Sabtu, 31 Okt 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Pemerintah Pastikan Percepat Pemulihan Pascakonflik Sosial Papua Pegunungan

Pemerintah Pastikan Percepat Pemulihan Pascakonflik Sosial Papua Pegunungan

  • account_circle fe
  • calendar_month Kam, 10 Sep 2026
  • visibility 56
  • comment 0 komentar

MAHARATINEWS, Palangka Raya – Ratusan rumah warga di Kabupaten Jayawijaya masih menunggu pembangunan kembali pascakonflik sosial yang melanda daerah tersebut. Pemerintah pusat pun bergerak menyusun langkah percepatan lewat Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan Pascakonflik Sosial di Kabupaten Jayawijaya dan Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua Pegunungan, yang digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Bupati Jayawijaya Atenius Murip mengungkapkan, proses pemulihan di wilayahnya baru sampai tahap rehabilitasi. Sementara tahap rekonstruksi, termasuk pembangunan kembali 333 rumah warga yang tersebar di Distrik Wouma, Wamena Kota, dan Hubikiak, masih terkendala keterbatasan anggaran daerah.

“Kami berharap Menko Polkam beserta seluruh kementerian dan lembaga dapat membantu kami dalam proses pemulihan ini,” kata Atenius.

Menanggapi hal itu, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago yang memimpin rapat tersebut menegaskan agar seluruh pihak segera bergerak tanpa menunda-nunda.

“Kalimat yang ingin saya sampaikan yang pertama adalah jangan biarkan rakyat menunggu terlalu lama, artinya semua harus bergerak cepat,” ujarnya.

Djamari merinci kebutuhan mendesak yang harus segera ditangani sesuai laporan Bupati, yakni 333 rumah, 1 jembatan, 2 sekolah, 2 ruang sekolah SD, dan 1 PAUD.

“Saya tadi melihat para pembicara membahas soal perumahan, sekolah, dan lain sebagainya. Namun, yang harus dikerjakan yang utama adalah yang dilaporkan oleh Bupati,” tegasnya.

Ia juga meminta agar surat kepada Menteri Sekretaris Negara segera disiapkan, disertai koordinasi lintas kementerian dengan pembagian tugas dan target waktu yang jelas.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menambahkan, pemulihan pascakonflik tidak boleh berhenti pada pembangunan fisik semata. Menurutnya, upaya mencegah konflik terulang harus dibarengi pendekatan kultural.

“Ini memang PR berat kita ke depan, sehingga pendekatan kultural menjadi lebih penting,” katanya.

Pratikno menekankan pentingnya pendataan yang akurat dari pemerintah daerah agar proses verifikasi dan penganggaran berjalan lancar.

“Gubernur dan Bupati lakukan pendataan di lapangan secara cepat dan akurat. Kalau pendataan tidak akurat, verifikasi tidak cocok, itu akan butuh waktu lama. Tadi para kementerian/lembaga sudah siap anggarannya. Tapi pendataan ini sangat penting, jangan sampai ada duplikasi dan jangan ada yang tertinggal juga,” jelasnya.

Ia turut mengusulkan pembentukan tim teknis untuk memperjelas pembagian kerja, termasuk peran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Dana Siap Pakai.

“Ini bukan sekadar kesanggupan, tapi time frame, kapan dimulai, kapan selesainya,” tegasnya.

Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk turut menyampaikan apresiasi atas koordinasi tersebut, sekaligus menyebut Kementerian Sosial telah menyiapkan santunan jiwa bagi keluarga korban.

“Satu hal yang ingin kami sampaikan, dari Kemensos untuk santunan jiwa. Ini sebagai bentuk rasa penghormatan terhadap saudara-saudara kita yang berpulang,” ujarnya.

Rapat ini turut dihadiri Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Wamenko Polkam Letjen TNI (Purn.) Lodewijk F. Paulus, Wakil Mendikdasmen Fajar Riza Ul Haq, Ketua Otsus Papua Velix Vernando Wanggai, serta perwakilan Kementerian Sosial, Kementerian PU, dan Mabes TNI. (fe) 

  • Penulis: fe

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • APBD Perubahan Kalteng 2026 Naik, Pendapatan Diproyeksi Tembus Rp5,3 Triliun

    APBD Perubahan Kalteng 2026 Naik, Pendapatan Diproyeksi Tembus Rp5,3 Triliun

    • calendar_month Sen, 22 Jun 2026
    • account_circle fe
    • visibility 56
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalimantan Tengah Tahun Anggaran 2026 mengalami sejumlah penyesuaian setelah DPRD Kalteng bersama Pemerintah Provinsi Kalteng menyepakati rancangan perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS). Kesepakatan tersebut ditetapkan dalam Rapat Paripurna ke-8 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2026, Jumat (21/8/2026). Pembahasan dilakukan […]

  • UU PPRT Disahkan, Negara Resmi Lindungi Pekerja Rumah Tangga

    UU PPRT Disahkan, Negara Resmi Lindungi Pekerja Rumah Tangga

    • calendar_month Sab, 25 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 59
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – DPR RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) menjadi undang-undang dalam Rapat Paripurna di Senayan, Selasa (21/04/2026). Pengesahan ini menjadi tonggak penting setelah bertahun-tahun perjuangan advokasi, dan langsung disambut tepuk tangan serta haru para pekerja rumah tangga yang hadir. Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas, mewakili Presiden Prabowo Subianto, […]

  • Ekspor Batubara Tak Lagi Bebas, Pemerintah Terapkan Aturan Baru

    Ekspor Batubara Tak Lagi Bebas, Pemerintah Terapkan Aturan Baru

    • calendar_month Sen, 6 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 91
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Pemerintah resmi mengubah mekanisme ekspor batubara dengan menerapkan aturan baru yang memperkuat pengawasan terhadap komoditas sumber daya alam strategis. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya menata perdagangan batubara agar berlangsung lebih tertib, transparan, dan sesuai regulasi. Aturan itu tertuang dalam Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 31/MK/BC/2026 yang mulai berlaku efektif sejak 1 Juni […]

  • DPRD Kalteng Prioritaskan Raperda Konflik Pertanahan Pada Sidang II 2026

    DPRD Kalteng Prioritaskan Raperda Konflik Pertanahan Pada Sidang II 2026

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 96
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – DPRD Provinsi Kalimantan Tengah mulai menggeber agenda Masa Persidangan II Tahun 2026. Melalui Rapat Badan Musyawarah (Banmus), DPRD bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyusun ulang jadwal kegiatan legislatif, dengan Raperda Konflik Pertanahan muncul sebagai salah satu isu paling krusial yang akan dibahas dalam waktu dekat. Rapat Banmus berlangsung di Ruang Rapat […]

  • Prabowo Dorong Percepatan Kampung Nelayan Merah Putih, Tahap Awal Capai 50 Persen

    Prabowo Dorong Percepatan Kampung Nelayan Merah Putih, Tahap Awal Capai 50 Persen

    • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 121
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas untuk mempercepat pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih sebagai bagian dari strategi penguatan sektor perikanan nasional, Kamis (12/2/2026). Pemerintah menargetkan kawasan ini menjadi motor penggerak ekonomi pesisir yang terintegrasi dari hulu hingga hilir, mulai dari produksi hingga distribusi hasil tangkapan. Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono […]

  • Sejarah Singkat Lahirnya Kabupaten Murung Raya

    Sejarah Singkat Lahirnya Kabupaten Murung Raya

    • calendar_month Ming, 2 Agu 2026
    • account_circle Neha
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Kabupaten Murung Raya merupakan salah satu daerah otonom termuda di Provinsi Kalimantan Tengah. Meski baru berdiri pada awal abad ke-21, wilayah ini memiliki sejarah panjang yang tidak dapat dipisahkan dari perjalanan Kabupaten Barito Utara serta perkembangan kawasan pedalaman Pulau Kalimantan. Secara resmi, Kabupaten Murung Raya dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2002 tentang Pembentukan Kabupaten […]

expand_less