Jumat, 29 Mei 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Presiden Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Desa Didorong Jadi Basis Baru Ekonomi Nasional

Presiden Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Desa Didorong Jadi Basis Baru Ekonomi Nasional

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sen, 18 Mei 2026
  • visibility 39
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Jawa Tengah Pemerintah mulai mempercepat transformasi ekonomi desa melalui pengoperasian 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang diresmikan langsung Presiden Prabowo Subianto di Desa Nglawak, Sabtu (16/5/2026).

Peresmian tersebut menandai dimulainya aktivitas koperasi secara serentak di dua provinsi, yakni Jawa Timur dan Jawa Tengah. Dari total jumlah yang dioperasikan, sebanyak 530 koperasi berada di tujuh kabupaten di Jawa Timur, sedangkan 531 lainnya tersebar di delapan kabupaten dan kota di Jawa Tengah.

Langkah ini dipandang sebagai upaya pemerintah membangun pusat pertumbuhan ekonomi baru dari desa, sekaligus memperkuat fondasi ketahanan pangan nasional.

Dalam pidatonya, Presiden menilai operasional ribuan koperasi dalam waktu relatif singkat menjadi capaian penting karena menunjukkan kemampuan pemerintah menggerakkan sistem ekonomi berbasis masyarakat secara nyata.

“Ini momentum besar. Untuk pertama kalinya kita meresmikan koperasi dalam jumlah besar yang sudah siap beroperasi dan siap bekerja untuk rakyat,” kata Presiden.

Menurutnya, koperasi tidak lagi hanya diposisikan sebagai lembaga simpan pinjam, tetapi harus menjadi instrumen penggerak ekonomi desa, memperkuat produksi, distribusi, hingga pemasaran hasil masyarakat.

Presiden juga menyoroti capaian Indonesia di sektor pangan yang dinilai mampu bertahan di tengah ketidakpastian global. Ia menyebut keberhasilan menjaga produksi pangan menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki kapasitas besar untuk mandiri.

“Kita harus percaya pada kekuatan sendiri. Bangsa ini mampu memenuhi kebutuhannya dan membangun ekonominya dari bawah,” ujarnya.

Pemerintah berharap Koperasi Merah Putih mampu membuka peluang usaha baru, memperkuat sektor pertanian, memperpendek rantai distribusi, serta meningkatkan pendapatan masyarakat desa.

Ke depan, koperasi tersebut juga diproyeksikan menjadi penghubung antara produksi desa dengan pasar yang lebih luas, sehingga pertumbuhan ekonomi tidak lagi terpusat di perkotaan. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • FISIP UPR Tancap Gas di Usia 14 Tahun, Pemprov Kalteng Tantang Mahasiswa Turun ke Medan Sosial

    FISIP UPR Tancap Gas di Usia 14 Tahun, Pemprov Kalteng Tantang Mahasiswa Turun ke Medan Sosial

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 79
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Palangka Raya (UPR) tidak ingin sekadar merayakan usia. Memasuki Dies Natalis ke-14, FISIP UPR menegaskan diri sebagai kawah candradimuka pemikir kritis dan calon pemimpin Kalimantan Tengah. Pemerintah Provinsi Kalteng pun ikut memberi sinyal tegas: kampus harus hadir langsung menjawab persoalan daerah. Asisten Perekonomian […]

  • 📢 Informasi Rekayasa Lalu Lintas Tambun Bungai Run 2025

    📢 Informasi Rekayasa Lalu Lintas Tambun Bungai Run 2025

    • calendar_month Sab, 20 Des 2025
    • account_circle fe
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Dalam rangka mendukung kelancaran dan keamanan kegiatan Tambun Bungai Run 2025, akan diberlakukan rekayasa lalu lintas pada Minggu, 21 Desember 2025 pagi di sejumlah ruas jalan yang dilintasi peserta lomba lari. 🚧 Rekayasa lalu lintas dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan serta menjamin keselamatan peserta, panitia, dan pengguna jalan lainnya. 👮‍♂️ Personel Satlantas Polresta Palangka Raya […]

  • KPK Akhiri Penyidikan Kasus Tambang Nikel Rp2,7 T Bupati Konawe Utara

    KPK Akhiri Penyidikan Kasus Tambang Nikel Rp2,7 T Bupati Konawe Utara

    • calendar_month Ming, 28 Des 2025
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 155
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Dalam dinamika penegakan hukum tindak pidana korupsi, keputusan penghentian perkara kerap memantik perhatian publik. Hal itu pula yang terjadi saat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutuskan menghentikan penanganan kasus dugaan korupsi dan suap izin pertambangan nikel yang sempat menyeret nama mantan Bupati Konawe Utara, Aswad Sulaiman. KPK melalui Juru Bicaranya, Budi Prasetyo, menjelaskan […]

  • Disperkimtan Kalteng Gencarkan Sosialisasi Cegah Permukiman Kumuh

    Disperkimtan Kalteng Gencarkan Sosialisasi Cegah Permukiman Kumuh

    • calendar_month Rab, 31 Des 2025
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 131
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka RAYA – Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hunian masyarakat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong pencegahan kawasan permukiman kumuh melalui pendekatan edukatif. Langkah tersebut dilakukan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kalteng dengan menggencarkan kegiatan sosialisasi di berbagai daerah. Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan di sejumlah kabupaten itu bertujuan membangun kesadaran masyarakat […]

  • Indonesia Tegaskan Diplomasi Dialog dan Arah Pembangunan Inklusif di WEF Davos 2026

    Indonesia Tegaskan Diplomasi Dialog dan Arah Pembangunan Inklusif di WEF Davos 2026

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 78
    • 0Komentar

    DAYABORNEO — Indonesia menegaskan komitmennya pada diplomasi dialog dan pembangunan inklusif dalam World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss. Forum global tersebut mengusung tema “A Spirit of Dialogue” sebagai ajakan membangun komunikasi terbuka dan kolaboratif di tengah dinamika geopolitik yang kian kompleks. Dikutip dari akun Facebook nya, Dalam forum itu, Presiden RI Prabowo Subianto […]

  • Produksi Nikel Dipangkas, Penambang Berpeluang Raup Untung

    Produksi Nikel Dipangkas, Penambang Berpeluang Raup Untung

    • calendar_month Ming, 21 Des 2025
    • account_circle fe
    • visibility 102
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Rencana pemerintah memangkas target produksi bijih nikel nasional pada 2026 dinilai berpotensi menjadi titik balik bagi industri pertambangan nikel di Indonesia. Kebijakan tersebut diperkirakan mendorong pemulihan harga nikel global sekaligus memperbaiki profitabilitas penambang lokal yang sempat tertekan akibat kelebihan pasokan. Analis menilai pengurangan target produksi bijih nikel dari 379 juta ton pada […]

expand_less