Pemprov Kalteng Dorong Konsultan Lokal Lebih Profesional dan Kompetitif
- account_circle D'Borneo
- calendar_month Kam, 21 Mei 2026
- visibility 86
- comment 0 komentar

Dok. Pelaksana Tugas (Plt.) Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Darliansjah.
DAYABORNEO, Palangka Raya — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya memperkuat kolaborasi pembangunan daerah melalui peningkatan kualitas dan profesionalisme jasa konsultan lokal.
Komitmen tersebut disampaikan dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) XII Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO) Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang digelar di Hotel Best Western Batang Garing Palangka Raya, Kamis (21/5/2026).
Pelaksana Tugas (Plt.) Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Darliansjah, yang hadir mewakili Gubernur Agustiar Sabran, menegaskan bahwa peran konsultan sangat penting dalam mendukung kualitas pembangunan daerah di tengah tantangan yang semakin kompleks.
“Pembangunan daerah membutuhkan perencanaan yang matang, inovatif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Karena itu, konsultan harus mampu menjaga profesionalisme dan integritas,” ujarnya saat membuka Musprov XII INKINDO Kalteng.
Menurutnya, INKINDO memiliki posisi strategis sebagai organisasi yang menaungi tenaga konsultan agar mampu beradaptasi terhadap perkembangan teknologi, kebutuhan pembangunan, hingga tuntutan pelayanan publik yang semakin dinamis.
Ia juga menegaskan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah akan terus memberikan ruang dan perlindungan terhadap kapasitas konsultan lokal agar mampu bersaing secara sehat serta berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah.
“Pemprov ingin konsultan lokal tidak hanya menjadi pelengkap, tetapi menjadi bagian penting dalam pembangunan Kalimantan Tengah yang berkelanjutan,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Nasional (DPN) INKINDO, Imam Hartawan, menyebut saat ini INKINDO Kalimantan Tengah menaungi sekitar 80 KPA dan 110 anggota aktif yang bergerak di sektor jasa konsultansi konstruksi maupun nonkonstruksi.
Ketua DPP INKINDO Kalimantan Tengah, Suparman, menambahkan bahwa transformasi digital menjadi tantangan besar yang harus dijawab seluruh pelaku jasa konsultansi. Menurutnya, konsultan saat ini tidak cukup hanya mengandalkan pengalaman, tetapi juga harus menguasai teknologi dan inovasi.
“Persaingan semakin ketat. Konsultan harus terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mampu membaca kebutuhan pembangunan masa depan,” tegasnya.
Musprov XII INKINDO Kalteng juga menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan sinergi antara dunia jasa konsultansi dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan yang lebih efektif, transparan, dan berkualitas di Kalimantan Tengah. (red-fe)
- Penulis: D'Borneo

Saat ini belum ada komentar