Sabtu, 12 Sep 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Prabowo Mulai Rapikan Uang Ekspor, Devisa RI Tak Boleh Lagi “Kabur” ke Luar Negeri

Prabowo Mulai Rapikan Uang Ekspor, Devisa RI Tak Boleh Lagi “Kabur” ke Luar Negeri

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Jum, 22 Mei 2026
  • visibility 60
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Jakarta — Pemerintah era Presiden Prabowo Subianto mulai menunjukkan sikap keras terhadap arus devisa hasil ekspor (DHE). Hal itu diungkap dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Kamis (21/05/2026).

Prabowo memastikan kebijakan DHE siap diberlakukan awal Juni 2026 demi memperkuat posisi ekonomi nasional di tengah tekanan global.

Kebijakan ini menjadi sinyal bahwa negara tidak ingin lagi hanya menjadi penghasil bahan mentah, sementara keuntungan finansial justru lebih banyak berputar di luar negeri.

Pemerintah menegaskan ekspor komoditas strategis tetap berjalan seperti biasa. Namun kali ini, negara ingin memastikan devisa dari hasil bumi Indonesia benar-benar memberi dampak nyata bagi perekonomian nasional dan penguatan rupiah.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan seluruh regulasi pendukung sedang dirampungkan agar implementasi kebijakan berjalan tepat waktu tanpa mengganggu dunia usaha.

“Presiden meminta implementasi berjalan baik, ekspor tetap lancar, tetapi devisa negara juga harus terjaga,” kata Airlangga kepada media usai rapat.

Dalam pembahasan itu, pemerintah turut menyiapkan mekanisme ekspor crude palm oil (CPO), batu bara, dan ferro alloy melalui PT Danantara Sumber Daya Indonesia. Langkah tersebut dipandang sebagai bentuk kontrol negara terhadap sektor-sektor yang selama ini menjadi penyumbang devisa terbesar Indonesia.

Pemerintah juga akan melakukan sosialisasi kepada asosiasi eksportir dan pelaku usaha agar transisi kebijakan tidak memicu gejolak perdagangan.

Di tengah kondisi ekonomi dunia yang belum stabil, pemerintah menyiapkan sejumlah strategi tambahan untuk menjaga pertumbuhan nasional. Mulai dari opsi work from home selama dua bulan hingga pemberian insentif ekonomi pada kuartal kedua 2026 menjadi bagian dari paket pengamanan ekonomi nasional.

Langkah Prabowo membaca situasi ini dianggap penting. Ketika banyak negara berlomba mempertahankan devisa dan memperkuat mata uangnya, Indonesia kini mulai memperketat kendali terhadap uang hasil ekspor sumber daya alamnya sendiri.(red-fe) 

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SMAN 1 Palangka Raya Raih BOS Prestasi 2026, Perkuat Fasilitas dan Pembinaan Siswa Berprestasi

    SMAN 1 Palangka Raya Raih BOS Prestasi 2026, Perkuat Fasilitas dan Pembinaan Siswa Berprestasi

    • calendar_month Sel, 4 Agu 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 21
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – SMA Negeri 1 Palangka Raya kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Sekolah menengah atas tertua di Kalimantan Tengah ini berhasil memperoleh Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Prestasi Tahun 2026 senilai Rp100 juta, sebagai bentuk apresiasi pemerintah pusat atas capaian prestasi akademik maupun nonakademik yang konsisten. Kepala SMAN 1 Palangka Raya, Drs. H. […]

  • DPRD Kalteng Bongkar Problem Perkebunan, Konflik Lahan Baru Tertangani 26 Persen

    DPRD Kalteng Bongkar Problem Perkebunan, Konflik Lahan Baru Tertangani 26 Persen

    • calendar_month Jum, 15 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 99
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – DPRD Provinsi Kalimantan Tengah menyoroti keras carut-marut tata kelola sektor perkebunan di Kalimantan Tengah. Dalam evaluasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2025, legislatif menilai penyelesaian konflik perkebunan berjalan lambat, sementara pengawasan terhadap perusahaan besar swasta masih menyisakan banyak persoalan di lapangan. Sorotan itu disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-4 […]

  • Satgas PKH Masuk Kalteng, Negara Mulai Mengetuk Pintu Kawasan Hutan Bermasalah

    Satgas PKH Masuk Kalteng, Negara Mulai Mengetuk Pintu Kawasan Hutan Bermasalah

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 137
    • 0Komentar

    MAHARATINEWS, Palangka Raya – Negara akhirnya benar-benar hadir di Kalimantan Tengah. Kedatangan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, Kamis (22/1/2026), menjadi sinyal keras bahwa praktik penguasaan kawasan hutan yang bermasalah tidak lagi dibiarkan mengendap tanpa kepastian hukum. Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyambut langsung rombongan Satgas PKH di […]

  • Prabowo Sambut Langsung Modi, Indonesia–India Perkuat Poros Strategis Indo-Pasifik

    Prabowo Sambut Langsung Modi, Indonesia–India Perkuat Poros Strategis Indo-Pasifik

    • calendar_month Sel, 7 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 90
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Diplomasi Indonesia kembali mencuri perhatian dunia. Presiden Prabowo Subianto menyambut langsung kedatangan Perdana Menteri India Narendra Modi di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (6/7/2026). Dalam sebuah prosesi kenegaraan yang sarat makna itu, sekaligus menegaskan betapa pentingnya posisi India sebagai mitra strategis Indonesia di kawasan Indo-Pasifik. Pesawat yang membawa Narendra Modi mendarat sekitar […]

  • Presiden Prabowo Bangun Sentra Nelayan Modern dari Pesisir Gorontalo

    Presiden Prabowo Bangun Sentra Nelayan Modern dari Pesisir Gorontalo

    • calendar_month Ming, 10 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 165
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Gorontalo — Presiden Prabowo Subianto mulai menggerakkan agenda besar transformasi sektor kelautan nasional dari pesisir, saat meninjau Kampung Nelayan Merah Putih di Leato Selatan, Gorontalo, Sabtu (9/5/2026). Presiden menegaskan pembangunan ekonomi maritim tidak boleh lagi berhenti pada penangkapan ikan, tetapi harus masuk ke tahap industrialisasi dan penguatan rantai distribusi hasil laut. Di kawasan pesisir itu, […]

  • SMAN 1 Palangka Raya, dari SMA Bandar Veteran hingga Menjadi Sekolah Unggulan

    SMAN 1 Palangka Raya, dari SMA Bandar Veteran hingga Menjadi Sekolah Unggulan

    • calendar_month Sel, 4 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 34
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo — Di balik status sebagai salah satu sekolah tertua di Kalimantan Tengah, SMA Negeri 1 Palangka Raya menyimpan sejarah panjang yang jarang diketahui publik. Sekolah ini awalnya berdiri atas swadaya masyarakat pada 1959 dengan nama SMA Bandar Veteran, sebelum akhirnya resmi menyandang nama SMA Negeri 1 Palangka Raya. Kepala SMA Negeri 1 […]

expand_less