Gubernur Agustiar Sabran Ungkap Penyebab Warga Ramai-ramai Tinggalkan Pertamax
- account_circle fe
- calendar_month 1 menit yang lalu
- visibility 7
- comment 0 komentar

Dok. Gubernur Kalteng Agustiar Sabran
PALANGKA RAYA, Dayanorneo – Kelangkaan BBM di sejumlah SPBU Kalimantan Tengah rupanya bukan tanpa sebab. Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menyebut selisih harga yang cukup jauh dengan Pertalite membuat masyarakat beramai-ramai beralih ke BBM bersubsidi tersebut.
Agustiar mengatakan harga Pertamax saat ini mencapai kisaran Rp6 ribuan, jauh lebih mahal dibanding Pertalite. Kondisi itu, menurutnya, menjadi salah satu pemicu utama beralihnya konsumen.
“Masalah BBM ini, harga Pertamax itu jauh, sekitar Rp6 ribuan. Sehingga menjadi agak langka karena orang beralih ke Pertalite yang murah,” ujar Agustiar, belum lama ini.
Ia menegaskan, meski penanganan BBM merupakan ranah pihak terkait, pemerintah daerah tidak tinggal diam menghadapi persoalan ini. Agustiar menyebut persoalan tersebut juga bersinggungan dengan BBM bersubsidi, sehingga perlu pemantauan lebih lanjut.
Untuk itu, ia meminta agar kondisi di setiap SPBU turut diperiksa guna memastikan penyebab pasti kelangkaan yang terjadi selama ini.
“Nanti biar ketahuan, apakah karena faktor harga atau memang dari aspek yang kurang. Mungkin bisa juga dua-duanya,” katanya.
Agustiar menambahkan, pemerintah daerah telah berkomunikasi dengan pihak terkait untuk mendapatkan gambaran kondisi di lapangan. Dari komunikasi tersebut, faktor harga disebut menjadi alasan utama masyarakat beralih ke Pertalite.
“Sementara, kami berkomunikasi dengan pihak terkait yang mengatakan karena faktor harga, orang beralih ke Pertalite,” ujarnya.
Ia memastikan persoalan ketersediaan BBM tetap menjadi perhatian serius pemerintah provinsi. Namun, kondisi di lapangan disebut masih perlu dipantau secara menyeluruh untuk mengetahui penyebab pastinya, baik dari sisi harga maupun ketersediaan pasokan di SPBU. (fe)
- Penulis: fe

Saat ini belum ada komentar