Selasa, 28 Jul 2026
light_mode
Beranda » Pemprov Kalteng » Pemprov Kalteng Pasang Arah Ekonomi Agresif Usai LPI 2025 BI

Pemprov Kalteng Pasang Arah Ekonomi Agresif Usai LPI 2025 BI

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
  • visibility 61
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah tidak ingin sekadar menjadi penonton di tengah perlambatan ekonomi global. Merespons peluncuran Laporan Perekonomian Indonesia (LPI) 2025 Bank Indonesia, Pemprov Kalteng secara tegas memasang arah pembangunan ekonomi yang lebih agresif: hilirisasi dipercepat, investasi dipermudah, dan ketahanan ekonomi daerah diperkuat.

Sikap ini disampaikan melalui sambutan tertulis Gubernur Kalimantan Tengah yang dibacakan Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Yuas Elko pada acara peluncuran LPI 2025 di Kantor Perwakilan BI Kalteng. Pemprov menilai, ketidakpastian global tidak boleh dijadikan alasan untuk melambat.

“Ekonomi global memang melambat, tetapi Kalimantan Tengah tidak boleh ikut melemah. Justru di tengah tekanan inilah kita harus berani mengakselerasi hilirisasi dan memperkuat struktur ekonomi daerah,” tegas Yuas Elko.

Pemprov Kalteng menilai LPI 2025 menjadi peringatan sekaligus peluang. Ketergantungan pada sektor primer tanpa nilai tambah dinilai tidak lagi relevan. Karena itu, pemerintah daerah membuka pintu selebar-lebarnya bagi investor yang serius membangun industri hilir, khususnya di sektor pertambangan, kelapa sawit, pertanian, dan industri pengolahan.

“Kami tidak hanya butuh investasi, tetapi investasi yang menciptakan nilai tambah, lapangan kerja, dan dampak langsung bagi masyarakat Kalteng,” ujarnya.

Dari sisi stabilitas, Pemprov Kalteng optimistis inflasi daerah tetap terkendali di kisaran 2,5 persen, sejalan dengan target nasional. Optimisme ini ditopang oleh penguatan sektor pangan melalui pembangunan infrastruktur pertanian dan program cetak sawah 2025–2026.

Tak hanya sektor riil, transformasi ekonomi digital juga menjadi sorotan. Transaksi keuangan digital di Kalteng terus meningkat dan dinilai sebagai fondasi penting bagi ekonomi yang lebih inklusif dan efisien.

“Pertumbuhan tanpa sinergi hanya akan rapuh. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, BI, pelaku usaha, dan masyarakat harus dipertegas,” kata Yuas.

Dengan arah kebijakan yang lebih tajam, Pemprov Kalteng menegaskan satu pesan: daerah ini tidak ingin sekadar tumbuh, tetapi tumbuh lebih kuat, mandiri, dan berdaulat secara ekonomi. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inflasi Kalimantan Tengah Masuk 10 Tertinggi Nasional

    Inflasi Kalimantan Tengah Masuk 10 Tertinggi Nasional

    • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 143
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gejolak harga setelah inflasi daerah tercatat masuk dalam 10 tertinggi secara nasional. Hal ini mengemuka dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 yang diikuti secara virtual dari Kantor Gubernur Kalteng, Selasa (5/5/2026). Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas […]

  • 11 OTT KPK Sepanjang 2025, Kepala Daerah hingga Pejabat Pusat Terseret Korupsi

    11 OTT KPK Sepanjang 2025, Kepala Daerah hingga Pejabat Pusat Terseret Korupsi

    • calendar_month Jum, 26 Des 2025
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 184
    • 0Komentar

    DAYABORNEO – Jakarta, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat sepanjang tahun 2025 telah melakukan 11 Operasi Tangkap Tangan (OTT) di berbagai daerah dan instansi pemerintah. Sejumlah kepala daerah, pejabat kementerian, hingga aparat penegak hukum ditetapkan sebagai tersangka dalam berbagai perkara dugaan tindak pidana korupsi. Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto menyampaikan capaian tersebut saat memaparkan kinerja KPK […]

  • Rehabilitasi Hutan Kalteng Baru 18 Persen, DPRD Soroti Lemahnya Pengawasan dan Kinerja Kehutanan

    Rehabilitasi Hutan Kalteng Baru 18 Persen, DPRD Soroti Lemahnya Pengawasan dan Kinerja Kehutanan

    • calendar_month Sab, 16 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 171
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — DPRD Provinsi Kalimantan Tengah kembali melontarkan kritik keras terhadap kinerja sektor kehutanan dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2025. Sorotan tajam itu muncul setelah capaian rehabilitasi hutan dan lahan di Kalimantan Tengah dinilai masih jauh dari target yang ditetapkan. Dalam Rapat Paripurna ke-4 Masa Persidangan II Tahun Sidang […]

  • KPK Bongkar Celah Anggaran di Barito Timur

    KPK Bongkar Celah Anggaran di Barito Timur

    • calendar_month Sel, 26 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 84
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membongkar sejumlah celah dalam tata kelola anggaran di Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah. Melalui Direktorat Koordinasi dan Supervisi (Korsup) Wilayah III, KPK menemukan berbagai anomali dalam proses perencanaan, penganggaran, hingga pengadaan barang dan jasa yang dinilai rawan disusupi praktik penyimpangan. Temuan tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi pencegahan korupsi […]

  • DPRD Kalteng Kritik Disdukcapil, Anggaran Terserap Tinggi tapi KTP-el dan Akta Masih Bermasalah

    DPRD Kalteng Kritik Disdukcapil, Anggaran Terserap Tinggi tapi KTP-el dan Akta Masih Bermasalah

    • calendar_month Jum, 15 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 67
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — DPRD Provinsi Kalimantan Tengah melontarkan kritik keras terhadap kinerja Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Kalteng dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2025. Meski serapan anggaran dinilai tinggi, DPRD menilai pelayanan administrasi kependudukan belum menunjukkan hasil maksimal. Cakupan kepemilikan KTP elektronik (KTP-el) dan akta pencatatan sipil disebut […]

  • Nanik Mundur dari BGN, Presiden Prabowo Langsung Siapkan Pengganti

    Nanik Mundur dari BGN, Presiden Prabowo Langsung Siapkan Pengganti

    • calendar_month Kam, 23 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 3
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Istana bergerak cepat merespons mundurnya Nanik Sudaryati Deyang dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Tak ingin terjadi kekosongan di lembaga yang menjadi motor pelaksanaan program gizi nasional, Presiden Prabowo Subianto langsung memutuskan proses pergantian kepemimpinan pada hari yang sama. Kabar pengunduran diri tersebut dikonfirmasi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di […]

expand_less