Sabtu, 12 Sep 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Produksi Nikel Dipangkas, Penambang Berpeluang Raup Untung

Produksi Nikel Dipangkas, Penambang Berpeluang Raup Untung

  • account_circle fe
  • calendar_month Ming, 21 Des 2025
  • visibility 130
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Jakarta – Rencana pemerintah memangkas target produksi bijih nikel nasional pada 2026 dinilai berpotensi menjadi titik balik bagi industri pertambangan nikel di Indonesia. Kebijakan tersebut diperkirakan mendorong pemulihan harga nikel global sekaligus memperbaiki profitabilitas penambang lokal yang sempat tertekan akibat kelebihan pasokan.

Analis menilai pengurangan target produksi bijih nikel dari 379 juta ton pada 2025 menjadi sekitar 250 juta ton tahun depan akan menekan surplus pasokan di pasar global. Kondisi itu membuka peluang kenaikan harga nikel dunia dari kisaran US$14.000–US$15.000 per ton menuju US$16.000 hingga US$17.500 per ton.

Presiden Komisaris HFX Internasional Berjangka Sutopo Widodo mengatakan langkah Indonesia mengendalikan produksi akan berdampak langsung terhadap keseimbangan pasar nikel dunia. Menurutnya, berkurangnya pasokan dari produsen utama seperti Indonesia akan mempersempit ruang surplus yang selama ini menekan harga.

“Dengan pasokan bijih yang lebih terbatas, persaingan mendapatkan bahan baku di tingkat lokal akan meningkat, sehingga secara alami mendorong Harga Patokan Mineral (HPM) domestik ke level yang lebih tinggi,” ujar Sutopo, Jumat (19/12/2025).

Ia menilai kenaikan harga tersebut akan menjadi angin segar bagi penambang bijih nikel yang sebelumnya terhimpit oleh harga jual rendah. Namun demikian, Sutopo mengingatkan bahwa penguatan harga tetap bergantung pada permintaan industri hilir, khususnya sektor baja nirkarat dan baterai kendaraan listrik di China.

“Pengendalian produksi ini mengirim sinyal kuat bahwa Indonesia tidak lagi semata mengejar volume, tetapi mulai menjaga nilai ekonomi nikel demi keberlanjutan industri jangka panjang,” katanya.

Sejalan dengan itu, Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) memproyeksikan harga bijih nikel pada 2026 akan mengalami kenaikan. Harga saprolit diperkirakan naik hingga US$25 per ton, sementara limonit berpeluang mencapai US$30–US$40 per ton.

Sekretaris Umum APNI Meidy Katrin Lengkey menjelaskan Indonesia menyumbang sekitar 65 persen surplus nikel global pada 2026. Karena itu, pengendalian produksi dinilai krusial untuk menjaga stabilitas harga.

“Kalau Indonesia bisa menurunkan kapasitas produksi, harganya bisa naik. Itu sudah pasti hukum alam,” tegas Meidy. (red-fe)

  • Penulis: fe

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Murung Raya Genap 24 Tahun, Saatnya Potensi Daerah Naik Kelas

    Murung Raya Genap 24 Tahun, Saatnya Potensi Daerah Naik Kelas

    • calendar_month Ming, 2 Agu 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 80
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Puruk Cahu – Kabupaten Murung Raya resmi menginjak usia ke-24. Di balik seremoni upacara dan perayaan hari jadi, tersimpan pekerjaan besar yang masih harus diselesaikan, yakni mengubah kekayaan sumber daya alam menjadi kesejahteraan yang benar-benar dirasakan masyarakat. Peringatan Hari Jadi ke-24 Murung Raya dipimpin langsung Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, dan berlangsung di halaman […]

  • Pemprov Kalteng Percepat Pelaksanaan Pendidikan Tinggi Vokasi Bidang Pertanian

    Pemprov Kalteng Percepat Pelaksanaan Pendidikan Tinggi Vokasi Bidang Pertanian

    • calendar_month Kam, 6 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 83
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo, mewakili Gubernur Agustiar Sabran, membuka Rapat Koordinasi Percepatan Pelaksanaan Pendidikan Tinggi Vokasi Bidang Pertanian di Aula Eka Hapakat, Lantai III Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Kamis (6/8/2026). Dalam sambutan Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran yang dibacakan Wakil Gubernur, disampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen mendukung […]

  • Gubernur Agustiar Bantah APBD Kalteng Defisit Rp149 Miliar: "Kami Punya Hitungannya"

    Gubernur Agustiar Bantah APBD Kalteng Defisit Rp149 Miliar: “Kami Punya Hitungannya”

    • calendar_month Sab, 25 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 130
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Polemik mengenai kondisi keuangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali menghangat. Setelah DPRD Kalteng mengungkap adanya defisit APBD Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp149,53 miliar dalam rapat paripurna pertanggungjawaban APBD, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran langsung membantah anggapan tersebut. Menurut Agustiar, angka yang disampaikan DPRD tidak bisa serta-merta dimaknai sebagai kondisi keuangan daerah […]

  • Bareskrim Tahan Dirut dan Komisaris PT DSI, Kasus Dugaan Fraud

    Bareskrim Tahan Dirut dan Komisaris PT DSI, Kasus Dugaan Fraud

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 189
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Penanganan kasus dugaan fraud di tubuh PT Dana Syariah Indonesia (DSI) resmi memasuki fase krusial. Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menahan dua petinggi perusahaan setelah penyidik menetapkan mereka sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana ekonomi dan keuangan yang berlangsung selama bertahun-tahun. Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Ade […]

  • DPRD Kalteng “Sentil” Pemprov, Sengketa Tapal Batas dan DOB Dinilai Belum Serius Ditangani

    DPRD Kalteng “Sentil” Pemprov, Sengketa Tapal Batas dan DOB Dinilai Belum Serius Ditangani

    • calendar_month Jum, 15 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 54
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — DPRD Provinsi Kalimantan Tengah kembali melontarkan kritik terhadap Pemerintah Provinsi Kalteng terkait lambannya penyelesaian sengketa tapal batas wilayah dan minimnya progres pengusulan Daerah Otonomi Baru (DOB). Persoalan itu menjadi salah satu catatan tajam DPRD dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Kalimantan Tengah Tahun Anggaran 2025 yang disampaikan pada Rapat Paripurna […]

  • Malam Bakat Jagau Nyai Kalteng 2026 Bergema, Duta Budaya Harus Jadi Wajah Pariwisata Daerah

    Malam Bakat Jagau Nyai Kalteng 2026 Bergema, Duta Budaya Harus Jadi Wajah Pariwisata Daerah

    • calendar_month Sel, 19 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 54
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Suasana GOR Indoor Serbaguna Palangka Raya dipenuhi semangat budaya dan kreativitas generasi muda saat Malam Unjuk Bakat Jagau Nyai Kalimantan Tengah Tahun 2026 digelar, Senin (18/5/2026) malam. Ajang yang menjadi bagian dari Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026 itu menghadirkan penampilan para finalis dari seluruh daerah di Kalimantan Tengah. Penjabat (Pj.) […]

expand_less