Sabtu, 12 Sep 2026
light_mode
Beranda » Food » Resep Wadi Bumbu Rempah, Sajian Tradisional Dayak yang Kaya Cita Rasa

Resep Wadi Bumbu Rempah, Sajian Tradisional Dayak yang Kaya Cita Rasa

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sen, 27 Jul 2026
  • visibility 29
  • comment 0 komentar

PALANGKARAYA, Wadi menjadi salah satu kuliner legendaris masyarakat Dayak di Kalimantan Tengah yang hingga kini masih banyak dinikmati. Hidangan ini berasal dari teknik pengawetan ikan melalui proses fermentasi tradisional, sehingga menghasilkan rasa gurih, sedikit asam, dan aroma khas yang menjadi ciri utamanya.

Dahulu, wadi dibuat sebagai solusi untuk menyimpan hasil tangkapan ikan air tawar agar dapat bertahan lebih lama. Seiring perkembangan zaman, makanan ini justru berkembang menjadi hidangan khas yang sering hadir di meja makan keluarga maupun acara adat.

Bahan utama wadi umumnya berasal dari ikan air tawar seperti patin, gabus (haruan), papuyu, jelawat, baung, hingga sepat. Setelah difermentasi, ikan dapat diolah menjadi berbagai menu, salah satunya adalah wadi bumbu rempah kuah kuning yang memiliki rasa segar dan menggugah selera.

Bahan yang Dibutuhkan

  • 4 potong ikan wadi
  • 700 ml air
  • 5 siung bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 2 butir kemiri
  • 3 cm kunyit
  • 2 cm jahe
  • 2 cm lengkuas, memarkan
  • 2 batang serai, memarkan
  • 2 lembar daun salam
  • 2 lembar daun jeruk
  • 2 buah tomat, potong menjadi beberapa bagian
  • 6 cabai rawit utuh
  • 1 sdt gula pasir atau gula merah
  • Garam secukupnya
  • 2 sdm minyak goreng

Langkah Memasak

  1. Bersihkan ikan wadi dengan membilasnya menggunakan air mengalir, kemudian tiriskan.
  2. Haluskan bawang merah, bawang putih, kemiri, kunyit, dan jahe.
  3. Panaskan minyak, lalu tumis bumbu halus hingga matang dan mengeluarkan aroma harum.
  4. Tambahkan serai, lengkuas, daun salam, serta daun jeruk. Masak beberapa saat hingga rempah semakin wangi.
  5. Tuangkan air, kemudian didihkan kuah.
  6. Setelah mendidih, masukkan ikan wadi beserta cabai rawit dan potongan tomat.
  7. Tambahkan gula, lalu masak selama kurang lebih 20 menit agar bumbu meresap ke dalam ikan.
  8. Koreksi rasa. Tambahkan sedikit garam bila masih diperlukan.
  9. Setelah kuah sedikit menyusut dan ikan matang sempurna, angkat lalu sajikan.

Tips Agar Masakan Lebih Nikmat

  • Rendam ikan wadi sekitar 10 menit sebelum dimasak untuk mengurangi rasa asin yang berlebihan.
  • Gunakan api sedang agar kuah tetap bening dan bumbu meresap perlahan.
  • Tambahkan daun kemangi menjelang matang untuk menghasilkan aroma yang lebih segar.
  • Sajikan bersama sambal terasi dan nasi putih hangat agar cita rasa khas wadi semakin terasa.

Sajian Khas yang Tetap Lestari

Wadi bumbu rempah merupakan salah satu bukti kekayaan kuliner tradisional Kalimantan Tengah yang masih bertahan hingga sekarang. Perpaduan rasa gurih hasil fermentasi dengan rempah-rempah Nusantara menghasilkan hidangan yang unik dan sulit ditemukan di daerah lain. Bagi pecinta masakan tradisional, menu ini layak dicoba sebagai alternatif olahan ikan yang berbeda dari biasanya, sekaligus mengenal lebih dekat warisan kuliner khas masyarakat Dayak.

*Dapatkan Resep Masakan Lainnya, klik LINK DISINI!

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Operator Excavator Tewas di Orong Onoi, Siapa yang Bertanggung Jawab?

    Dua Operator Excavator Tewas di Orong Onoi, Siapa yang Bertanggung Jawab?

    • calendar_month Sab, 13 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 29
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Gunung Mas – Dua nyawa melayang. Di tengah derasnya hujan yang mengguyur kawasan pedalaman Kabupaten Gunung Mas, dua operator excavator dilaporkan meninggal dunia setelah banjir bandang menerjang lokasi penambangan emas di Desa Orong Onoi, Kecamatan Napoi, Sabtu (13/6/2026). Informasi yang diterima menyebutkan, peristiwa tragis itu terjadi saat para pekerja bersiap memulai aktivitas penambangan di […]

  • Enam Fraksi DPRD Kalteng Bongkar Titik Rawan Perubahan APBD 2026

    Enam Fraksi DPRD Kalteng Bongkar Titik Rawan Perubahan APBD 2026

    • calendar_month Kam, 10 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 14
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Perubahan APBD Kalimantan Tengah Tahun Anggaran 2026 mulai mendapat sorotan tajam dari DPRD Kalteng. Enam fraksi menyampaikan sejumlah catatan yang menyentuh langsung persoalan pendapatan daerah, ruang fiskal, belanja publik, hingga ancaman kebakaran hutan dan lahan. Pandangan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna Ke-3 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026 DPRD Provinsi Kalimantan […]

  • Gubernur Agustiar Hadiri Fun Bike dan Jalan Sehat Hari Bhayangkara ke-80

    Gubernur Agustiar Hadiri Fun Bike dan Jalan Sehat Hari Bhayangkara ke-80

    • calendar_month Sen, 29 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 100
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menghadiri kegiatan Fun Bike dan Jalan Sehat dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar Polda Kalimantan Tengah di Lapangan Barigas Mapolda Kalteng, Sabtu (27/6/2026). Kegiatan yang diikuti ribuan peserta itu berlangsung meriah. Gubernur hadir bersama Ketua TP-PKK Provinsi Kalimantan Tengah Aisyah Thisia Agustiar Sabran, didampingi Penjabat […]

  • DPRD Kalteng Kritik Tindak Lanjut Rekomendasi Pemprov, Dinilai Masih Bersifat Administratif

    DPRD Kalteng Kritik Tindak Lanjut Rekomendasi Pemprov, Dinilai Masih Bersifat Administratif

    • calendar_month Kam, 14 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 87
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — DPRD Provinsi Kalimantan Tengah mengkritik tindak lanjut rekomendasi pemerintah daerah terhadap hasil evaluasi legislatif yang dinilai masih sebatas administratif dan belum menyentuh akar persoalan di lapangan. Kritik tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-4 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026, saat DPRD membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Kalimantan Tengah Tahun Anggaran […]

  • Dari Jam 3 Sore sampai 9 Malam, Ini Wilayah Palangka Raya yang Bakal Gelap Gulita

    Dari Jam 3 Sore sampai 9 Malam, Ini Wilayah Palangka Raya yang Bakal Gelap Gulita

    • calendar_month Kam, 3 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 12
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayanorneo — Sore hingga malam ini, warga di beberapa titik Kota Palangka Raya perlu bersiap-siap. PLN mengumumkan bakal ada pemadaman listrik sementara di dua wilayah kerja sekaligus, yakni ULP Palangka Raya Barat dan ULP Palangka Raya Timur, menyusul gangguan kelistrikan yang terjadi belakangan ini. Buat yang tinggal atau beraktivitas di kawasan terdampak, ada […]

  • Pererat Silaturahmi, Gubernur Kalteng Jamuan Makan Malam Bersama Wartawan

    Pererat Silaturahmi, Gubernur Kalteng Jamuan Makan Malam Bersama Wartawan

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 156
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengajak wartawan makan malam bersama di Istana Isen Mulang, Palangka Raya. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan insan pers, sekaligus mempererat komunikasi dalam mendukung pembangunan daerah. Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran menegaskan pentingnya kesetiaan dan kebersamaan dalam membangun Kalimantan Tengah. Ia menyampaikan […]

expand_less