Jumat, 30 Okt 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Prabowo Disambut Haru Diaspora di Paris, Serasa Pulang Kampung

Prabowo Disambut Haru Diaspora di Paris, Serasa Pulang Kampung

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Kam, 28 Mei 2026
  • visibility 80
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Paris — Di tengah megahnya Kota Paris dan padatnya agenda kenegaraan, ada suasana berbeda yang menyambut kedatangan Presiden Prabowo Subianto, Selasa (26/05/2026).

Ratusan warga negara Indonesia (WNI) sejak pagi telah memadati hotel tempat Presiden menginap. Mereka datang membawa Merah Putih, membawa rindu, dan membawa sepotong Indonesia di negeri orang.

Kunjungan Presiden Prabowo ke Prancis mendadak mengubah sudut Paris menjadi ruang pertemuan emosional diaspora Indonesia. Sorak sapaan berbahasa Indonesia terdengar bersahutan ketika Presiden tiba dan menyempatkan diri menyapa satu per satu warga yang telah lama menunggu.

Bagi diaspora Indonesia, momen itu bukan sekadar melihat kepala negara dari dekat. Itu adalah rasa pulang yang datang tiba-tiba.

Ruth, perempuan asal Blitar yang telah 23 tahun tinggal di Prancis, mengaku tak kuasa menahan haru saat berhasil berjabat tangan dengan Presiden Prabowo.

“Saya sangat tersentuh sekali. Walaupun hanya berjabat tangan, rasanya seperti Indonesia datang langsung menemui kami di sini,” ujar Ruth dengan mata berkaca-kaca.

Dengan logat Prancis yang kental, Ruth menyambut Presiden. “Bienvenue, Bapak Presiden Prabowo Subianto,” katanya sambil tersenyum bangga.

Suasana hangat itu juga dirasakan para mahasiswa Indonesia di Prancis. Reval, Evelyn, dan Syeril mengaku bangga karena Presiden tidak hanya datang membawa agenda diplomasi, tetapi juga memberi perhatian kepada mahasiswa Indonesia di luar negeri.

Menurut mereka, kesempatan berdiskusi langsung dengan Presiden menjadi pengalaman yang tak akan mudah dilupakan.

“Kami merasa dihargai dan diperhatikan, meskipun kami hanya mahasiswa,” kata Evelyn.

Dalam pertemuan singkat tersebut, Prabowo menanyakan bidang studi para mahasiswa dan memberi pesan agar terus belajar serius demi masa depan Indonesia.

Para mahasiswa juga berharap hubungan Indonesia dan Prancis semakin kuat karena manfaatnya nyata dirasakan pelajar Indonesia, mulai dari akses pendidikan hingga ruang memperkenalkan budaya Nusantara ke Eropa.

Di Paris, ribuan kilometer dari Indonesia, suasana siang itu terasa seperti kampung halaman yang sedang berkumpul. Merah Putih berkibar, bahasa Indonesia menggema, dan kerinduan terhadap tanah air seakan terbayar dalam satu pertemuan singkat bersama Presiden Republik Indonesia. (red-fe) 

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kalteng Masuk 10 Terendah Realisasi APBD Versi Kemendagri

    Kalteng Masuk 10 Terendah Realisasi APBD Versi Kemendagri

    • calendar_month Rab, 24 Des 2025
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 614
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pernyataan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Edy Pratowo terkait capaian realisasi pendapatan daerah hingga 95,47 persen menjelang akhir tahun anggaran 2025 dinilai tidak sepenuhnya sejalan dengan data nasional yang dirilis Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Dalam keterangan kepada media, Edy Pratowo menyebut realisasi pendapatan Provinsi Kalteng per 22 Desember 2025 telah mencapai […]

  • Algoritma Media Sosial Jadi “Guru Liar”: Ancaman Sunyi yang Membentuk Pola Pikir Anak

    Algoritma Media Sosial Jadi “Guru Liar”: Ancaman Sunyi yang Membentuk Pola Pikir Anak

    • calendar_month Sel, 21 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Di balik layar ponsel yang tampak sederhana, ada kekuatan besar yang diam-diam membentuk cara berpikir anak-anak: algoritma media sosial. Tanpa disadari, sistem ini bekerja seperti “guru liar”—mengajarkan nilai, preferensi, bahkan cara pandang hidup, tanpa kurikulum yang jelas dan tanpa pengawasan langsung. Fenomena ini bukan isapan jempol. Seiring meningkatnya penetrasi internet di kalangan anak dan remaja, […]

  • WTP Bukan Alasan, Teras Narang Desak Pemerintah Benahi Transfer ke Daerah

    WTP Bukan Alasan, Teras Narang Desak Pemerintah Benahi Transfer ke Daerah

    • calendar_month Rab, 1 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 60
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Pemerintah kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun 2025. Namun di balik capaian tersebut, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI mengungkap persoalan yang dinilai jauh lebih penting, yakni belum tepatnya formulasi Dana Alokasi Umum (DAU) dalam mencerminkan kebutuhan fiskal daerah. Catatan inilah yang menjadi perhatian Anggota […]

  • Disdik Kalteng Gelar Buka Puasa Bersama, Apresiasi Pengabdian Pegawai Purna Tugas

    Disdik Kalteng Gelar Buka Puasa Bersama, Apresiasi Pengabdian Pegawai Purna Tugas

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 66
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah menggelar kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama keluarga besar Dinas Pendidikan di Kota Palangka Raya, Kamis (5/3/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat kebersamaan sekaligus memberikan penghargaan kepada para aparatur sipil negara yang telah memasuki masa purna tugas. Acara yang diprakarsai oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas […]

  • Pancasila Tidak Boleh Kalah oleh Korupsi

    Pancasila Tidak Boleh Kalah oleh Korupsi

    • calendar_month Sel, 2 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 106
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Di tengah dunia yang semakin tidak menentu, ketika perang, krisis ekonomi, dan persaingan geopolitik membentuk tatanan global baru, Indonesia memilih kembali meneguhkan pijakan pada fondasi yang telah menyatukan bangsa selama puluhan tahun. Dari Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (01/06/2026), Presiden Prabowo Subianto mengingatkan bahwa masa depan Indonesia tidak boleh ditentukan oleh kepentingan sesaat, […]

  • Gema Pancasila 2026 Ditegaskan Jadi Benteng Ideologi Bangsa

    Gema Pancasila 2026 Ditegaskan Jadi Benteng Ideologi Bangsa

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 103
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya memperkuat ideologi Pancasila sebagai fondasi utama kehidupan berbangsa di tengah derasnya arus globalisasi dan disrupsi digital. Penegasan itu mengemuka saat pembukaan Gema Pancasila Tahun 2026 bertema “Dari Nilai ke Aksi Nyata” di Aula Eka Hapakat, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Senin (2/2/2026). Staf Ahli Gubernur Bidang […]

expand_less