Jumat, 30 Okt 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Tambang Emas Martabe Dicabut Satgas PKH, ESDM: Bukan Proses Biasa

Tambang Emas Martabe Dicabut Satgas PKH, ESDM: Bukan Proses Biasa

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
  • visibility 131
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Jakarta – Pencabutan izin tambang emas Martabe yang dikelola PT Agincourt Resources oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) memantik perhatian publik, termasuk di internal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kementerian ESDM, Rilke Jeffri Huwae, mengaku baru mengetahui informasi pencabutan izin tambang tersebut dari pemberitaan media. Hingga kini, pihaknya belum menerima pemberitahuan resmi terkait keputusan tersebut.

Jeffri menegaskan, pencabutan izin usaha pertambangan pada prinsipnya tidak dapat dilakukan secara serta-merta apabila melalui mekanisme Kementerian ESDM. Berdasarkan regulasi, terdapat tahapan pembinaan selama 180 hari sebelum sanksi pencabutan izin diterapkan.

“Kalau berdasarkan aturan di ESDM, pencabutan izin itu tidak sederhana. Ada mekanisme pembinaan selama 180 hari. Itu regulasi yang berlaku,” ujar Jeffri di Kompleks DPR RI, Jakarta, Kamis (29/1/2026).

Namun demikian, Jeffri menyebut pencabutan izin tambang emas Martabe dimungkinkan karena dilakukan oleh Satgas PKH yang memiliki kewenangan khusus. Menurutnya, langkah tersebut dapat dikategorikan sebagai penanganan dalam kondisi luar biasa.

“Tapi karena ini ditangani oleh Satgas PKH, kemungkinan memang ada kondisi extraordinary. Itu kewenangan mereka, bukan lagi di ESDM,” jelasnya.

Terkait peluang upaya hukum oleh perusahaan, Jeffri menyatakan secara prinsip tersedia dua jalur hukum yang dapat ditempuh.

“Kalau bicara hukum, pilihannya ada dua: gugatan atau arbitrase. Itu mekanisme yang diatur,” katanya.

Sebelumnya, Satgas Penertiban Kawasan Hutan mengumumkan pencabutan izin terhadap 28 perusahaan yang dinilai berkontribusi terhadap bencana hidrometeorologi, termasuk banjir, di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pengumuman tersebut disampaikan langsung di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (20/1/2026).

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan, keputusan pencabutan izin diambil setelah Satgas PKH mempercepat audit menyusul rangkaian bencana yang melanda tiga provinsi tersebut.

“Berdasarkan hasil investigasi Satgas PKH, bapak presiden mengambil keputusan untuk mencabut izin 28 perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran,” kata Prasetyo.

Keputusan tersebut diambil dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto dari London melalui konferensi video bersama kementerian, lembaga, dan Satgas PKH. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Agustiar: Keamanan adalah Fondasi Pembangunan

    Gubernur Agustiar: Keamanan adalah Fondasi Pembangunan

    • calendar_month Rab, 1 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 71
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak bisa dipisahkan dari stabilitas keamanan. Karena itu, peran Kepolisian Republik Indonesia dinilai menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga iklim investasi, pelayanan publik, dan ketenteraman masyarakat. Pesan tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, saat menghadiri Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di […]

  • Menjelang Ramadhan, Pemprov Kalteng Perketat Harga Pangan Lewat GPM Nasional 2026

    Menjelang Ramadhan, Pemprov Kalteng Perketat Harga Pangan Lewat GPM Nasional 2026

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 269
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bergerak cepat mengamankan harga pangan menjelang lonjakan permintaan Hari Besar Keagamaan Nasional. Pemprov Kalteng mengikuti Pembukaan Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Nasional 2026 sebagai langkah konkret melawan potensi lonjakan harga dan permainan pasar jelang Ramadan dan Idulfitri di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kalteng, Jumat (13/2/2026) pagi. […]

  • Katingan Percepat Digitalisasi Keuangan Desa, Aparatur Didorong Tinggalkan Sistem Tunai

    Katingan Percepat Digitalisasi Keuangan Desa, Aparatur Didorong Tinggalkan Sistem Tunai

    • calendar_month Sel, 5 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 48
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Pemerintah Kabupaten Katingan terus memperkuat reformasi tata kelola keuangan desa dengan mendorong penerapan sistem transaksi non-tunai di seluruh pemerintahan desa. Langkah ini dinilai menjadi bagian penting dalam membangun pengelolaan anggaran desa yang lebih transparan, akuntabel, dan minim risiko penyimpangan. Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan peningkatan kapasitas aparatur desa terkait penatausahaan dan […]

  • Masa Jabatan Komisaris Jamkrida Kalteng Dipangkas Jadi Empat Tahun, Ada Aturan yang Harus Dipatuhi

    Masa Jabatan Komisaris Jamkrida Kalteng Dipangkas Jadi Empat Tahun, Ada Aturan yang Harus Dipatuhi

    • calendar_month 4 jam yang lalu
    • account_circle neha
    • visibility 4
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Masa jabatan Dewan Komisaris PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Kalimantan Tengah dipangkas dari sebelumnya lima tahun menjadi empat tahun. Perubahan tersebut disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) yang digelar di Aula Eka Hapakat, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Jumat (30/10/2026). Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, yang memimpin […]

  • BMKG Ingatkan Warga Palangka Raya Waspada Hujan Lebat dan Petir Selasa Ini

    BMKG Ingatkan Warga Palangka Raya Waspada Hujan Lebat dan Petir Selasa Ini

    • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 227
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memperingatkan potensi hujan lebat hingga disertai petir di Kota Palangka Raya pada Selasa (17/2/2026). Peringatan ini menyusul analisis dinamika atmosfer yang memicu peningkatan pembentukan awan hujan di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Kalimantan Tengah. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan, kondisi cuaca dipengaruhi oleh keberadaan wilayah […]

  • Prabowo Mulai Rapikan Uang Ekspor, Devisa RI Tak Boleh Lagi “Kabur” ke Luar Negeri

    Prabowo Mulai Rapikan Uang Ekspor, Devisa RI Tak Boleh Lagi “Kabur” ke Luar Negeri

    • calendar_month Jum, 22 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 70
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Pemerintah era Presiden Prabowo Subianto mulai menunjukkan sikap keras terhadap arus devisa hasil ekspor (DHE). Hal itu diungkap dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Kamis (21/05/2026). Prabowo memastikan kebijakan DHE siap diberlakukan awal Juni 2026 demi memperkuat posisi ekonomi nasional di tengah tekanan global. Kebijakan ini menjadi sinyal bahwa negara tidak ingin […]

expand_less