Senin, 27 Jul 2026
light_mode
Beranda » Food » Resep Wadi Bumbu Rempah, Sajian Tradisional Dayak yang Kaya Cita Rasa

Resep Wadi Bumbu Rempah, Sajian Tradisional Dayak yang Kaya Cita Rasa

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • visibility 3
  • comment 0 komentar

PALANGKARAYA, Wadi menjadi salah satu kuliner legendaris masyarakat Dayak di Kalimantan Tengah yang hingga kini masih banyak dinikmati. Hidangan ini berasal dari teknik pengawetan ikan melalui proses fermentasi tradisional, sehingga menghasilkan rasa gurih, sedikit asam, dan aroma khas yang menjadi ciri utamanya.

Dahulu, wadi dibuat sebagai solusi untuk menyimpan hasil tangkapan ikan air tawar agar dapat bertahan lebih lama. Seiring perkembangan zaman, makanan ini justru berkembang menjadi hidangan khas yang sering hadir di meja makan keluarga maupun acara adat.

Bahan utama wadi umumnya berasal dari ikan air tawar seperti patin, gabus (haruan), papuyu, jelawat, baung, hingga sepat. Setelah difermentasi, ikan dapat diolah menjadi berbagai menu, salah satunya adalah wadi bumbu rempah kuah kuning yang memiliki rasa segar dan menggugah selera.

Bahan yang Dibutuhkan

  • 4 potong ikan wadi
  • 700 ml air
  • 5 siung bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 2 butir kemiri
  • 3 cm kunyit
  • 2 cm jahe
  • 2 cm lengkuas, memarkan
  • 2 batang serai, memarkan
  • 2 lembar daun salam
  • 2 lembar daun jeruk
  • 2 buah tomat, potong menjadi beberapa bagian
  • 6 cabai rawit utuh
  • 1 sdt gula pasir atau gula merah
  • Garam secukupnya
  • 2 sdm minyak goreng

Langkah Memasak

  1. Bersihkan ikan wadi dengan membilasnya menggunakan air mengalir, kemudian tiriskan.
  2. Haluskan bawang merah, bawang putih, kemiri, kunyit, dan jahe.
  3. Panaskan minyak, lalu tumis bumbu halus hingga matang dan mengeluarkan aroma harum.
  4. Tambahkan serai, lengkuas, daun salam, serta daun jeruk. Masak beberapa saat hingga rempah semakin wangi.
  5. Tuangkan air, kemudian didihkan kuah.
  6. Setelah mendidih, masukkan ikan wadi beserta cabai rawit dan potongan tomat.
  7. Tambahkan gula, lalu masak selama kurang lebih 20 menit agar bumbu meresap ke dalam ikan.
  8. Koreksi rasa. Tambahkan sedikit garam bila masih diperlukan.
  9. Setelah kuah sedikit menyusut dan ikan matang sempurna, angkat lalu sajikan.

Tips Agar Masakan Lebih Nikmat

  • Rendam ikan wadi sekitar 10 menit sebelum dimasak untuk mengurangi rasa asin yang berlebihan.
  • Gunakan api sedang agar kuah tetap bening dan bumbu meresap perlahan.
  • Tambahkan daun kemangi menjelang matang untuk menghasilkan aroma yang lebih segar.
  • Sajikan bersama sambal terasi dan nasi putih hangat agar cita rasa khas wadi semakin terasa.

Sajian Khas yang Tetap Lestari

Wadi bumbu rempah merupakan salah satu bukti kekayaan kuliner tradisional Kalimantan Tengah yang masih bertahan hingga sekarang. Perpaduan rasa gurih hasil fermentasi dengan rempah-rempah Nusantara menghasilkan hidangan yang unik dan sulit ditemukan di daerah lain. Bagi pecinta masakan tradisional, menu ini layak dicoba sebagai alternatif olahan ikan yang berbeda dari biasanya, sekaligus mengenal lebih dekat warisan kuliner khas masyarakat Dayak.

*Dapatkan Resep Masakan Lainnya, klik LINK DISINI!

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Malam Bakat Jagau Nyai Kalteng 2026 Bergema, Duta Budaya Harus Jadi Wajah Pariwisata Daerah

    Malam Bakat Jagau Nyai Kalteng 2026 Bergema, Duta Budaya Harus Jadi Wajah Pariwisata Daerah

    • calendar_month Sel, 19 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 42
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Suasana GOR Indoor Serbaguna Palangka Raya dipenuhi semangat budaya dan kreativitas generasi muda saat Malam Unjuk Bakat Jagau Nyai Kalimantan Tengah Tahun 2026 digelar, Senin (18/5/2026) malam. Ajang yang menjadi bagian dari Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026 itu menghadirkan penampilan para finalis dari seluruh daerah di Kalimantan Tengah. Penjabat (Pj.) […]

  • Mahasiswa Unair Beri Pelatihan Warga Bakalrejo Olah Sekam Padi Jadi Briket Ramah Lingkungan Mendukung SDG8

    Mahasiswa Unair Beri Pelatihan Warga Bakalrejo Olah Sekam Padi Jadi Briket Ramah Lingkungan Mendukung SDG8

    • calendar_month Sab, 24 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 101
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Lamongan – Kelompok BBK 7 Universitas Airlangga (Unair) menggelar Lokakarya BriPadi berupa pelatihan pembuatan briket dari sekam padi di Balai Desa Bakalrejo, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, Rabu (21/1/2026). Kegiatan ini menjadi langkah nyata mahasiswa dalam mendorong pemanfaatan limbah pertanian sebagai sumber energi alternatif sekaligus peluang usaha masyarakat desa. Kegiatan lokakarya tersebut diikuti perangkat desa, Karang […]

  • AMPI Kalteng Cari Nahkoda Baru, Wagub Titip Pesan: Generasi Muda Jangan Jadi Penonton

    AMPI Kalteng Cari Nahkoda Baru, Wagub Titip Pesan: Generasi Muda Jangan Jadi Penonton

    • calendar_month Ming, 14 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 52
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Musyawarah Daerah (Musda) VIII Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kalimantan Tengah menjadi momentum penting bagi organisasi kepemudaan itu untuk menentukan arah kepemimpinan baru sekaligus menjawab tantangan regenerasi di tengah perubahan zaman yang semakin cepat. Musda yang digelar di Ballroom Aquarius Boutique Hotel, Palangka Raya, Minggu (14/6/2026), dibuka langsung oleh Wakil Gubernur […]

  • Prabowo Disambut Haru Diaspora di Paris, Serasa Pulang Kampung

    Prabowo Disambut Haru Diaspora di Paris, Serasa Pulang Kampung

    • calendar_month Kam, 28 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 22
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Paris — Di tengah megahnya Kota Paris dan padatnya agenda kenegaraan, ada suasana berbeda yang menyambut kedatangan Presiden Prabowo Subianto, Selasa (26/05/2026). Ratusan warga negara Indonesia (WNI) sejak pagi telah memadati hotel tempat Presiden menginap. Mereka datang membawa Merah Putih, membawa rindu, dan membawa sepotong Indonesia di negeri orang. Kunjungan Presiden Prabowo ke Prancis […]

  • Dua Gubernur Bertemu di Istana, Kalteng–Kalsel Diminta Tinggalkan Seremoni dan Fokus Hasil Nyata

    Dua Gubernur Bertemu di Istana, Kalteng–Kalsel Diminta Tinggalkan Seremoni dan Fokus Hasil Nyata

    • calendar_month Sab, 18 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 38
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pertemuan antara Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran dan Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin bersama jajaran Forkopimda di Istana Isen Mulang, Kamis (16/04/2026), tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi. Pemerintah daerah didorong untuk segera mengubah pola kerja dari seremonial menuju kolaborasi nyata yang berdampak langsung ke masyarakat. Dalam pertemuan tersebut, Agustiar menekankan bahwa hubungan […]

  • Lapor Pak Gub: Suara Rakyat Kini Langsung Sampai ke Gubernur Kalteng

    Lapor Pak Gub: Suara Rakyat Kini Langsung Sampai ke Gubernur Kalteng

    • calendar_month Ming, 3 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 275
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menghadirkan terobosan baru dalam pelayanan publik melalui kanal pengaduan digital “Lapor Pak Gub”, sebuah platform yang membuka jalur komunikasi langsung antara masyarakat dan Pemerintah Provinsi Kalteng. Inovasi tersebut menjadi ruang terbuka bagi warga Kalimantan Tengah untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, maupun masukan secara cepat, mudah, dan transparan. Melalui kanal […]

expand_less