Prabowo Disambut Haru Diaspora di Paris, Serasa Pulang Kampung
- account_circle D'Borneo
- calendar_month 23 jam yang lalu
- visibility 3
- comment 0 komentar

Dok. Kementerian Sekretariat Negara RI
DAYABORNEO, Paris — Di tengah megahnya Kota Paris dan padatnya agenda kenegaraan, ada suasana berbeda yang menyambut kedatangan Presiden Prabowo Subianto, Selasa (26/05/2026).
Ratusan warga negara Indonesia (WNI) sejak pagi telah memadati hotel tempat Presiden menginap. Mereka datang membawa Merah Putih, membawa rindu, dan membawa sepotong Indonesia di negeri orang.
Kunjungan Presiden Prabowo ke Prancis mendadak mengubah sudut Paris menjadi ruang pertemuan emosional diaspora Indonesia. Sorak sapaan berbahasa Indonesia terdengar bersahutan ketika Presiden tiba dan menyempatkan diri menyapa satu per satu warga yang telah lama menunggu.
Bagi diaspora Indonesia, momen itu bukan sekadar melihat kepala negara dari dekat. Itu adalah rasa pulang yang datang tiba-tiba.
Ruth, perempuan asal Blitar yang telah 23 tahun tinggal di Prancis, mengaku tak kuasa menahan haru saat berhasil berjabat tangan dengan Presiden Prabowo.
“Saya sangat tersentuh sekali. Walaupun hanya berjabat tangan, rasanya seperti Indonesia datang langsung menemui kami di sini,” ujar Ruth dengan mata berkaca-kaca.
Dengan logat Prancis yang kental, Ruth menyambut Presiden. “Bienvenue, Bapak Presiden Prabowo Subianto,” katanya sambil tersenyum bangga.
Suasana hangat itu juga dirasakan para mahasiswa Indonesia di Prancis. Reval, Evelyn, dan Syeril mengaku bangga karena Presiden tidak hanya datang membawa agenda diplomasi, tetapi juga memberi perhatian kepada mahasiswa Indonesia di luar negeri.
Menurut mereka, kesempatan berdiskusi langsung dengan Presiden menjadi pengalaman yang tak akan mudah dilupakan.
“Kami merasa dihargai dan diperhatikan, meskipun kami hanya mahasiswa,” kata Evelyn.
Dalam pertemuan singkat tersebut, Prabowo menanyakan bidang studi para mahasiswa dan memberi pesan agar terus belajar serius demi masa depan Indonesia.
Para mahasiswa juga berharap hubungan Indonesia dan Prancis semakin kuat karena manfaatnya nyata dirasakan pelajar Indonesia, mulai dari akses pendidikan hingga ruang memperkenalkan budaya Nusantara ke Eropa.
Di Paris, ribuan kilometer dari Indonesia, suasana siang itu terasa seperti kampung halaman yang sedang berkumpul. Merah Putih berkibar, bahasa Indonesia menggema, dan kerinduan terhadap tanah air seakan terbayar dalam satu pertemuan singkat bersama Presiden Republik Indonesia. (red-fe)
- Penulis: D'Borneo

Saat ini belum ada komentar