Jumat, 30 Okt 2026
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Murung Raya Genap 24 Tahun, Saatnya Potensi Daerah Naik Kelas

Murung Raya Genap 24 Tahun, Saatnya Potensi Daerah Naik Kelas

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Ming, 2 Agu 2026
  • visibility 98
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Puruk Cahu – Kabupaten Murung Raya resmi menginjak usia ke-24. Di balik seremoni upacara dan perayaan hari jadi, tersimpan pekerjaan besar yang masih harus diselesaikan, yakni mengubah kekayaan sumber daya alam menjadi kesejahteraan yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Peringatan Hari Jadi ke-24 Murung Raya dipimpin langsung Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, dan berlangsung di halaman Kantor Bupati, Sabtu (1/8/2026).

Dalam kesempatan itu, Gubernur mengajak seluruh elemen daerah memperkuat kolaborasi agar pembangunan tidak hanya tumbuh di atas kertas, tetapi hadir hingga ke desa-desa dan wilayah pedalaman.

“Hari jadi ini harus menjadi energi baru untuk membangun Murung Raya yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera,” kata Agustiar.

Murung Raya dikenal sebagai salah satu kabupaten dengan potensi besar di Kalimantan Tengah. Mulai dari sektor pertambangan, kehutanan, pertanian, hingga pariwisata, semuanya menjadi modal penting untuk menggerakkan perekonomian daerah apabila dikelola secara berkelanjutan.

Namun, tantangan pembangunan juga tidak sedikit. Infrastruktur, pemerataan pelayanan publik, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia masih menjadi pekerjaan rumah yang harus terus dipercepat.

Melalui momentum hari jadi ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah kabupaten dalam mendorong pembangunan yang lebih inklusif dan berkeadilan.

Di usia ke-24, Murung Raya tidak hanya merayakan perjalanan panjang sebagai daerah otonom. Lebih dari itu, peringatan ini menjadi pengingat bahwa potensi besar yang dimiliki harus mampu diubah menjadi nilai tambah ekonomi, lapangan kerja, dan kesejahteraan yang dapat dirasakan seluruh masyarakat Tana Malai Tolung Lingu. (red-fe)

*Baca Sejarah Singkat Lahirnya Kabupaten Murung Raya, klik DISINI

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tambang Emas Martabe Dicabut Satgas PKH, ESDM: Bukan Proses Biasa

    Tambang Emas Martabe Dicabut Satgas PKH, ESDM: Bukan Proses Biasa

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 131
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Pencabutan izin tambang emas Martabe yang dikelola PT Agincourt Resources oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) memantik perhatian publik, termasuk di internal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kementerian ESDM, Rilke Jeffri Huwae, mengaku baru mengetahui informasi pencabutan izin tambang tersebut dari pemberitaan media. Hingga […]

  • APBD Kalteng Terjun Bebas 34,71 Persen, Pemprov Dipaksa Pangkas Ambisi Pembangunan 2026

    APBD Kalteng Terjun Bebas 34,71 Persen, Pemprov Dipaksa Pangkas Ambisi Pembangunan 2026

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 133
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Realitas pahit fiskal menghantam Kalimantan Tengah pada 2026. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalteng anjlok tajam hingga 34,71 persen. Dari sebelumnya Rp8,3 triliun pada 2025, kini hanya tersisa sekitar Rp5,4 triliun. Kondisi ini memaksa Pemerintah Provinsi Kalteng mengerem ambisi dan mengerucutkan arah pembangunan secara ketat. Penurunan drastis ini bukan […]

  • 16 Tahun GERDAYAK, Dari Menjaga Budaya hingga Menyiapkan Masa Depan Dayak

    16 Tahun GERDAYAK, Dari Menjaga Budaya hingga Menyiapkan Masa Depan Dayak

    • calendar_month Ming, 7 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 65
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Memasuki usia ke-16 tahun, GERDAYAK Indonesia berupaya mempertegas perannya sebagai organisasi yang tidak hanya menjaga identitas budaya Dayak, tetapi juga ikut menyiapkan masyarakat menghadapi tantangan sosial, ekonomi, dan dunia kerja yang terus berubah. Ketua Umum DPP GERDAYAK Indonesia, Yansen A. Binti, mengatakan organisasi yang dipimpinnya kini fokus membangun kualitas sumber daya […]

  • Gubernur Agustiar Hadiri HUT ke-1 Kodam XXII/Tambun Bungai

    Gubernur Agustiar Hadiri HUT ke-1 Kodam XXII/Tambun Bungai

    • calendar_month Sen, 10 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 47
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Genap satu tahun berdiri, Kodam XXII/Tambun Bungai menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat profesionalisme prajurit sekaligus menjaga soliditas dengan pemerintah daerah. Pesan tersebut mengemuka dalam Upacara Peringatan HUT ke-1 Kodam XXII/Tambun Bungai yang dihadiri Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, Senin (10/8/2026). Upacara berlangsung di Lapangan Upacara Makodam XXII/Tambun Bungai dan mengusung tema […]

  • Pemprov Kalteng Perkuat Kapasitas ASN Wujudkan Pelayanan Publik Berbasis HAM

    Pemprov Kalteng Perkuat Kapasitas ASN Wujudkan Pelayanan Publik Berbasis HAM

    • calendar_month Kam, 30 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 52
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat kapasitas aparatur sipil negara (ASN) dalam memahami dan menerapkan prinsip-prinsip Hak Asasi Manusia (HAM) sebagai fondasi mewujudkan pelayanan publik yang adil, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan Penguatan Kapasitas HAM bagi ASN Tahun 2026 yang dibuka Penjabat Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah, […]

  • Gubernur Jadi Penentu Utama Upah Minimum 2026

    Gubernur Jadi Penentu Utama Upah Minimum 2026

    • calendar_month Kam, 18 Des 2025
    • account_circle fe
    • visibility 246
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Pemerintah pusat mengingatkan pentingnya peran kepala daerah dalam menjaga stabilitas hubungan industrial menjelang penetapan upah minimum tahun 2026. Melalui arahan langsung Menteri Dalam Negeri, proses penetapan upah diminta berjalan tepat waktu, transparan, dan kondusif demi melindungi kepentingan pekerja serta dunia usaha. Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa gubernur menjadi aktor […]

expand_less