Senin, 14 Sep 2026
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Karhutla Terus Meluas, Kalteng Resmi Berstatus Tanggap Darurat Selama Sebulan Penuh!

Karhutla Terus Meluas, Kalteng Resmi Berstatus Tanggap Darurat Selama Sebulan Penuh!

  • account_circle fe
  • calendar_month Sel, 1 Sep 2026
  • visibility 16
  • comment 0 komentar

PALANGKA RAYA, Dayaborneo Kondisi udara yang kian memburuk akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memaksa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengambil langkah tegas. Status tanggap darurat karhutla resmi ditetapkan berlaku sejak 31 Agustus hingga 29 September 2026, sebagaimana disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kalteng, Selasa (1/9/2026).

Sambutan Gubernur Kalteng Agustiar Sabran yang dibacakan Wakil Gubernur Edy Pratowo menegaskan, keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan dampak luas karhutla terhadap kualitas udara, jarak pandang, kesehatan, hingga aktivitas transportasi masyarakat.

“Terhitung mulai tanggal 31 Agustus 2026, kami telah menetapkan status tanggap darurat Provinsi Kalimantan Tengah sampai dengan tanggal 29 September 2026,” ujar Edy Pratowo.

Untuk memperkuat penanganan di lapangan, pemerintah provinsi telah mengaktifkan Posko Induk serta menggerakkan operasi gabungan yang melibatkan ASN, TNI, Polri, masyarakat, dan berbagai instansi terkait.

Tak berhenti di situ, sejumlah langkah mitigasi juga disiapkan bagi warga terdampak, mulai dari pembagian masker dan vitamin, penyediaan ruang oksigen, hingga layanan pengobatan gratis di beberapa titik.

“Penyediaan ruang oksigen ini sangat penting. Salah satunya berada di Basement Budaya, yang disiapkan dengan fasilitas dan pengobatan gratis bagi masyarakat yang mengalami kesulitan dalam situasi karhutla ini,” jelas Edy.

Selain layanan kesehatan, pemerintah turut menyalurkan bantuan pangan sebagai bagian dari upaya meringankan beban masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan dasar tetap terpenuhi di tengah bencana asap.

Edy Pratowo berharap seluruh pemangku kepentingan dapat mempererat koordinasi dan kolaborasi dalam penanganan karhutla ke depan. Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap bergandengan tangan mengawal jalannya pembangunan daerah meski di tengah situasi darurat.

“Kami berharap seluruh masyarakat bisa sama-sama mengawal proses pembangunan yang ada di Kalimantan Tengah,” pungkasnya. (fe) 

  • Penulis: fe

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Utang AS Tembus Rp712 Kuadriliun: Pelajaran untuk Indonesia

    Utang AS Tembus Rp712 Kuadriliun: Pelajaran untuk Indonesia

    • calendar_month Kam, 13 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Ada satu pertanyaan yang layak direnungkan ketika melihat utang Amerika Serikat yang mendekati US$40 triliun: seberapa lama sebuah negara bisa terus menambah utang sebelum bunga utangnya sendiri mulai menggerus ruang geraknya? Pertanyaan itu bukan sekadar persoalan Amerika Serikat. Ketika ekonomi terbesar dunia harus mengeluarkan lebih dari US$3 miliar setiap hari hanya untuk membayar bunga utang, […]

  • Anak Muda Kalteng Harus Kuasai Panggung Ekonomi Kreatif di Kalimantan

    Anak Muda Kalteng Harus Kuasai Panggung Ekonomi Kreatif di Kalimantan

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 199
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah membuka front baru pembangunan daerah: ekonomi kreatif diposisikan sebagai mesin pertumbuhan masa depan. Mewakili Gubernur Agustiar Sabran, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kalteng, Herson B. Aden, menegaskan komitmen itu dalam Studium Generale bertema “Ekonomi Kreatif sebagai Pilar Pemberdayaan Generasi Muda” di Aula UIN Palangka Raya, Selasa (10/2/2026). […]

  • Huma Betang Night: Nama yang Kini Menjadi Identitas Kalimantan Tengah

    Huma Betang Night: Nama yang Kini Menjadi Identitas Kalimantan Tengah

    • calendar_month Ming, 16 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Sebuah nama bisa menjadi lebih dari sekadar penanda sebuah kegiatan. Di Kalimantan Tengah, istilah Huma Betang Night perlahan berkembang menjadi nama yang lekat dengan ruang kebersamaan, seni, hiburan rakyat dan penguatan identitas budaya daerah. Sepanjang 2026, Huma Betang Night tidak hanya digelar dalam satu momentum. Kegiatan ini hadir dalam rangkaian Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan […]

  • Cuaca Panas Meningkat, Dishut Kalteng Pasang Mode Siaga

    Cuaca Panas Meningkat, Dishut Kalteng Pasang Mode Siaga

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 94
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Cuaca panas yang melanda Kalimantan Tengah dalam beberapa pekan terakhir kembali menyalakan alarm kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Di tengah kondisi atmosfer yang cenderung kering dan suhu udara yang meningkat, Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah memastikan seluruh perangkat pencegahan berada dalam status siaga. Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan […]

  • HUT Barito Utara ke-76, Gubernur Agustiar Tantang Daerah Berhenti Andalkan SDA

    HUT Barito Utara ke-76, Gubernur Agustiar Tantang Daerah Berhenti Andalkan SDA

    • calendar_month Sen, 29 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 59
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Muara Teweh – Di usia ke-76 Kabupaten Barito Utara, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengingatkan bahwa kekayaan sumber daya alam tidak akan cukup menjadi penopang pembangunan apabila tidak diimbangi inovasi dan pengelolaan yang berkelanjutan. Daerah didorong keluar dari zona nyaman dan mulai mengoptimalkan seluruh potensi yang dimiliki untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pesan tersebut disampaikan Agustiar […]

  • HUT Ke-67: SMAN 1 Palangka Raya Luncurkan Buku Antologi Peduli Lingkungan

    HUT Ke-67: SMAN 1 Palangka Raya Luncurkan Buku Antologi Peduli Lingkungan

    • calendar_month Sen, 3 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 30
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 SMA Negeri 1 Palangka Raya tahun ini tidak hanya diwarnai berbagai kegiatan seremonial. Sekolah tertua di Kalimantan Tengah itu memilih meninggalkan jejak intelektual dengan meluncurkan buku antologi “Dari Sekolah untuk Bumi”, sebuah karya kolaboratif yang ditulis oleh 13 guru sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan […]

expand_less