Prabowo Tiba di Paris, Indonesia Mulai Perkuat Poros Strategis dengan Prancis
- account_circle D'Borneo
- calendar_month 23 jam yang lalu
- visibility 9
- comment 0 komentar

Dok. Kementerian Sekretariat Negara RI.
DAYABORNEO, Paris — Presiden Prabowo Subianto resmi memulai kunjungan kenegaraan ke Republik Prancis setelah tiba di Bandara Orly, Paris, Selasa (26/05/2026) sekitar pukul 10.00 waktu setempat.
Kedatangan Prabowo menandai dimulainya agenda diplomasi strategis Indonesia di kawasan Eropa yang telah dipersiapkan sejak tahun lalu.
Setelah menempuh sekitar 16 jam penerbangan, Presiden Prabowo disambut langsung Menteri Tenaga Kerja dan Solidaritas Prancis Jean-Pierre Farandou serta regu jajar kehormatan di bawah tangga pesawat.
Suasana penyambutan juga terasa hangat ketika ratusan warga negara Indonesia (WNI) memadati area hotel tempat Presiden menginap sejak pagi hari.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan kunjungan ini merupakan bagian penting dalam memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Prancis yang selama ini terus berkembang di berbagai sektor strategis.
“State visit ini diharapkan makin memperkuat posisi Indonesia di Eropa, khususnya Prancis,” ujar Teddy dalam keterangannya.
Menurut Teddy, Indonesia dan Prancis saat ini memiliki kerja sama strategis di berbagai bidang, mulai dari pertahanan, ekonomi, investasi, energi, hingga pengembangan teknologi. Karena itu, kunjungan Presiden Prabowo dipandang bukan sekadar agenda diplomatik seremonial, melainkan bagian dari upaya memperluas pengaruh dan posisi tawar Indonesia di kawasan Eropa.
Ia juga menilai hubungan kedua negara memiliki posisi yang saling melengkapi dalam dinamika global saat ini.
“Indonesia menjadi salah satu gerbang utama hubungan Eropa ke Asia, sementara Prancis merupakan gerbang penting bagi hubungan Asia, khususnya Asia Tenggara, menuju kawasan Eropa,” tulis Teddy.
Kunjungan kenegaraan ini sebelumnya telah diagendakan sejak tahun lalu, namun sempat mengalami beberapa kali penjadwalan ulang sebelum akhirnya terlaksana pada Mei 2026.
Sebelum memulai rangkaian agenda resmi bersama pemerintah Prancis, Presiden Prabowo dijadwalkan melaksanakan salat Iduladha dan bersilaturahmi dengan masyarakat Indonesia di Wisma KBRI Paris.
Kunjungan ini sekaligus menjadi penanda bahwa pemerintahan Prabowo mulai memperluas langkah diplomasi Indonesia ke pusat-pusat kekuatan dunia, termasuk Eropa, di tengah perubahan geopolitik dan ekonomi global yang terus bergerak cepat. (red-fe)
- Penulis: D'Borneo

Saat ini belum ada komentar