Jumat, 30 Okt 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Sepanjang 2025, KPK Terima 5.020 Laporan Gratifikasi

Sepanjang 2025, KPK Terima 5.020 Laporan Gratifikasi

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Kam, 1 Jan 2026
  • visibility 131
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat telah menerima 5.020 laporan gratifikasi sepanjang tahun 2025. Jumlah tersebut mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 4.220 laporan.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan, hingga Rabu (31/12/2025), total objek gratifikasi yang dilaporkan mencapai 5.799 item.

“Penerimaan laporan gratifikasi tahun 2025 meningkat cukup tinggi. Tercatat sampai hari ini KPK menerima 5.020 laporan dengan jumlah objek gratifikasi sebanyak 5.799,” ujar Budi kepada wartawan.

Dari total laporan tersebut, 3.621 objek gratifikasi berupa barang dan jasa dengan nilai taksiran mencapai Rp3,23 miliar.

Sementara itu, 2.178 laporan gratifikasi dalam bentuk uang tercatat senilai Rp13,17 miliar. Secara keseluruhan, nilai gratifikasi yang dilaporkan sepanjang 2025 mencapai Rp16,40 miliar.

“Total laporan penerimaan gratifikasi tahun ini senilai Rp16,40 miliar,” tambahnya.

Budi menjelaskan, laporan gratifikasi tersebut disampaikan oleh 1.620 pelapor individu atau sekitar 32,3 persen, serta 3.400 laporan atau 67,7 persen berasal dari Unit Pelaporan Gratifikasi (UPG) yang tersebar di berbagai kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.

KPK juga mencatat adanya peningkatan laporan gratifikasi yang berasal dari sektor perbankan, termasuk yang dikemas dalam bentuk program pemasaran, sponsor, dan kehumasan. Selain itu, ditemukan pula laporan gratifikasi yang diterima mentor magang dari peserta magang.

KPK mengingatkan bahwa sesuai Pasal 12B Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, setiap gratifikasi kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara dapat dianggap sebagai suap apabila berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya.

Sepanjang 2025, laporan gratifikasi yang paling banyak diterima KPK antara lain berasal dari pemberian vendor dalam pengadaan barang dan jasa, pemberian terkait hari raya dan kegiatan pisah sambut, pemberian kepada aparat pengawasan internal, hingga pemberian dari pengguna layanan publik seperti layanan perpajakan, kesehatan, pendidikan, dan pencatatan nikah. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waduh! Inflasi Kalteng Tertinggi Nomor 4 se-Indonesia

    Waduh! Inflasi Kalteng Tertinggi Nomor 4 se-Indonesia

    • calendar_month Kam, 6 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 99
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo — Kabar kurang sedap datang dari sektor ekonomi Bumi Tambun Bungai. Kalimantan Tengah kini menyandang predikat provinsi dengan inflasi tertinggi di seluruh Kalimantan, sekaligus bertengger di peringkat keempat nasional per Juli 2026. Angka tersebut bukan isapan jempol — data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi year-on-year Kalteng melesat ke 4,32 persen, […]

  • Pelatihan SDM Koperasi 0%, DPRD Kalteng Sentil Kinerja Dinas Koperasi dan UKM

    Pelatihan SDM Koperasi 0%, DPRD Kalteng Sentil Kinerja Dinas Koperasi dan UKM

    • calendar_month Jum, 15 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 90
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — DPRD Provinsi Kalimantan Tengah menyoroti keras kinerja Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalteng setelah capaian pelatihan sumber daya manusia (SDM) koperasi tercatat masih 0 persen dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2025. Catatan tajam itu disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-4 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026, Senin (11/5/2026), saat […]

  • Kenapa Orang Indonesia Menamai Anak dengan Tokoh Anime?

    Kenapa Orang Indonesia Menamai Anak dengan Tokoh Anime?

    • calendar_month Sen, 10 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 83
    • 0Komentar

    DAYABORNEO – Bagi sebagian orang, nama bukan sekadar rangkaian kata yang tertulis di kartu identitas. Nama bisa menyimpan kenangan, harapan, bahkan cerita tentang hal yang pernah begitu dekat dengan kehidupan seseorang. Itulah yang membuat fenomena nama tokoh anime di Indonesia menarik perhatian. Di tengah beragamnya nama yang digunakan masyarakat, sejumlah nama karakter anime ternyata masuk […]

  • Pemprov Kalteng Buka Kartu Soal SiLPA Rp216 Miliar, Edy Pratowo Tegaskan Bukan Dana Mengendap

    Pemprov Kalteng Buka Kartu Soal SiLPA Rp216 Miliar, Edy Pratowo Tegaskan Bukan Dana Mengendap

    • calendar_month Sen, 6 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 96
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah akhirnya memberikan penjelasan resmi terkait Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) Tahun 2025 yang mencapai sekitar Rp216 miliar. Angka tersebut menjadi salah satu sorotan dalam Rapat Paripurna ke-5 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2026 DPRD Kalimantan Tengah yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Senin (6/7/2026). Mewakili Gubernur […]

  • Diterpa Isu Perselingkuhan Dengan Wabup Katingan, Tri Yulia: 100 Persen Hoaks!

    Diterpa Isu Perselingkuhan Dengan Wabup Katingan, Tri Yulia: 100 Persen Hoaks!

    • calendar_month 7 jam yang lalu
    • account_circle fe
    • visibility 6
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Isu dugaan perselingkuhan yang menyeret nama Wakil Bupati Katingan, Firdaus, bersama Putri Pariwisata Palangka Raya 2025, Tri Yulia Fajrianti, mulai menjadi perbincangan panas di Kalimantan Tengah. Tak hanya tudingan dugaan hubungan terlarang, isu tersebut bahkan berkembang dengan narasi yang mengaitkan nama Tri Yulia dengan kabar kehamilan. Informasi yang beredar di media sosial […]

  • Pemprov Kalteng Pasang Badan untuk MBG: Gizi Anak Tak Boleh Dikorbankan

    Pemprov Kalteng Pasang Badan untuk MBG: Gizi Anak Tak Boleh Dikorbankan

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 128
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menunjukkan sikap tegas dalam mengawal Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program unggulan nasional itu ditegaskan tidak boleh berubah menjadi proyek seremonial apalagi ladang kompromi kualitas. Pesan keras ini disampaikan Gubernur Kalteng Agustiar Sabran melalui Wakil Gubernur Edy Pratowo saat menghadiri Pengarahan dan Evaluasi MBG bersama Badan Gizi […]

expand_less