Jumat, 30 Okt 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Produksi Nikel Dipangkas, Penambang Berpeluang Raup Untung

Produksi Nikel Dipangkas, Penambang Berpeluang Raup Untung

  • account_circle fe
  • calendar_month Ming, 21 Des 2025
  • visibility 141
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Jakarta – Rencana pemerintah memangkas target produksi bijih nikel nasional pada 2026 dinilai berpotensi menjadi titik balik bagi industri pertambangan nikel di Indonesia. Kebijakan tersebut diperkirakan mendorong pemulihan harga nikel global sekaligus memperbaiki profitabilitas penambang lokal yang sempat tertekan akibat kelebihan pasokan.

Analis menilai pengurangan target produksi bijih nikel dari 379 juta ton pada 2025 menjadi sekitar 250 juta ton tahun depan akan menekan surplus pasokan di pasar global. Kondisi itu membuka peluang kenaikan harga nikel dunia dari kisaran US$14.000–US$15.000 per ton menuju US$16.000 hingga US$17.500 per ton.

Presiden Komisaris HFX Internasional Berjangka Sutopo Widodo mengatakan langkah Indonesia mengendalikan produksi akan berdampak langsung terhadap keseimbangan pasar nikel dunia. Menurutnya, berkurangnya pasokan dari produsen utama seperti Indonesia akan mempersempit ruang surplus yang selama ini menekan harga.

“Dengan pasokan bijih yang lebih terbatas, persaingan mendapatkan bahan baku di tingkat lokal akan meningkat, sehingga secara alami mendorong Harga Patokan Mineral (HPM) domestik ke level yang lebih tinggi,” ujar Sutopo, Jumat (19/12/2025).

Ia menilai kenaikan harga tersebut akan menjadi angin segar bagi penambang bijih nikel yang sebelumnya terhimpit oleh harga jual rendah. Namun demikian, Sutopo mengingatkan bahwa penguatan harga tetap bergantung pada permintaan industri hilir, khususnya sektor baja nirkarat dan baterai kendaraan listrik di China.

“Pengendalian produksi ini mengirim sinyal kuat bahwa Indonesia tidak lagi semata mengejar volume, tetapi mulai menjaga nilai ekonomi nikel demi keberlanjutan industri jangka panjang,” katanya.

Sejalan dengan itu, Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) memproyeksikan harga bijih nikel pada 2026 akan mengalami kenaikan. Harga saprolit diperkirakan naik hingga US$25 per ton, sementara limonit berpeluang mencapai US$30–US$40 per ton.

Sekretaris Umum APNI Meidy Katrin Lengkey menjelaskan Indonesia menyumbang sekitar 65 persen surplus nikel global pada 2026. Karena itu, pengendalian produksi dinilai krusial untuk menjaga stabilitas harga.

“Kalau Indonesia bisa menurunkan kapasitas produksi, harganya bisa naik. Itu sudah pasti hukum alam,” tegas Meidy. (red-fe)

  • Penulis: fe

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kenapa Ada Hari Buruh Nasional dan Tetap Relevan Hari Ini

    Kenapa Ada Hari Buruh Nasional dan Tetap Relevan Hari Ini

    • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Setiap 1 Mei, Indonesia memperingati Hari Buruh Nasional. Bagi sebagian orang, tanggal itu identik dengan hari libur, aksi damai serikat pekerja, atau momentum menyuarakan tuntutan kenaikan upah. Namun di balik penetapan itu, tersimpan sejarah panjang tentang perjuangan buruh, dinamika politik ketenagakerjaan, serta pengakuan negara terhadap peran pekerja sebagai fondasi utama pembangunan nasional. Hari Buruh Nasional […]

  • Pemprov Kalteng Buka Kartu Soal SiLPA Rp216 Miliar, Edy Pratowo Tegaskan Bukan Dana Mengendap

    Pemprov Kalteng Buka Kartu Soal SiLPA Rp216 Miliar, Edy Pratowo Tegaskan Bukan Dana Mengendap

    • calendar_month Sen, 6 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 96
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah akhirnya memberikan penjelasan resmi terkait Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) Tahun 2025 yang mencapai sekitar Rp216 miliar. Angka tersebut menjadi salah satu sorotan dalam Rapat Paripurna ke-5 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2026 DPRD Kalimantan Tengah yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Senin (6/7/2026). Mewakili Gubernur […]

  • BBK 7 Universitas Airlangga Dorong Kebiasaan Hidup Bersih di Sekolah Dasar Desa Bakalrejo

    BBK 7 Universitas Airlangga Dorong Kebiasaan Hidup Bersih di Sekolah Dasar Desa Bakalrejo

    • calendar_month Ming, 25 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 101
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Lamongan – Kelompok Belajar Bersama (BBK) 7 Universitas Airlangga (UNAIR) melaksanakan kegiatan penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi siswa sekolah dasar di Desa Bakalrejo, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan. Kegiatan ini berlangsung di SDN 1 dan SDN 2 Bakalrejo pada 14–23 Januari 2026 sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat. Penyuluhan ini dilatarbelakangi […]

  • HUT Ke-67: SMAN 1 Palangka Raya Luncurkan Buku Antologi Peduli Lingkungan

    HUT Ke-67: SMAN 1 Palangka Raya Luncurkan Buku Antologi Peduli Lingkungan

    • calendar_month Sen, 3 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 39
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 SMA Negeri 1 Palangka Raya tahun ini tidak hanya diwarnai berbagai kegiatan seremonial. Sekolah tertua di Kalimantan Tengah itu memilih meninggalkan jejak intelektual dengan meluncurkan buku antologi “Dari Sekolah untuk Bumi”, sebuah karya kolaboratif yang ditulis oleh 13 guru sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan […]

  • Diterpa Isu Perselingkuhan Dengan Wabup Katingan, Tri Yulia: 100 Persen Hoaks!

    Diterpa Isu Perselingkuhan Dengan Wabup Katingan, Tri Yulia: 100 Persen Hoaks!

    • calendar_month 8 jam yang lalu
    • account_circle fe
    • visibility 6
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Isu dugaan perselingkuhan yang menyeret nama Wakil Bupati Katingan, Firdaus, bersama Putri Pariwisata Palangka Raya 2025, Tri Yulia Fajrianti, mulai menjadi perbincangan panas di Kalimantan Tengah. Tak hanya tudingan dugaan hubungan terlarang, isu tersebut bahkan berkembang dengan narasi yang mengaitkan nama Tri Yulia dengan kabar kehamilan. Informasi yang beredar di media sosial […]

  • Ricuh di Depan Kantor Gubernur Kalteng! Mahasiswa Nekat Panjat Pagar, Agustiar Sabran Kemana?

    Ricuh di Depan Kantor Gubernur Kalteng! Mahasiswa Nekat Panjat Pagar, Agustiar Sabran Kemana?

    • calendar_month Sen, 31 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 87
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo — Situasi memanas di depan Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Jalan G. Obos, Palangka Raya, Senin (31/8/2026) sore. Massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan menggelar unjuk rasa menuntut pemerintah provinsi bersikap tegas menangani bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tak kunjung usai. Aksi yang digelar sejak siang […]

expand_less