Jumat, 31 Jul 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Dudung Buka Kartu di Hadapan Dubes Belanda, Investasi hingga Ketahanan Pangan Jadi Sorotan

Dudung Buka Kartu di Hadapan Dubes Belanda, Investasi hingga Ketahanan Pangan Jadi Sorotan

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sel, 30 Jun 2026
  • visibility 66
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Jakarta – Pemerintah Indonesia mengirim sinyal kuat kepada dunia internasional. Di hadapan Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia, Marc Gerritsen, Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Prof. Dr. Dudung Abdurachman memaparkan langsung arah pembangunan nasional di era Presiden Prabowo Subianto, mulai dari program Makan Bergizi Gratis hingga agenda besar memperkuat ketahanan pangan dan energi nasional.

Pertemuan yang berlangsung di Gedung Bina Graha, Jakarta, Senin (29/6/2026), tidak sekadar menjadi agenda diplomatik. Forum tersebut menjadi ruang strategis untuk mempertegas komitmen Indonesia dalam memperluas kerja sama dengan Belanda di berbagai sektor yang dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan.

Hubungan bilateral yang telah terjalin selama 76 tahun itu dibahas dalam perspektif yang lebih luas. Kedua negara menjajaki peluang kolaborasi di bidang investasi, perdagangan, pendidikan, teknologi, lingkungan, kemaritiman, hingga pengembangan sumber daya manusia.

Dalam kesempatan tersebut, Dudung menegaskan bahwa pemerintah saat ini tengah mengakselerasi berbagai program unggulan Presiden Prabowo sebagai fondasi menuju Indonesia yang lebih mandiri dan berdaya saing.

“Program-program prioritas pemerintah diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan nasional melalui penguatan sektor pangan, energi, kesehatan, dan pengelolaan sumber daya air,” ujar Dudung.

Ia menjelaskan, program Makan Bergizi Gratis, Cek Kesehatan Gratis, hingga pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan bagian dari strategi besar pemerintah dalam membangun pemerataan kesejahteraan dari desa hingga perkotaan.

Di hadapan delegasi Belanda, Dudung juga menegaskan bahwa Indonesia tetap membuka ruang kerja sama dengan seluruh negara, selama dilandasi prinsip saling menghormati, saling menguntungkan, dan berorientasi pada kepentingan bersama.

Pertemuan tersebut memperlihatkan upaya pemerintah memperkuat diplomasi ekonomi sekaligus menarik kepercayaan mitra internasional terhadap berbagai agenda pembangunan nasional. Dengan hubungan Indonesia–Belanda yang terus berkembang, kolaborasi diharapkan tidak berhenti pada tataran diplomasi, tetapi mampu melahirkan investasi, transfer teknologi, serta kerja sama konkret yang memberi manfaat bagi kedua negara. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Agustiar Hadiri Fun Bike dan Jalan Sehat Hari Bhayangkara ke-80

    Gubernur Agustiar Hadiri Fun Bike dan Jalan Sehat Hari Bhayangkara ke-80

    • calendar_month Sen, 29 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 86
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menghadiri kegiatan Fun Bike dan Jalan Sehat dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar Polda Kalimantan Tengah di Lapangan Barigas Mapolda Kalteng, Sabtu (27/6/2026). Kegiatan yang diikuti ribuan peserta itu berlangsung meriah. Gubernur hadir bersama Ketua TP-PKK Provinsi Kalimantan Tengah Aisyah Thisia Agustiar Sabran, didampingi Penjabat […]

  • Yovie Tantang Kalteng Jadi Episentrum Ekonomi Kreatif Kalimantan

    Yovie Tantang Kalteng Jadi Episentrum Ekonomi Kreatif Kalimantan

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 204
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah tancap gas membidik lompatan besar sektor ekonomi kreatif. Gubernur Agustiar Sabran menyambut langsung Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif, Yovie Widianto, sebagai sinyal bahwa Kalteng siap keluar dari bayang-bayang daerah penyangga sumber daya alam menuju pusat kreativitas baru di Kalimantan. Kunjungan Yovie ke Palangka Raya bukan seremoni […]

  • Katingan Percepat Digitalisasi Keuangan Desa, Aparatur Didorong Tinggalkan Sistem Tunai

    Katingan Percepat Digitalisasi Keuangan Desa, Aparatur Didorong Tinggalkan Sistem Tunai

    • calendar_month Sel, 5 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 23
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Pemerintah Kabupaten Katingan terus memperkuat reformasi tata kelola keuangan desa dengan mendorong penerapan sistem transaksi non-tunai di seluruh pemerintahan desa. Langkah ini dinilai menjadi bagian penting dalam membangun pengelolaan anggaran desa yang lebih transparan, akuntabel, dan minim risiko penyimpangan. Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan peningkatan kapasitas aparatur desa terkait penatausahaan dan […]

  • Gubernur Agustiar Rombak Pejabat Pemprov: Stop Kerja Seremonial

    Gubernur Agustiar Rombak Pejabat Pemprov: Stop Kerja Seremonial

    • calendar_month Sel, 26 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 67
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran kembali mengguncang struktur birokrasi Pemerintah Provinsi Kalteng. Enam pejabat tinggi pratama resmi dilantik di Istana Isen Mulang, Selasa (26/5/2026), dengan pesan keras: jabatan bukan tempat nyaman, tetapi medan pengabdian untuk rakyat. Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Nomor 100.3.3.1/153/2026 tentang Pelantikan Pejabat Tinggi Pratama di Lingkungan […]

  • Pengecer Naik Kelas: Saat Dagang BBM Berpindah ke Media Sosial

    Pengecer Naik Kelas: Saat Dagang BBM Berpindah ke Media Sosial

    • calendar_month Jum, 8 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Kalimantan Tengah memunculkan fenomena baru yang menarik sekaligus memantik ironi. Ketika ruang jual-beli di pinggir jalan perlahan menghilang akibat tekanan kebijakan dan pengawasan, transaksi justru bermigrasi diam-diam ke ruang digital. Pengecer tak lagi menunggu pembeli di depan toko. Kini, mereka “naik kelas” — berdagang lewat pesan instan, media sosial, […]

  • Dua Operator Excavator Tewas di Orong Onoi, Siapa yang Bertanggung Jawab?

    Dua Operator Excavator Tewas di Orong Onoi, Siapa yang Bertanggung Jawab?

    • calendar_month Sab, 13 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 18
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Gunung Mas – Dua nyawa melayang. Di tengah derasnya hujan yang mengguyur kawasan pedalaman Kabupaten Gunung Mas, dua operator excavator dilaporkan meninggal dunia setelah banjir bandang menerjang lokasi penambangan emas di Desa Orong Onoi, Kecamatan Napoi, Sabtu (13/6/2026). Informasi yang diterima menyebutkan, peristiwa tragis itu terjadi saat para pekerja bersiap memulai aktivitas penambangan di […]

expand_less