Sabtu, 31 Okt 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » 11 OTT KPK Sepanjang 2025, Kepala Daerah hingga Pejabat Pusat Terseret Korupsi

11 OTT KPK Sepanjang 2025, Kepala Daerah hingga Pejabat Pusat Terseret Korupsi

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Jum, 26 Des 2025
  • visibility 212
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO – Jakarta, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat sepanjang tahun 2025 telah melakukan 11 Operasi Tangkap Tangan (OTT) di berbagai daerah dan instansi pemerintah. Sejumlah kepala daerah, pejabat kementerian, hingga aparat penegak hukum ditetapkan sebagai tersangka dalam berbagai perkara dugaan tindak pidana korupsi.

Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto menyampaikan capaian tersebut saat memaparkan kinerja KPK tahun 2025 pada 22 Desember 2025. OTT dilakukan di tingkat kabupaten, provinsi, BUMN, hingga kementerian, dengan modus dugaan suap, gratifikasi, dan pemerasan.

Kasus pertama terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, Maret 2025, dengan enam tersangka terkait dugaan suap proyek di lingkungan Dinas PUPR. OTT kemudian berlanjut di Sumatera Utara, Kolaka Timur Sulawesi Tenggara, hingga PT Inhutani V yang diduga melibatkan praktik suap internal perusahaan.

Di tingkat pusat, KPK juga menetapkan 10 tersangka dalam OTT di Kementerian Ketenagakerjaan, termasuk pejabat tinggi, terkait dugaan korupsi dalam proses sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Memasuki akhir tahun, OTT menyasar sejumlah kepala daerah. Di antaranya Gubernur Riau, Bupati Kolaka Timur, Bupati Ponorogo, Bupati Lampung Tengah, serta Bupati Bekasi, yang seluruhnya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus berbeda-beda, mulai dari dugaan suap proyek, pengurusan jabatan, hingga pengadaan barang dan jasa.

Perhatian publik juga tertuju pada Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, di mana KPK menetapkan tiga tersangka dalam dugaan pemerasan terkait penanganan perkara hukum pada Desember 2025.

KPK menegaskan seluruh proses hukum dilakukan sesuai prosedur dan menjunjung asas praduga tak bersalah. Lembaga antirasuah tersebut juga mengingatkan seluruh penyelenggara negara agar memperkuat integritas dan tata kelola pemerintahan yang bersih.

“KPK tidak akan berhenti menindak praktik korupsi, terutama yang merugikan keuangan negara dan kepercayaan publik,” tegas Fitroh. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Tengah Era Digital, Seberapa Bebas Pers Indonesia?

    Di Tengah Era Digital, Seberapa Bebas Pers Indonesia?

    • calendar_month Ming, 3 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Setiap tanggal 3 Mei, dunia memperingati World Press Freedom Day atau Hari Kebebasan Pers Internasional—sebuah momentum untuk menegaskan kembali bahwa pers yang merdeka adalah fondasi demokrasi. Di Indonesia, kebebasan pers telah menempuh jalan panjang sejak reformasi 1998. Lahirnya Reformasi 1998 membuka keran kebebasan berekspresi, menghapus sistem pembredelan, dan memperkuat posisi media sebagai pengawas kekuasaan. Namun, […]

  • Ekspor Batubara Tak Lagi Bebas, Pemerintah Terapkan Aturan Baru

    Ekspor Batubara Tak Lagi Bebas, Pemerintah Terapkan Aturan Baru

    • calendar_month Sen, 6 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 91
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Pemerintah resmi mengubah mekanisme ekspor batubara dengan menerapkan aturan baru yang memperkuat pengawasan terhadap komoditas sumber daya alam strategis. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya menata perdagangan batubara agar berlangsung lebih tertib, transparan, dan sesuai regulasi. Aturan itu tertuang dalam Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 31/MK/BC/2026 yang mulai berlaku efektif sejak 1 Juni […]

  • Sidang Isbat Digelar Sore Ini, Pemerintah Tentukan Awal Ramadan 1447 H

    Sidang Isbat Digelar Sore Ini, Pemerintah Tentukan Awal Ramadan 1447 H

    • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 129
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Pemerintah kembali menggelar forum resmi yang akan menjadi penentu awal ibadah puasa tahun ini. Kementerian Agama (Kemenag) menjadwalkan Sidang Isbat penetapan 1 Ramadan 1447 Hijriah pada Selasa, 17 Februari 2026, di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat. Forum ini akan menentukan secara resmi kapan umat Islam di Indonesia mulai menjalankan ibadah puasa. Kemenag menyusun […]

  • Gibran Datang ke Kalteng, Karhutla Bukan Lagi Sekadar Soal Api

    Gibran Datang ke Kalteng, Karhutla Bukan Lagi Sekadar Soal Api

    • calendar_month Kam, 10 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 50
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah mendapat perhatian langsung dari pemerintah pusat. Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka datang ke Palangka Raya, untuk melihat kondisi di lapangan, termasuk dampak kabut asap terhadap aktivitas masyarakat, Kamis (10/9/2026). Kedatangan Gibran bersama rombongan melalui Bandara Tjilik Riwut. Ia disambut Gubernur […]

  • Program CSR Ada, Pemprov Kalteng Desak Perusahaan Jangan Lepas Tangan dari Jalan Rusak

    Program CSR Ada, Pemprov Kalteng Desak Perusahaan Jangan Lepas Tangan dari Jalan Rusak

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 55
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Program Corporate Social Responsibility (CSR) diharapkan menjadi solusi cepat untuk perbaikan jalan rusak di Kalimantan Tengah. Pemerintah Provinsi Kalteng secara terbuka menyoroti minimnya komitmen perusahaan, khususnya di wilayah timur yang infrastrukturnya kian memprihatinkan. Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Yuas Elko mengungkapkan, dari sekitar 39 perusahaan yang diundang dalam […]

  • Bupati Fadia Arafiq Diduga Kendalikan Proyek dari Balik Perusahaan Keluarga

    Bupati Fadia Arafiq Diduga Kendalikan Proyek dari Balik Perusahaan Keluarga

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 99
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq (FAR) sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan jasa outsourcing di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan FAR diduga memiliki konflik kepentingan karena perusahaan yang memenangkan sejumlah proyek pemerintah merupakan milik keluarganya. “KPK menetapkan FAR selaku Bupati Pekalongan sebagai […]

expand_less