expand_less