Kamis, 30 Jul 2026
light_mode
Beranda » Pemprov Kalteng » Wagub Kalteng Tegaskan Domino Bukan Lagi Permainan Biasa: ORADO Harus Cetak Prestasi Nasional

Wagub Kalteng Tegaskan Domino Bukan Lagi Permainan Biasa: ORADO Harus Cetak Prestasi Nasional

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Rab, 15 Apr 2026
  • visibility 35
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo menegaskan bahwa domino tidak bisa lagi dipandang sebagai sekadar permainan santai. Melalui pelantikan pengurus Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Kalteng, pemerintah mendorong transformasi serius menuju olahraga prestasi yang siap bersaing di level nasional.

Pelantikan pengurus ORADO provinsi hingga kabupaten/kota ini menjadi titik awal penguatan organisasi sekaligus pembuktian bahwa domino kini masuk dalam jalur pembinaan olahraga resmi. Pelantikan digelar di Atrium Duta Mall Palangka Raya, Senin (13/4/2026) malam.

“Domino ini bukan lagi hiburan semata. Ini olahraga yang mengasah strategi, kecerdasan, dan ketepatan mengambil keputusan. Kalau dikelola serius, bisa melahirkan atlet berprestasi,” tegas Edy.

Ia mengingatkan, pembentukan ORADO tidak boleh berhenti pada struktur organisasi semata. Menurutnya, pengurus harus mampu bekerja nyata, membangun sistem pembinaan, dan mencetak atlet yang mampu bersaing di tingkat nasional.

“Jangan hanya berhenti di pelantikan. Ini awal kerja keras. Kalau tidak serius, organisasi hanya akan jadi nama tanpa prestasi,” ujarnya lugas.

Momentum pelantikan ini juga dirangkai dengan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) ORADO yang menjadi ajang seleksi atlet terbaik Kalteng. Atlet terpilih akan dikirim ke Kejuaraan Nasional di Bogor pada 24–25 April 2026.

Dalam suasana santai namun kompetitif, Edy bahkan turun langsung bertanding melawan Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayor Jenderal TNI Zainul Arifin. Duel tersebut berakhir imbang, menambah semarak acara.

Turut hadir Penjabat Sekda Linae Victoria Aden serta jajaran pengurus pusat ORADO, termasuk Henry Kurnia Adhi, Heri Prawira Negara, dan Marshel Widianto.

Dengan nada tegas, Edy menutup pernyataannya: ORADO Kalteng harus berani menargetkan prestasi, bukan sekadar eksis. Jika dikelola serius, domino bisa menjadi cabang olahraga unggulan baru dari Bumi Tambun Bungai. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BBK 7 Universitas Airlangga Dorong Kebiasaan Hidup Bersih di Sekolah Dasar Desa Bakalrejo

    BBK 7 Universitas Airlangga Dorong Kebiasaan Hidup Bersih di Sekolah Dasar Desa Bakalrejo

    • calendar_month Ming, 25 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 71
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Lamongan – Kelompok Belajar Bersama (BBK) 7 Universitas Airlangga (UNAIR) melaksanakan kegiatan penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi siswa sekolah dasar di Desa Bakalrejo, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan. Kegiatan ini berlangsung di SDN 1 dan SDN 2 Bakalrejo pada 14–23 Januari 2026 sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat. Penyuluhan ini dilatarbelakangi […]

  • Malam Bakat Jagau Nyai Kalteng 2026 Bergema, Duta Budaya Harus Jadi Wajah Pariwisata Daerah

    Malam Bakat Jagau Nyai Kalteng 2026 Bergema, Duta Budaya Harus Jadi Wajah Pariwisata Daerah

    • calendar_month Sel, 19 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 44
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Suasana GOR Indoor Serbaguna Palangka Raya dipenuhi semangat budaya dan kreativitas generasi muda saat Malam Unjuk Bakat Jagau Nyai Kalimantan Tengah Tahun 2026 digelar, Senin (18/5/2026) malam. Ajang yang menjadi bagian dari Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026 itu menghadirkan penampilan para finalis dari seluruh daerah di Kalimantan Tengah. Penjabat (Pj.) […]

  • DPRD Kalteng Kritik Tindak Lanjut Rekomendasi Pemprov, Dinilai Masih Bersifat Administratif

    DPRD Kalteng Kritik Tindak Lanjut Rekomendasi Pemprov, Dinilai Masih Bersifat Administratif

    • calendar_month Kam, 14 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 77
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — DPRD Provinsi Kalimantan Tengah mengkritik tindak lanjut rekomendasi pemerintah daerah terhadap hasil evaluasi legislatif yang dinilai masih sebatas administratif dan belum menyentuh akar persoalan di lapangan. Kritik tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-4 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026, saat DPRD membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Kalimantan Tengah Tahun Anggaran […]

  • Hutan Lenyap, Negara Merugi Rp175 Triliun: Siapa Diuntungkan dari Kerusakan Ini?

    Hutan Lenyap, Negara Merugi Rp175 Triliun: Siapa Diuntungkan dari Kerusakan Ini?

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 207
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Di balik jargon pembangunan dan investasi, kerusakan hutan Indonesia terus menyisakan pertanyaan mendasar: siapa yang sebenarnya diuntungkan, dan siapa yang harus menanggung akibatnya? Data terbaru menunjukkan, kerusakan kawasan hutan bukan sekadar persoalan lingkungan, melainkan juga lubang besar dalam keuangan negara. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat, potensi kerugian negara akibat kerusakan hutan mencapai […]

  • KPK Kawal Ketat Program Sekolah Rakyat: Cegah Penyalahgunaan Anggaran

    KPK Kawal Ketat Program Sekolah Rakyat: Cegah Penyalahgunaan Anggaran

    • calendar_month Ming, 10 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 143
    • 0Komentar

    DAYABONEO, Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program sosial pemerintah, khususnya Program Sekolah Rakyat, guna memastikan setiap tahapan berjalan transparan, akuntabel, dan bebas dari potensi penyimpangan anggaran. Komitmen tersebut ditegaskan dalam audiensi antara pimpinan KPK dan Kementerian Sosial (Kemensos) di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (8/5/2026). Pertemuan itu menyoroti pentingnya pengawasan […]

  • Gubernur Agustiar: FBIM 2026 Tegaskan Budaya Dayak Bukan Pajangan

    Gubernur Agustiar: FBIM 2026 Tegaskan Budaya Dayak Bukan Pajangan

    • calendar_month Ming, 17 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 203
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026 resmi dibuka dengan gegap gempita di Kota Palangka Raya, Minggu (17/5/2026). Dalam acara itu, Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran tampil langsung membuka pesta budaya terbesar masyarakat Dayak itu bersama Ketua TP-PKK Aisyah Thisia Agustiar Sabran. Ribuan warga memadati arena festival saat parade budaya dari […]

expand_less