HUT Ke-67: SMAN 1 Palangka Raya Luncurkan Buku Antologi Peduli Lingkungan
- account_circle fe
- calendar_month Sen, 3 Agu 2026
- visibility 29
- comment 0 komentar

Dok. Sampul Buku
DAYABORNEO, Palangka Raya – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 SMA Negeri 1 Palangka Raya tahun ini tidak hanya diwarnai berbagai kegiatan seremonial. Sekolah tertua di Kalimantan Tengah itu memilih meninggalkan jejak intelektual dengan meluncurkan buku antologi “Dari Sekolah untuk Bumi”, sebuah karya kolaboratif yang ditulis oleh 13 guru sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan penguatan budaya literasi.
Peluncuran buku tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian HUT Semansa yang mengusung tema “Berkarya, Berbudaya, dan Berprestasi untuk Indonesia Hijau”. Tema itu mencerminkan komitmen sekolah untuk membangun generasi yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki karakter, kepedulian sosial, dan tanggung jawab terhadap kelestarian alam.
Kepala SMA Negeri 1 Palangka Raya, Drs. H. Arbusin, menegaskan bahwa pendidikan sejatinya harus mampu melahirkan insan yang memberi manfaat bagi masyarakat melalui karya nyata.
“Keberhasilan sejati adalah ketika kita mampu menghasilkan karya, menjaga budaya sebagai jati diri bangsa, serta memiliki komitmen merawat lingkungan,” tegas Arbusin, Senin (3/8/2026).
Menurutnya, buku antologi tersebut merupakan bukti bahwa guru tidak hanya berperan sebagai pengajar di ruang kelas, tetapi juga sebagai penulis yang mampu menyebarkan gagasan dan inspirasi kepada masyarakat luas.
Sebanyak 13 guru terlibat dalam penyusunan buku setebal 180 halaman yang diterbitkan oleh Pustaka Pelajar. Salah satu tulisan pembuka berjudul “Bumi Menitipkan Harapannya di Bangku Sekolah” karya Ernita Fransiska, S.Ag., mengajak pembaca melihat bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari tindakan sederhana di lingkungan sekolah.
Selain Ernita, karya dalam buku ini juga ditulis oleh Ristemiati, Adriana Tamo Ina, Ahmad Muhajir, Sri Wahyuni Hidayati, Yusnani Novelianty, Prima Niarta Sari, Dewi Yanti Megawati, Eka Mutmainnah, Deni Apridinatae, Wahyu Anggun Ningtiyas, dan Ahmad Muzakki.
Arbusin menambahkan, semangat menjaga bumi juga diwujudkan melalui berbagai program sekolah, seperti jalan sehat, donor darah, pemilihan Duta Semansa, Semansa Berbagi, dan Semansa Peduli. Beragam kegiatan tersebut dirancang untuk membentuk kepemimpinan, solidaritas, serta rasa tanggung jawab sosial peserta didik.
Ia berharap peluncuran buku antologi ini menjadi awal lahirnya budaya menulis yang semakin kuat di lingkungan SMA Negeri 1 Palangka Raya sekaligus menginspirasi sekolah lain untuk menghadirkan karya-karya literasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan. (red-fe)
- Penulis: fe

Saat ini belum ada komentar