Sabtu, 12 Sep 2026
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Murung Raya Genap 24 Tahun, Saatnya Potensi Daerah Naik Kelas

Murung Raya Genap 24 Tahun, Saatnya Potensi Daerah Naik Kelas

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Ming, 2 Agu 2026
  • visibility 81
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Puruk Cahu – Kabupaten Murung Raya resmi menginjak usia ke-24. Di balik seremoni upacara dan perayaan hari jadi, tersimpan pekerjaan besar yang masih harus diselesaikan, yakni mengubah kekayaan sumber daya alam menjadi kesejahteraan yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Peringatan Hari Jadi ke-24 Murung Raya dipimpin langsung Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, dan berlangsung di halaman Kantor Bupati, Sabtu (1/8/2026).

Dalam kesempatan itu, Gubernur mengajak seluruh elemen daerah memperkuat kolaborasi agar pembangunan tidak hanya tumbuh di atas kertas, tetapi hadir hingga ke desa-desa dan wilayah pedalaman.

“Hari jadi ini harus menjadi energi baru untuk membangun Murung Raya yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera,” kata Agustiar.

Murung Raya dikenal sebagai salah satu kabupaten dengan potensi besar di Kalimantan Tengah. Mulai dari sektor pertambangan, kehutanan, pertanian, hingga pariwisata, semuanya menjadi modal penting untuk menggerakkan perekonomian daerah apabila dikelola secara berkelanjutan.

Namun, tantangan pembangunan juga tidak sedikit. Infrastruktur, pemerataan pelayanan publik, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia masih menjadi pekerjaan rumah yang harus terus dipercepat.

Melalui momentum hari jadi ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah kabupaten dalam mendorong pembangunan yang lebih inklusif dan berkeadilan.

Di usia ke-24, Murung Raya tidak hanya merayakan perjalanan panjang sebagai daerah otonom. Lebih dari itu, peringatan ini menjadi pengingat bahwa potensi besar yang dimiliki harus mampu diubah menjadi nilai tambah ekonomi, lapangan kerja, dan kesejahteraan yang dapat dirasakan seluruh masyarakat Tana Malai Tolung Lingu. (red-fe)

*Baca Sejarah Singkat Lahirnya Kabupaten Murung Raya, klik DISINI

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertemuan Malam di Palangka Raya, Pusat dan Daerah Sinkronkan Agenda Agraria Kalteng

    Pertemuan Malam di Palangka Raya, Pusat dan Daerah Sinkronkan Agenda Agraria Kalteng

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 42
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden, menghadiri pertemuan strategis bersama Tim Komisi II DPR RI dan jajaran Kementerian ATR/BPN di Swiss-Belhotel Danum, Rabu malam (22/4/2026). Forum ini menjadi ruang konsolidasi awal untuk menyelaraskan arah kebijakan agraria yang selama ini dinilai masih menghadapi sejumlah hambatan di lapangan. Sejumlah pejabat […]

  • Mahasiswa Kelompok BBK Unair Ajak Warga Bakalrejo Sulap Sampah Dapur Jadi Eco Enzyme

    Mahasiswa Kelompok BBK Unair Ajak Warga Bakalrejo Sulap Sampah Dapur Jadi Eco Enzyme

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 82
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Lamongan – Tumpukan sampah bioorganik dari aktivitas rumah tangga masih menjadi momok di banyak daerah, termasuk Desa Bakalrejo. Sampah dapur yang selama ini berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan menyumbang sekitar 30 persen timbunan limbah, kini mulai dilawan dengan cara berbeda. Kelompok Belajar Bersama Komunitas (BBK) Universitas Airlangga turun langsung ke tengah warga […]

  • Hari Kebangkitan Nasional dan Perjuangan Menjaga Identitas Budaya Dayak

    Hari Kebangkitan Nasional dan Perjuangan Menjaga Identitas Budaya Dayak

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Peringatan Hari Kebangkitan Nasional bukan lagi sekadar mengenang perjuangan melawan penjajahan di masa lalu. Di era modern saat ini, kebangkitan bangsa juga dimaknai sebagai perjuangan menjaga identitas budaya di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital. Di Kalimantan Tengah, semangat kebangkitan itu hidup melalui upaya masyarakat Dayak mempertahankan warisan budaya leluhur agar tidak hilang […]

  • BMKG Pantau Hilal di 37 Lokasi, Penentuan 1 Ramadhan 1447 H Hari ini

    BMKG Pantau Hilal di 37 Lokasi, Penentuan 1 Ramadhan 1447 H Hari ini

    • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 110
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Pemerintah mulai mematangkan proses penentuan awal Ramadan 1447 Hijriah dengan mengerahkan pengamatan serentak di berbagai daerah. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menurunkan 37 tim rukyat untuk memantau hilal pada 17 dan 18 Februari 2026 sebagai bagian dari dukungan teknis terhadap sidang isbat yang digelar Kementerian Agama. BMKG menegaskan seluruh tim telah […]

  • Dua Gubernur Bertemu di Istana, Kalteng–Kalsel Diminta Tinggalkan Seremoni dan Fokus Hasil Nyata

    Dua Gubernur Bertemu di Istana, Kalteng–Kalsel Diminta Tinggalkan Seremoni dan Fokus Hasil Nyata

    • calendar_month Sab, 18 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 48
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pertemuan antara Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran dan Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin bersama jajaran Forkopimda di Istana Isen Mulang, Kamis (16/04/2026), tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi. Pemerintah daerah didorong untuk segera mengubah pola kerja dari seremonial menuju kolaborasi nyata yang berdampak langsung ke masyarakat. Dalam pertemuan tersebut, Agustiar menekankan bahwa hubungan […]

  • Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Kasus CPO–POME

    Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Kasus CPO–POME

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 228
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Penegakan hukum di sektor komoditas strategis nasional kembali menguat. Kejaksaan Agung membuka tabir dugaan praktik manipulasi ekspor minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) dan produk turunannya yang diduga berlangsung secara sistematis selama periode 2022 hingga 2024. Melalui penyidikan yang berjalan intensif, Tim Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) menetapkan 11 […]

expand_less